Pinned Tweet
one person's medium roast might be another person's light roast or might be another person's dark roast.
#roastcoffeenotpeople #flavourcountry
HLS retweeted
Ciee ciee
Yang asik jadi agen Haji dan Jendral2 oligark juga
Kalian sebenarnya siapa ?
Saat Low Tuck Kwong (WNI pemilik Bayan) HIBAHKAN (gratis) 22 % saham (nilainya lbh Rp 100 trilyun) ke anaknya (WNA) kalian diam.
Saat Haji Isam (WNI) BELI saham Bayan saham milik Low Tuck Kong (tidak gratis) - kalian ribut.
Padahal hibah ke anaknya tersebut selain gratis juga terjadi perpindahan kepemilikan dari milik WNI ke WNA (pindah ke Asing).
Sementara pembelian Haji Isam selain tidak gratis, juga tetap menjadi milik WNI.
HLS retweeted
Mahkamah Konstitusi memutuskan:
UU Peradilan Militer BERTENTANGAN dengan UUD 1945.
Tentara pelaku kriminal --termasuk jenderal-- harus diseret ke peradilan umum. Titik.
HLS retweeted
1. Semoga bangsa ini sadar telah membabat habis hutan, yang mengakibatkan 30.000 jenis pohon lenyap di Indonesia.
HLS retweeted
Walhi merilis laporan perusahaan dan pengusaha yang bisnisnya terkait isu karhutla.
Termasuk orang-orang di sirkel politik presiden dan "antek asing".
1/6
HLS retweeted
Tentu kita perlu buka hutan untuk sawit. Tapi 60% CPO bukan untuk goreng tempe dan ikan asin. Melainkan dibakar di kemacetan untuk biodiesel.
Kebakaran dan asap juga bukan karena kita suka gorengan saat El Nino. Sebab Malaysia dan sawitnya gak bikin gosong seperti di Indonesia.
HLS retweeted
Istri tersangka korupsi haji bikin vlog sidang, backsoundnya kaya lagi piknik.
Bener-bener hilang rasa malu ya ?
HLS retweeted
Para pengecut dan kriminal berseragam.
Rantai komando dan sistem peradilannya lebih pengecut lagi.
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
Muktamar ke-35 NU di Jombang Ricuh, Massa Coba Terobos Arena Sidang
Kericuhan mewarnai pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8). Sejumlah massa yang mengatasnamakan pendukung calon Ketua Umum PBNU KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf berupaya menerobos akses menuju arena Sidang Pleno IV.
Kericuhan terjadi setelah sidang membahas dan menetapkan tata tertib pemilihan Ketua Umum PBNU, termasuk aturan masa jeda selama satu tahun bagi calon yang sebelumnya memiliki jabatan politik. Aturan tersebut kemudian mendapat penolakan dari massa pendukung Gus Yusuf yang menilai ketentuan itu dapat menghambat pencalonannya.
Massa sempat berhadapan dengan tim keamanan ketika berupaya masuk ke area persidangan. Situasi di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Tambakberas pun memanas hingga sidang akhirnya diskors.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kemudian meminta massa pendukung Gus Yusuf untuk tetap tenang dan tidak memaksakan diri masuk ke arena sidang. Ia menyatakan akan mencari jalan keluar yang bijaksana atas aspirasi yang disampaikan massa, sembari tetap menghormati keputusan yang telah diambil dalam forum muktamar.
maulid nabi yang harusnya jadi budaya acara kumpul sama saudara sesama islam, malah buat manusia manusia di dalamnya jadi arogan dan sombong sama manusia lainnya.
konteks: kita baru pulang dan bawa mobil. mau parkir di lahan kostan, ternyata dipake sama warga untuk dijadiin tempat parkir tamu maulid nabi masjid di depan. masalahnya, bapaknya dateng marah marah pas kita disuruh RWnya muter balik dulu untuk parkir di area luar kostan. dan kita gaada marah marah sama sekali. bapak ini kesel karena kita nanya “di basement ga bisa yaa pak?”
parkiran kost kita ada basement btw. oiya, acara belum mulai ya ini. :)
HLS retweeted
BIARKAN 2 VIDEO INI JADI BARANG BUKTI KEBERADAAN GRIB JAYA SAAT AKSI 27 AGUSTUS KEMARIN
VID1: Dok. Jasamarga.
Kok bisa kendaran dg muatan segitu banyak org dibolehin masuk tol?
VID2: Dok. Warga
Jelas sudah bukti bahwa kedatangan pasukan Grib Jaya memang dikawal oleh Brimob
#BubarkanGribjaya
#UsutTuntasKematianBambangSetiyawan ‼️‼️
"PREMAN BERKEDOK ORMAS"
Illustrated by: @serabutannn
#BubarkanGribJaya
#UsutTuntasKematianBambangSetiyawan ‼️‼️
HLS retweeted
ALERT🚨🚨🚨
PAHLAWAN YANG DI KRIMINLISASI 💔
🚨 NIAT BANTU SINYAL DI MENTAWAI, PUTRA DAERAH MALAH DIPIDANAKAN!
Rabu, 20 Agustus 2026
Nasib miris menimpa Yogi Gilang Arya, putra daerah kelahiran Sikakap, Kepulauan Mentawai. Niat tulusnya membangun jaringan internet demi membuka akses informasi di wilayah 3T justru berujung pada dinginnya sel tahanan Rutan Anak Air Kota Padang.
Usaha Yogi menyediakan internet stabil bagi warga setempat dilaporkan melalui Laporan Polisi Model A Polres Mentawai dan kini berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri Padang atas dugaan penyelenggaraan usaha telekomunikasi tanpa izin.
Beberapa poin krusial dari kasus ini wak
📍 Niat Pengabdian di Daerah 3T
Sikakap dikenal sebagai salah satu wilayah yang minim akses internet stabil. Inisiatif Yogi dirasakan sangat membantu mobilitas dan kebutuhan komunikasi warga lokal tanpa ada penolakan dari masyarakat setempat.
📍 Pembelaan Kuasa Hukum & Sisi Administrasi
Kuasa Hukum Yogi dari Kantor Hukum Romeo Yustisia & Partner, Romi Martianus, menegaskan bahwa kliennya didakwa melanggar Pasal 47 ayat (11) UU Telekomunikasi. Padahal, Yogi telah mendirikan PT Mentawai Network Provider dengan NIB terbit per 9 Oktober 2025.
📍 ADMINISTRATIVE FIRST, NOT CRIMINAL
Tim kuasa hukum menilai pelanggaran terkait perizinan seharusnya mengedepankan sanksi atau pembinaan administratif terlebih dahulu, bukan langsung menjerat dengan pidana. Hal ini juga merujuk pada ketentuan penyesuaian sanksi pidana administratif.
📍 Pengajuan Penangguhan Penahanan
Mengingat kontribusi positif Yogi bagi masyarakat dan tidak adanya dampak merugikan warga, tim hukum resmi mengajukan penangguhan penahanan bagi Yogi.
Sangat disayangkan ketika inovasi dan kepedulian anak muda untuk membangun kampung halamannya di daerah terpencil justru langsung dihantam proses hukum pidana tanpa ada ruang pembinaan.
Bagaimana tanggapan kalian mengenai kasus ini, Wak? Apakah aturan perizinan harus serta-merta memidanakan inisiatif lokal di daerah 3T?
HLS retweeted
"Seandainya hari ini Engkau hanya menerima satu doa, kabulkanlah doa orang-orang terlemah dan paling membutuhkan di antara kami.
Bukan doa Menteri Agama dan Imam Besar Masjid yang pernah jadi komisaris pabrik semen ketika para petani berjuang melawan perampasan tanahnya"
HLS retweeted
Forum Masyarakat Indonesia di Australia (FMIA) siang ini nobar "Pesta Babi" di Melbourne.
Semalam film ini dianugerahi 2 penghargaan Udin Award dan Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Organisasi profesi berumur 32 tahun.
Thanks semua 🙏🏽
abc.net.au/indonesian/2026-0…


















