Tolol ga punya moral
Budi Arie: Wapres Gibran tak akan Mundur, Suket Ijazah Hanya Soal Administrasi
gelora.co/2026/11/budi-arie-…
AS PAL Negeri retweeted
Bilang salam waras, tapi Termul bau tanah gak waras inipun gobloknya gak ketulungan. vt.tiktok.com/ZSgvd2EyJ/
Termul mmg ada yg pintar????
CACAT LOGIKA ADE GOGON
MENYAMAKAN KEPUTUSAN MAHKAMAH AGUNG DENGAN PERISTIWA KEBAKARAN.
Menyamakan Yang Tidak Sah Secara Hukum Dengan Yang Terbakar Secara Fisik
Logika yang dibangun Ade Gogon dalam analogi itu runtuh di level paling dasar. Ini adalah False Equivalence - menyamakan dua hal yang kategorinya beda total.
Begini duduk perkaranya:
1. Kasus Administrasi Terbakar (Analoginya Ade Gogon)
Kalau gedung KPU terbakar 2 tahun setelah Gubernur menjabat, apakah gubernurnya dianggap tidak pernah ada?
Jawabannya:
Tentu tidak. Karena:
• Status hukumnya SAH. Dokumen aslinya pernah ada, pernah diverifikasi, pernah dinyatakan memenuhi syarat oleh penyelenggara.
• Yang hilang hanya fisik kertasnya, bukan keabsahan hukumnya. Dalam hukum ada asas presumptio iustae causa - dokumen dianggap sah sampai dibuktikan sebaliknya. Dan kalau terbakar, ada mekanisme rekonstruksi, salinan arsip, berita acara.
• Sifatnya adalah force majeure, kejadian luar biasa yang tidak menghapus perbuatan hukum yang sudah terjadi.
2. Kasus Putusan MA tentang Penyetaraan Pendidikan Gibran (Fakta Sebenarnya)
Putusan MA yang disorot Kompas TV itu berbunyi: Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan itu TIDAK SAH.
Ini beda level:
• Yang tidak sah bukan kertasnya, tapi substansi hukumnya. Sejak awal, menurut pertimbangan MA, proses penyetaraannya cacat prosedural dan materil.
• Dalam hukum administrasi, ini disebut batal demi hukum / void ab initio. Artinya dianggap tidak pernah sah sejak awal, bukan sah lalu hilang.
• Kalau fondasi syarat pencalonan dinyatakan tidak sah, maka bangunan di atasnya - pencalonan, pelantikan - menjadi cacat legitimasi.
Menyamakan keduanya itu seperti menyamakan:
Orang yang kehilangan KTP karena dompetnya kecopetan, dengan orang yang dari awal memakai KTP palsu.
Kasian Pak Jokowi harus membayar orang yg tidak cakap moril dan materil seperti ini.
AS PAL Negeri retweeted
Nggak tahu malu dan tak tahu diri.
Kalau Gibran masih keras kepala bertahan di jabatan yang udah cacat hukum,
Jangan kaget kalau rakyat yang turun ke jalan bukan lagi bawa spanduk untuk turunkan Gibran.
Mundur sekarang atau diturunkan paksa.
Idolanya rendah lulusa smp amorlitas anak haram planga plong
Kalau kata kawan saya yang tinggal di USA, Gibran itu memang sudah harus muncul sebagai generasi yang mewakili kelompok millenial karena ia memahami bagaimana culture gen Millenial yang memang terlihat lebih santai dan ngga begitu ambil pusing dengan apa kata tetangga.
Sementara kata gen Z yang ada dalam diskusi bersama bro @Uki23 dan bang Ade Armando justru lebih tajam lagi.
Mereka memotret sosok Gibran dalam kacamata yang lebih obyektif dan faktual, mereka sudah ngga peduli dengan hal-hal yang sifatnya administratif lagi karena yang mereka lihat adalah tindakan secara langsung.
Dan @gibran_tweet sedang berusaha sekeras mungkin untuk membuktikan dirinya bisa membantu program-program strategis nasional dari Presiden Prabowo Subianto agar berhasil.
Usaha-usaha semacam inilah yang diperiksa oleh Gen Millenial macam saya dan Gen Z macam anak muda dalam podcast ini.
Sementara @dennyindrayana dkk sudah terlihat cacat karena pertama masuk ruang sidang MK dengan cara illegal karena ngga punya legal standing padahal dia adalah ahli hukum tata negara.
Kedua, ia yang menggugat di PTUN dan dia juga yang cabut gugatan itu karena alasan ngga jelas.
Ke-tiga, sebagai ahli hukum tata negara meninggalkan sidang yang sedang berlangsung adalah aktivitas orang yang ngga ngerti bagaimana proses persidangan berlangsung.
Kesimpulan saya, Denny Indrayana ini adalah orang linglung yang sedang teler dalam ruang demokrasi Indonesia 🇮🇩
Pak ini yg sala pemerintah lakukan berpa SDA republik yag di terima penghasilan nya duit nya kemana??
AS PAL Negeri retweeted
Denny Indrayana: Modal Gibran Untuk Mundur, Tahu Diri dan Tahu Malu
gelora.co/2026/10/denny-indr…
AS PAL Negeri retweeted
MA Batalkan Suket Gibran, Mahfud MD Desak KPU dan Dikdasmen Diperiksa Pidana gelora.co/2026/10/ma-batalka…
Ini pemerintah bodoh? Kemana uang hasil SDA?
Sedemikian terpuruknyakah pendapatan negara ini, sampai kebutuhan dasar perempuan seperti pembalut pun tak luput dari pajak?
Cc.
@prabowo
AS PAL Negeri retweeted
Komisi II DPR: Tidak Ada Perdebatan Lagi, Gibran harus Mundur!
gelora.co/2026/10/komisi-ii-…
AS PAL Negeri retweeted
Mahfud MD: Pembuatan Suket Ijazah Gibran Harus Diproses Pidana
Baca di nasional.kompas.com/read/202…
Tolol kabeh dong
rekap klarifikasi soal kejadian di bundaran hi
Raffi klarifikasi: "Saya tidak tahu. saya hanya diundang"
Willy klarifikasi: "saya hanya diundang"
Mahasewa klarifikasi : "kami cuma di undang dan dikasih 50rb
Le Minerale klarifikasi: "kami tidak terlibat"
Polda klarifikasi: "kami hanya mengamankan lokasi" (tebakan saya)🗿
lantas siapakah yang buat acara??



























