Replying to @membarcaid
Saya juga sampe sekarang sedih atas kematian Olga. Tapi saya ga melihat ada hubungan dia akan meluruskan Raffi.
Replying to @Marimar_Aauw
Tau dari zaman SD denger Tutur Tinular. Jangankan negara, bapak ibu aja banyak dibunuh anak kandungnya.
Replying to @Cryptorealis @gojekindonesia
Di samping mesjid, Gojek numpuk nunggu orderan. Offline juga bisa nego sepuasnya.
Replying to @txtharihariWNI
Menantu gak tau diri. 6 bulan numpang malah ngatain mertua hatinya gak bersih gara2 diminta pindah.
Replying to @Yuri_Anyya @v_sinnersvault
Ada katamu? Kan kata awalmu ha pernah dengar.
Kau itu capernya bego.
Mau donasi?
Replying to @MiskinTV_
Sama aja. Sama2 sawah awalnya. Yang akur saja.
Replying to @LambeSahamjja
Itu baru internet. Belum yg lain.
Emang negara ini gak pantes sombong.
Replying to @fauvineyard
Emang itu kan tujuannya. Gengsi.
Siapa juga yg ngarep lebih dari itu. Aneh.
Replying to @merrxona
Kalo di dracin, biasanya anak minta putus hubungan keluarga & pergi memulai hidup baru setelah debat bacot panjang pake 55 kalkulator.
Lalu mulai hidup baru buka toko sukses atau menang lotre 100 miliar. Keluarga lama makin melarat tapi udah ga mau peduli.
Replying to @weyesbleed @jupillier
Apalagi diem jutek korupsi pula. Persis kayak tikus.
Replying to @dkdrcrane
Kasiannya anak gak pernah keluar WC. Disekap mulu.
Replying to @SistersInDanger @warlok____
Merasa bahaya terus biar bisa semena2 ke orang lain. Betina dajjal.
