SUAMI ISTRI SAMA2 SET*N!!
Kasus : Menganiaya anak di dlm lift, ditendang, dijewer, dipukul, ditabrak2in pake stroller.
Setega itu sm anak sendiri, kejadian ini bakal diinget terus sm anaknya sampe dewasa.
Padahal mereka org berpendidikan, ternyata "0" besar dlm mendidik anak!
Gunawan retweeted
Bajingan. Kami hadirken di linimasa X Handai Tolan sekelian, (lagi-lagi) kelakuan amoral binatang pegawai inti kubangan lumpur (SPPG).
Makhluk menjijikkan ini bernama gerardus permanaditya, nampak dalam video yang ia unggah ia melakuken gimik mocking / mengejek pengalaman saudari Febiona Purba, seorang siswi SMK N 1 Berastagi, Karo, yang menjadi salah satu korban peracunan oleh BGN beberapa waktu silam.
Kami sangat amat tidak berterima uang pajak kami digunakan untuk mengupah binatang amoral fresh grad ini. Akan kami buat ia bersimpuh memohon maaf atau DIPECAT DENGAN TIDAK HORMAT.
Gunawan retweeted
Saya ngurus pernikahan.
Tahun lalu dipersulit oleh orang-orang kelurahan. Saya udah bilang calon saya WNA, tapi tetap ngotot minta surat pengantar RT/RW segala macam.
Ya udah, akhirnya mutusin nikah agama aja.
Desember saya urus lagi. Minta sidang isbat aja, kata orang KUA ribet segala macam. Disuruh ulang nikah lagi.
Oke, saya dan suami udah bersedia.
Dan tetap di kelurahan diminta surat pengantar RT/RW, KK, dan KTP suami. Padahal udah dibilang suami WNA, persyaratannya dari embassy, tapi nggak diterima.
Lalu akhirnya saya lupain aja. Ini udah jalan 1 tahun dan suami ngotot minta saya ngurus surat pernikahan.
Akhirnya kemarin saat suami di Indo 2 bulan, saya minta sidang isbat lagi.
Dan jawaban orang pengadilan agamanya minta saksi, wali untuk datang.
Saya sudah bilang, ayah saya nggak bisa terbang ke Jakarta, tapi tetap nggak bisa.
Saya minta sidang isbat ke daerah ayah saya, katanya nggak bisa karena KTP saya Jakarta.
Pokoknya ribetlah. Putus asa banget.
Setelah suami nanya-nanya di negaranya, ternyata nggak seribet urusan di sini.
Makanya kita mutusin ngurusin surat nikahnya di negara suami aja.
Lalu saya urus-urus surat-surat saya di sini. Mulai dari kelurahan sampai KUA, Kemenkum dan Kemenlu, dan embassy negara suami.
Tapi ini udah 3 minggu masih aja nggak beres.
Kenapa? Karena bertele-tele.
Ke kelurahan: nyerahin surat, minta duit. Lalu suratnya salah (kesalahan orang kelurahan), minta duit lagi.
Minta tanda tangan Bu Lurah: nunggu sampai 3 hari, minta duit.
Mereka bilangnya sih ada tarifnya, minta tanda tangan.
Oke, karena saya butuh, saya bayar.
Lalu ke KUA: salah 3x, tapi untungnya nggak minta duit.
Upload data di Kemenkum: minta spesimen tanda tangan pejabatnya, karena pejabat KUA dan kelurahan daerah saya belum terdaftar.
Balik lagi ke kelurahan dan KUA.
Ngasih surat ke kelurahan dan KUA, tinggal ngisi nama, jabatan, NIP, dan tanda tangan.
Bapak KUA ngisi sendiri, dengan banyak keluhan dan minta uang rokok.
Saya kasih 100 ribu.
Ibu Lurah tercinta, udah 2 hari nggak masuk. Katanya sakit.
Lalu tadi pagi saya dipanggil ke kantor buat ngisi-ngisi formulirnya (padahal anak magang di kelurahan banyak, pegawainya nyantai).
Ya udah, saya isi, toh saya nggak ada kerjaan juga.
Dan gong-nya saat ngasih surat, minta 300 ribu dong.
Ya Salam.
Bener-bener deh. Lelah banget saya.
Emang bener, kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah? 😭
Menurut kalian, pernah nggak mengalami urusan administrasi yang bertele-tele sampai bikin mau menyerah?
Gunawan retweeted
Rakyat Jakarta di 14 Agustus 2026:
- Pagi berangkat kerja, ketahan Presiden yang otw Gedung DPR MPR
- Siang mau berangkat Jumatan, ketahan Presiden yang baru selesai Pidato di Gedung DPR MPR
- Sore mau pulang kerja, ketahan Presiden yang baru selesai Pidato di Paripurna DPR.
Gunawan retweeted
Min @BNI tolong klarifikasinya betul kah ini?
Kalo betul ga bisakah pegawai kalian yg datang?
Sy seringkok didatangi pihak bank BUMN kalo lagi ga sempat ke bank.
Jgn pilih-pilih dlm melayani.
Permudahkan rakyat jgn dipersulit.
Miris, seorang siswi korban kecelakaan harus mendatangi Kantor BNI Cabang Lubuk Pakam menggunakan ambulans untuk mengurus administrasi pencairan Program Indonesia Pintar (PIP), Kamis (23/7/2026).
Dalam kondisi masih menjalani pemulihan dan belum memungkinkan beraktivitas normal, korban dibawa masuk menggunakan ranjang pasien hingga ke dalam kantor bank untuk proses verifikasi administrasi.
Peristiwa ini menjadi sorotan warga yang berada di sekitar lokasi. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait prosedur pelayanan bagi nasabah penerima bantuan yang sedang dalam kondisi khusus.
Gunawan retweeted
Aku dikeluarkan dari arisan keluarga karena dianggap menunggak delapan bulan.
Di grup WA, Bude mengunggah daftar tunggakan. Namaku diberi warna merah dengan total Rp2,4 juta.
Aku langsung mengirim delapan bukti transfer. Semuanya masuk ke rekening Nisa, sepupuku yang menjadi bendahara.
Belum satu menit, dia menelepon.
“Hapus dari grup. Jangan bikin ramai.
Bude bilang rekening Nisa nggak pernah ditetapkan sebagai rekening arisan.
Tapi nomor itulah yang Nisa pasang di pesan grup. Sebelas orang lain juga rutin mengirim ke sana.
Setelah semua bukti dikumpulkan, ada Rp31,8 juta yang nggak pernah masuk pembukuan.
Malamnya Nisa mengaku. Uangnya dipakai membayar gedung pernikahan.
“Setelah akad aku ganti. Tinggal sepuluh hari lagi.”
Besoknya beberapa orang keluarga meneleponku bergantian.
Mereka nggak membahas uangnya. Mereka memintaku diam sampai pernikahan selesai.
Pakde bilang, “Uang masih bisa dicari. Kalau nama keluarga rusak, nggak bisa ditarik lagi.”
Aku membuat rekap semua transfer lalu mengirimkannya kepada seluruh anggota arisan.
Grup langsung sepi.
Arisannya dihentikan. Aku juga nggak lagi masuk grup keluarga.
Undangan pernikahan Nisa tetap dikirim kepadaku.
Di halaman terakhir undangan digitalnya ada nomor rekening untuk hadiah.
Nomornya sama dengan rekening tempat uang arisan kami hilang.
cc : rgjan03
Gunawan retweeted
Gagal Berangkat Ke Pesparawi Nasional, Kontingen Paduan Suara Kepri Tampil Di Bandara Soekarno-Hatta‼
Kontingen Paduan Suara Wanita (PSW) Provinsi Kepulauan Riau asal Kota Tanjungpinang gagal mengikuti ajang Pesparawi Nasional di Manokwari, Papua Barat, setelah diduga mengalami masalah pada tiket penerbangan yang dipesan melalui pihak travel.
Saat hendak melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan pada 24 Juni 2026, seluruh data penerbangan kontingen tidak ditemukan.
Selama dua hari, rombongan menunggu kepastian dari pihak travel yang menjanjikan tiket akan diterbitkan. Meski sempat berangkat dari Batam menuju Jakarta, tiket lanjutan ke Manokwari tak kunjung tersedia.
Setibanya di Jakarta, kontingen kembali diarahkan berpindah maskapai. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pihak maskapai menyatakan kode booking yang diberikan belum dibayar sehingga tiket tidak dapat digunakan.
Akibat kejadian tersebut, kontingen PSW Kepri dipastikan gagal berangkat dan kehilangan kesempatan tampil di Pesparawi Nasional, meski telah menjalani persiapan selama hampir dua tahun.
Di tengah kekecewaan, para anggota kontingen tetap menunjukkan semangat dengan menggelar penampilan paduan suara di Bandara Soekarno-Hatta. Penampilan tersebut mendapat dukungan dan fasilitasi dari pihak bandara serta menuai apresiasi dari para penumpang yang menyaksikan.
Kontingen berharap ada pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait atas gagalnya keberangkatan mereka, sekaligus evaluasi terhadap proses pengelolaan perjalanan peserta agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
🎥Grup vokal Suara Dan Penyanyi:v
#elshintaviral
Gunawan retweeted
Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, mencetak sejarah dengan meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026.
Tampil sebagai pemanjat keenam, Putra berhasil mencapai titik 43. Raihan tersebut tidak mampu dilewati oleh dua atlet Jepang yang tampil setelahnya, sehingga memastikan dirinya keluar sebagai juara.
Prestasi ini semakin melengkapi dominasi Indonesia di dunia panjat tebing, yang selama ini lebih dikenal berkat kekuatannya di nomor speed.
🎥 World Climbing
#PutraTriRamadani #WorldClimbingSeries
Gunawan retweeted
أُم تظُهر بكل حنان وحُب تُحِسُه في العناية بابنتها اللتي تبلغ من العمر 31 سنة وتعاني من هيدروسفاليا⁉️
Gunawan retweeted
أسبانيا :
سقط العلم أثناء مراسم رفعه خلال استعراض يوم القوات المسلحة في مدينة فيغو ، عبر الملك فيليبي السادس بشكل مريب عن الموقف.
كل هولاء الجنود كانت مهمتهم فقط رفع العلم وفشلوا⁉️
Gunawan retweeted
kalian udah tau blom?
Sertu Riza Pahlevi yg menewaskan MHS (15) hanya divonis 10 bln penjara & tidak dipecat dari TNI
ibu korban, Lenny Damanik menangis histeris & minta keadilan untuk anaknya
selain penjara, Riza cuma diminta bayar uang ganti rugi Rp 12,7 jt ke ibu korban























