Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial) header
Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial) profile picture

Lembaga penelitian. Mengawasi pelanggaran HAM. Mengawal Reformasi Sektor Keamanan (Militer dan Kepolisian) yang tak kunjung selesai Email: [email protected]

Kota Jakarta Selatan
Joined July 2010
Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)Photo by Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) (@Imparsial)
Tuan Presiden, kami sebagai rakyat Indonesia kalau merasa masa depan Negara ini suram, kami tidak kabur kemana-mana. Kami justru akan berhimpun dan mendatangi Istana menuntut pemimpin yang tidak becus mengurus negara ini untuk berhenti dari jabatannya. Demikian Tuan Presiden.
2
291
Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) retweeted
Pesan dari kaka Greenpeace yang diamankan polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya.
175
37,663
476
115,593
2,235,237
Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.  Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
654
108,451
1,235
154,844
2,283,003
Munir dibunuh dengan tangan Negara, 22 tahun kasusnya tidak diselesaikan, pelaku utamanya masih bebas berkeliaran, lebih menyedihkan lagi para penerusnya turut ikut dibungkam, salah satunya dengan air keras.
1
4
10
666
Negara pernah mengatakan kasus Munir adalah "test of our history", tetapi Negara pun gagal lolos dari test tersebut. Itu lah mengapa pentingnya kasus Munir dituntaskan. Agar tidak ada lagi pembela HAM yang "di-Munirkan".
1
97
Menarik juga jejak para londo-londo dalam tulisan di bawah ini ya.
Saya coba lacak jejak leluhur Presiden kita lima generasi ke atas berdasar kliping berita, iklan, arsip dan buku-buku lawas. Banyak data-data detail dan informasi baru yg mungkin keluarganya pun enggak tahu. Jadi alih-alih marah, presiden harusnya berterima kasih pada kami para "londo Ireng" ini yg menyusun historiografi keluarganya selengkap mungkin. 🫰 Bisa dibaca di sini: bandungbergerak.id/londo-ire… *Maaf kalau gak sempurna, saya developed microsite-nya sendirian 😵‍💫
1
312
Orang Papua sudah terlalu lama menderita akibat konflik. Tidak ada yang tahu kapan penderitaan ini akan berakhir. Ekspresi di dalam gambar ini menunjukkan keputusasaan itu. Putus asa karena tidak ada yang memulai untuk mengakhiri konflik ini dengan jalan damai dan bermartabat..
1
2
389
Logika yang menyebut serangan terhadap Andrie Yunus sebagai akibat “dendam pribadi” itu sesat dan tidak masuk akal. Kalau benar motifnya sekadar emosi personal karena pelaku pernah “dimarahi atasan” akibat peristiwa Hotel Fairmont, maka ada kontradiksi besar yg harus dijelaskan.
1
3
2
541
Serangan terhadap pembela HAM tidak bisa dibaca secara sempit sebagai konflik personal biasa. Karena dalam banyak kasus, kekerasan terhadap aktivis sering kali berkaitan dengan upaya membungkam kritik, menciptakan efek takut (chiiling effect), dan memberi pesan politik.
1
76
Itulah sebabnya pengungkapan motif dalam kasus ini harus diuji secara kritis, transparan, dan independen. Bukan sekadar menerima begitu saja narasi yang secara logika pun sulit dipertanggungjawabkan. #tolakperadilanmiliter #reformasiperadilanmiliter #lindungipembelaHAM
1
78
Bagi yang udah nonton, kira-kira kenapa ya nobar film Pesta Babi di Ternate dibubarkan oleh aparat TNI? Ada yg tau alasannya? #PapuaBukanTanahKosong #EkosidaPapua #PestaBabi
6
484
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang disidang melalui pengadilan militer berpotensi menjadi trial for the victim!! (Sebuah Utas)
1
2
8
351
4. Alih-alih peradilan militer akan secara aktif mencari kebenaran materiil (prinsip hukum pidana), keterangan korban yang “dipaksa hadir” justru berpotensi melengkapi konstruksi perkara atau narasi kasus yang sudah dibangun.
1
141
Jadi, pernyataan hakim pengadilan militer yang akan memanggil paksa Andrie akan menggeser proses dari "trial for the perpetrator" menjadi "trial for the victim".
90