
Ngobrol santai tentang F1, MotoGP, WEC, & balapan lainnya dengan perspektif tajam 🏎️🏍️ | Merch? @ScuderiaLamRes | lamberesing(at)gmail(dot)com
Ngadem di media center
Joined June 2020
- Tweets82.6K
- Following847
- Followers94.1K
- Likes40.5K
🚨 BREAKING: Duo Alpine kena penalty, Ryo Hirakawa berhasil raih poin di debutnya!
Tampil gantikan Esteban Ocon, Ryo Hirakawa sukses membawa 1 poin dari #MexicoGP, setelah meraih hasil P10 menyusul penalty yang didapat oleh Pierre Gasly, Franco Colapinto, serta Oscar Piastri.
Pierre Gasly terkena penalty 30 detik akibat gagal melambat saat double yellow, sementara Franco Colapinto kena penalty 10 detik karena gagal melambat saat yellow flag berkibar, sementara penalty Oscar Piastri sudah lebih dulu diumumkan.
Hal tersebut membuat Hirakawa berhasil mendapatkan poin perdananya dalam debutnya di Formula 1.
Gokilll 🇯🇵
Setuju.
Rivola ini bisa dibilang kombinasi antara "talent id" yang sangat jeli, ditambah decision making yang bagus saat memegang jabatan penting.
Jarang di era sekarang ada orang yang punya 2 hal di atas, yang berimbang dan sama kuatnya.
Mungkin ada yang menganggapnya gak sebagus itu, karena Aprilia di MotoGP sampai saat ini juga belum berhasil juara dunia di tangannya.
Tapi harus diingat, bagaimana ia berhasil mentransformasi Aprilia hingga menjadi title contender di MotoGP seperti saat ini sudah jauh melebihi ekspektasi.
Replying to @LambeResing
Rivola ini emang otaknya visioner, di motogp bisa bawa aprilia bersaing buat jurdun tapi sayang lawannya cuma satu orang anomali 🗿
🚨 BREAKING: Oscar Piastri kena penalty 10 detik akibat kontak dengan Arvid Lindblad!
Hal tersebut membuat Oscar harus merelakan P7 kesayangannya, dan menerima hasil finish P15 di Mexico City GP.
Damn.
Moment ketika Fernando Alonso nyamperin Andrea Kimi Antonelli, untuk ngucapin selamat setelah berhasil jadi juara dunia.
Sekadar pengingat, ketika Alonso berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya Antonelli masih belum lahir.
Mercedes telah mengonfirmasi jika George Russell tidak hadir di media pen #MexicoGP.
Alasannya sendiri belum disebutkan kenapanya.
Di balik keberhasilan Andrea Kimi Antonelli meraih juara dunia Formula 1, sebenarnya ada sebuah penyesalan yang harus diterima Ferrari.
Massimo Rivola, bos Aprilia yang dulu jadi director Ferrari Driver Academy, pernah sangat ingin merekrutnya untuk menjadi bagian FDA, setelah Kimi Antonelli menjajal simulator pembalap akademi saat diundang ke Maranello.
Kejadiannya di tahun 2017. Rivola sudah sangat berusaha meyakinkan Ferrari untuk merekrut Kimi Antonelli, karena ia sangat yakin dengan bakat dan kedewasaannya yang sudah ditampilkan si anak ajaib dari Bologna.
Namun usahanya tidak berhasil. Maurizio Arrivabene, team principal Ferrari saat itu, menolak Kimi karena dianggap masih terlalu kecil. Sebuah pendekatan keputusan dari Ferrari yang menurut Rivola terlalu konservatif.
Penolakan Ferrari justru membuka pintu rezeki baru bagi Kimi. Toto Wolff gercep menghubungi ayah Kimi beberapa bulan kemudian, hingga akhirnya Kimi jadi bagian dari Mercedes junior programme di 2019.
Dan sisanya adalah sejarah yang terjadi hari ini. Sebuah dosa besar Ferrari yang berbuah menjadi perayaan dan akhir penantian bagi rakyat Italia.
Mau ngingetin aja, kalo puasa gelar juara dunianya Ferrari diibaratin anak, sekarang anaknya baru kelar UTS pertamanya di kampus sebagai maba.
Sekadar pengingat juga buat yang pernah liat Ferrari juara dunia di Global TV, buat cek tensi darah, gula darah, dan kadar kolestrolnya.
Ternyata lebih dulu Italia punya pembalap juara dunia lagi di Formula 1, ketimbang Ferrari juara dunia lagi di F1.
Damn.
Lando Norris jadi driver pertama yang nyamperin Andrea Kimi Antonelli di trek saat cooldown lap untuk mengucapkan selamat.
World Champion 🤝 World Champion



















