Dan, ini terjadi sejak new normal, secara persentase melampaui pelemahan IDR terhadap USD.
Pelemahan JPY thd USD itu gigantis.
JPY melemah terhadap USD sebesar 36%,
Bandingkan dengan IDR, melemah thd USD sebesar 27%.
Benchmark USDJPY adalah 115
Benchmark USDIDR 14.500
Nampaknya, efek Yen melemah bikin harga pesawat militer Jepang meroket tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Dari FY2014 lalu, kabarnya dari rencana pengadaan 19 unit pesawat Kawasaki P-1 yang terealisasi hingga kini cuma 9 unit. Lalu, dari rencana 6 unit pesawat Kawasaki C-2 yang terwujud cuma 2 unit dan dari rencana upgrade 54 unit Mitsubishi F-15 yang berhasil dilakukan hanya 18 unit.
Menurut MoD Jepang, kalau pesawat P1 membutuhkan waktu dan biaya untuk merevisi desainnya karena kenaikan harga dan penarikan subkontraktor manufakturnya dari pasar. Ini menyebabkannya biaya pengadaan sebuah pesawat patroli maritim Kawasaki P-1 dari ¥17,9 Miliar (Rp2,06 Triliun) jadi ¥24,2 Miliar (Rp2,78 Triliun).
Dalam rapat penasihat di Kantor Perdana Menteri pada 17 September, seorang ahli menegaskan bahwa dengan inflasi, fluktuasi nilai tukar, dan kenaikan harga peralatan, rencana pengadaan asli kemungkinan tidak bisa tercapai dengan anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Sumber :
asahi.com/sp/articles/ASVBV3…
Dibuang dulu to ya, muatannya....
Namanya juga tabung katoda.
Satu lagi, sembrono ini dia, mainan beginian ya pakai handgloves yg rated untuk handling very high voltage.
Bunyinya sedap ini, duarrrrr... 😋
Mainan jaman kecil woy...
Slow Bites retweeted
Sebagai senior, tentunya saya bangga dan senang kalau adik-adik saya bisa lebih maju, lebih berkembang dan lebih banyak pengalaman.
Keren. 👍👍👍
TNI Angkatan Udara berhasil menguji kemampuan take off dan landing pesawat EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur.
@_TNIAU
@kamto_adi
Slow Bites retweeted
Thank you for all Speakers and Listeners for tonight Space 😊
What a relief to be back again with my small Angkringan Space
Tomorrow night at 9PM let's talk more about what activities and engagement being done recently by the Indonesian armed forces which might also shows us what's it's current state at a certain level and more fun discussion ahead
See you tomorrow 😊🇮🇩
Slow Bites retweeted
Di beberapa doktrin perang yg saya baca, biasanya sasaran utama serangan udara itu ya landasan, dermaga, objek vital lain dan depot logistik.
Blm ada jalan toll.
Tapi boleh juga sih buat dimasukkan ke skenario latihan ke depan.
Nanti bahas apa ya wkt live?
Idea?
Yg pasti, Live mission = berburu BUK dan S-300 🤣☝🏻
Ada banyak BUK untuk dihantam
kemarin sempat lewat tulisan macam ini :
emang ada orang yang mapan ekonominya, ngga pakai IP?
Aku ngga tahu kategori mapan menurut dia.
Tapi ini PoV yang saya temui kemarin,
Liquid money = sekitar 375 - 400M, total asset 1.25 T.
Dua sisi, setara secara finansial,
Ajak makan. Pilihan, cara ambil, gesture, manner, menunjukkan isi kantong.
He is worthy opponent, that's what I said.
Kedua sisi tidak menggunakan IP, bukan karena tidak mampu. Pun kedua sisi tidak menggunakan Bentley / Private Jet, bukan karena tidak mampu.
Sebanyak itu, Electronic Attack hanya akan berdampak "minimum". Brute Force Kinetic solusinya. Refine "brigade" logic kali ini. Mari lihat baik2 bagaimana "ground" bergerak bersama.
Ingat kata saya, kalau ngomong senjata dari negara dengan afiliasi terhadap annunaki, kemudian satuannya menggunakan "commie"? Maka?
Tutup Rhemason.
Glide range spice itu 1:1.
Artinya, untuk setiap 10k ft = 10nm
64nm = 64k ft? Piye carane itu ADIR naik kesitu?
Israel Is Giving The F-35I A Much Longer Arm
Israel already has the F-15 for long range strikes with weapons like Golden Horizon.
But what Israel is doing with the F-35I really caught my attention.
Israel is developing low observable extended range fuel tanks for the F-35I. The exact range increase is not public, but the whole point is clear. More fuel means more reach, more time on station and less dependence on aerial refueling during long range missions.
And this matters a lot when you are talking about missions as far away as Iran.
A tanker gives you range, but it also creates another dependency. You need the tanker, you need the right timing and you need to protect that tanker.
If the F-35I can carry more fuel from the start, Israel gets more freedom on long range missions.
Then you have SPICE 1000.
A 1,000 lb precision stand off weapon with a reported range of more than 120 km.
The F-35I already uses the GBU 31 JDAM, which is much heavier and more destructive than the small GBU 39 SDB.
But the GBU 31 has a major limitation. Its range is only around 24 km class, depending on launch conditions.
The GBU 39 can reach 70+ km, but it is only a small 250 lb class weapon.
This is where SPICE 1000 really gets interesting.
You are talking about a 1,000 lb class weapon with more than 120 km of stand off range.
So now the F-35I has the potential to fly farther, stay longer and release a much heavier weapon from much farther away.
That is a serious combination.
More fuel gives it longer legs.
Stealth makes it harder to find.
Sensors give it awareness.
SPICE 1000 gives it a much longer arm.
And when you put all of that together, the F-35I starts looking less like just a stealth fighter and more like a long range strike beast.
Israel is building an F-35I that can reach farther, rely less on tankers and strike from farther away. That is a very different level of long range air power.
Teori itu baik, tapi zero tanpa pernah praktek penggunaannya
Kuberi contoh,
sebuah kertas A4, dengan ketebalan 0.1mm, dilipat dua, maka ketebalannya menjadi 0.2mm.
Kalau dilipat 42x? 0.1mm x 2^42 = 439.804.651.110,4mm atau 439.804,6511104km.
Jarak Bumi - Bulan 405.500km.










