avatar retweeted
Waktu lagi males banget sama kerjaan, aku nonton ini lagi.
Elon 2008 hampir bangkrut, tinggal 12 hari. Dia masih aja berdiri di ruang tamu pitch mobil 109 ribu dolar.
Orang-orang malah lewat aja di depannya.
Nggak nyerah tetap pitching. Kamu gimana? 🔥
Replying to @MrOngDedy @bot
gue matiin semua cronjob nya grokbot yg ga perlu2 amat, makan usage mayan wkwk
indodax pake php kan? 😂
Saat ini Indodax menghentikan sementara deposit dan penarikan sebagai langkah pengamanan karena kami mendeteksi peningkatan upaya serangan siber.
Tim kami sedang melakukan evaluasi dan mitigasi. Deposit dan penarikan akan kami buka kembali setelah dipastikan aman.
Aset member aman dan tidak ditemukan penarikan tidak sah maupun kebocoran data.
Maaf atas ketidaknyamanannya. Kami akan terus memberikan update melalui kanal resmi Indodax. Keamanan aset dan data member selalu menjadi prioritas kami.
jokes jaman jebot 🤣
Alkisah Presiden Suharto bertemu dengan Perdana Menteri Lee Kwan Yew.
Soeharto bertanya kepada Lee Kuan Yew kenapa Singapore bisa jauh lebih maju dari Indonesia. Maka Lee Kuan Yew memanggil Goh Chok Tong yang saat itu menjadi wakilnya, lalu ia bertanya: “Mr Goh, siapa itu anaknya bapakmu, anaknya ibumu, tapi bukan saudaramu?”
Goh tersenyum, lalu menjawab: “Tentu saja saya sendiri.” Dan Lee menyimpulkan: “Kami bisa maju karena kami memilih orang-orang pintar jadi pengelola negara.”
Soeharto pun pulang. Tapi ia penasaran: apakah ia telah memilih orang pintar jadi pengelola negara. Maka ia memanggil menteri kesayangannya, Harmoko. “Pak Harmoko. Ada yang ingin saya sampaiken. Pak Harmoko coba menjawab, siapakah anak daripada bapakmu, anak daripada ibumu, tapi bukan saudara daripada kamu.”
Harmoko cepat menjawab, “Mohon petunjuk untuk tindak lanjutnya, Pak.” Soeharto agak kesal, tapi ia masih menyimpan harapan. “Coba Pak Harmoko mencari jawabannya ke menteri-menteri lain.”
Maka Harmoko undur diri.
Setelah tak memperoleh jawaban dari Soedharmono, Akbar Tanjung, dll; akhirnya Harmoko menemui Habibie. Habibie tertawa saja. “Pak Harmoko, jawabannya adalah saya sendiri!” Harmoko langsung cerah. Tak lama ia mohon menghadap Presiden Soeharto.
Soeharto menyambut dengan senyum permanennya. “Sudah ada jawaban, Pak Harmoko?” Harmoko tak sabar menjawab dengan ceria, “Sesudah saya gali informasi dari berbagai pihak, ternyata jawabannya adalah: Pak Habibie!”
Soeharto mengernyitkan kening. Tapi ia tak ingin mengecewakan bawahannya yang setia itu. “Bagus Pak Harmoko. Itu merupaken upaya yang baik. Jawabannya juga sebenarnya mendekati benar. Tapi sayang memang belum 100% benar.”
Harmoko agak kecewa. “Jadi jawabannya apa, Bapak Presiden yang Kami Banggakan?”
“Adapun jawabannya,” pungkas Soeharto, “Adalah Goh Chok Tong.”
Replying to @HizkiaTarmadi @elonmusk
mantap pokonya ini, sayang mayan mahal. 589k kemahalan kalau cuma dipake buat jadi asisten daily yang biasa2 aja, tapi kedikitan weekly usage nya buat dipake brutal all in one task berat
Replying to @bepituLaz @MrOngDedy
siiip gpp nanti bisa di eksplore yang penting arahnya ga nyasar, makasih 😂
Replying to @bepituLaz @MrOngDedy
wah apa aja dibutuhin buat begini kang?
opencode? pake deepseek nah trus lempar ke vps, basecamp sama biar dia bisa diskusi bagi - bagi tasknya lewat apa ya? 😂
avatar retweeted
Pram ini tipe pemimpin yg matang dan kompeten.
- Riwayat pendidikan: udah S3
- Punya pengalaman bisnis dan profesional sebelum terjun ke politik
Pejalanan politik
- Sekjen PDIP
- Anggota dan Wakil Ketua DPR RI
- Sekretaris Kabinet
- Punya ban
Pram ini ibarat seperti buah yg matang di pohon, karena proses dan pengalamannya yg sangat panjang.
Ini yg dimaksud pemimpin harus punya track record. Bukan cuma modal viral dan keturunan.
avatar retweeted
ga ada, semuanya kesusahan akibat struktural.
ga ada orang menyengaja jadi miskin. yang ada orang memilih merampok orang lain agar dirinya kaya dan yang lain tetap miskin.
Kemiskinan struktural itu riil dan terjadi secara luas
Tetapi kemiskinan akibat kesalahan individual (yang mungkin jumlahnya banyak) juga perlu dinotice
Misal:
- Pinjol dan beban merokok
- Tidak mau bekerja keras dan bersikap fatalis
- Tidak mau berjuang atau berkorban rasa nyaman
- Tidak mau sekolah
Ada nggak ges di sekitar kamu yang "memilih" untuk tetap miskin karena alasan-alasan itu?


















