Aku menarik napas sebentar sebelum akhirnya melangkah bersama Kak Ranu menuju tengah panggung.Sesampainya di sana, aku berdiri menghadap para tamu sembari berbicara didepan mikeofon.
“Selamat malam, semuanya!”
Ketika suasana mulai tenang, aku menoleh ke arah Kak Ranu dan tersenyum kecil.
“Udah siap, Kak?”
Aku memberikan jeda singkat sebelum terkekeh pelan.
“Jangan sampai nanti yang deg-degan malah kita, ya.”
Aku berdiri di sisi panggung bersama Abang Ranu, sembari memastikan cue card dan mikrofon sudah siap digunakan. Sesekali pandanganku menyapu ruangan, menunggu sampai perhatian para tamu mulai tertuju ke arah panggung.
Suasana di dalam ruangan perlahan mulai dipenuhi para tamu yang datang untuk menghadiri Farewell Party The Pomme Post. Percakapan dan tawa terdengar dari berbagai sisi, hingga beberapa saat kemudian lampu di area audiens mulai diredupkan.