Happy Life retweeted
...Demonstrasilah yg serius.
Datang aksi sblm jam 7 pagi.
Demo itu sakral kek kerja/sekolah.
Kerja/sekolah itu kan pagi, pasti bangunnya pagi²/subuh.
Demo = kerja bagi kemanusiaan.
Maka perlakukan aksi massa dgn serius+hormat dgn cara bangun sepagi mungkin.
Karna demo mulai siang apalagi sore yah siapapun bisa, apa susahnya?
1. Gak ada pengorbanan kenyamanan, karna bangun siang yah siapapun bisa
2. Gak kena sengat panas matahari sejak pagi-tengah hari, yah ibarat shopping ke mall gak kena sinar matahari
3. Hadir cuma 1-2 jam aja kena matahari (sore) sebentar lalu pulang saat gelap, ya itu = mental nonton konser. Nonton konser kebanyakan dilakukan saat matahari dah jinak.
Sebenarnya lebih baik lagi kalo datang ke tikum aksi maksimal (paling telat) jam 6 pagi.
Alias lebih dulu tiba sebelum para buruh masuk ke kantor.
Itu bakal bikin semua gak nyaman yg mau kerja, bikin gak nyaman aparat yg harus persiapkan diri sejak pagi² buta.
Pada akhirnya bikin gak nyaman rezim karna sejak pagi udah dikomplain oleh para kapitalis/oligarki.
Lalu pulang tepat jam 6 sore, saat bubaran orang² pulang kerja. Agar gak kasih peluang bagi para penunggang gelap bikin chaos saat hari gelap.
Jadinya full durasi 12 jam dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore sesuai koridor "aturan" rezim. Tertib pulak.
Langsung pulang serentak ketika jam 6 sore. Biarkan para penunggang yg mau bikin rusuh pas hari gelap, itu bukan lagi urusan kita.
Urusan kita adalah mengulangi aksi damai-tertib-disiplin tsb berhari² beruntun, minimal 5 hari kerja. Makin bagus jika datang ke tikum sebelum jam 6 pagi.
Haqqul yakin kalo pola ini diterapkan, hari ke-3 massa yg datang turun ke jalan² ibukota dari berbagai daerah bakal semakin banyak.
Hari ke-4 dan ke-5 bakal makin membludak.
Karena memang sudah pernah ada contoh kasus pola seperti itu diterapkan.
Pada akhirnya volume massa deras gak akan tertahankan.
Bahkan ketika Komdigi coba blokir jaringan di lokasi aksi, peserta aksi sudah lebih pintar bagaimana mengabarkan pada "dunia luar". YTTA.
Hari ke-4, ekonomi Jabodetabek sudah mengalami kelumpuhan. Anak² SMP-SMA pulang sekolah akan ikut tumpah ke jalan, ikut "pesta rakyat".
Hari ke-5 alias Jumat, gelar sholat Jumat berjamaah di jalanan.
Ekonomi jabodetabek (artinya 2/3 ekonomi Indonesia) praktis sudah lumpuh pada saat itu.
Gak cuma itu, rakyat kini menjadi tahu-ngerti-paham-sadar bagaimana mengorganisir massa skala massif dengan damai-tertib meski dalam keadaan sosiologis terfragmentasi (tata kelola ego sektoral yg sehat).
Pesannya jelas kepada rezim:
"Kami bisa mengulangi aksi ini berapa kalipun karena kami kini sudah paham caranya. Kalian jangan macam² dengan people power"
Di titik itu rezim sudah pasti takut melihat bagaimana rakyat bersatu dan terorganisiri di depan mata mereka.
Karena kini rakyat sadar bahwa semua persatuan itu dimulai sejak massa aksi memperlakukan aksi massa dgn serius+hormat dgn cara bangun sepagi mungkin... (``,)
ANNNDDDD!!!
It's a wrap! 🎞
Video drone dari Mas Ade Irawan (share with permission) mengabadikan hari ini Bundaran HI bukan sekedar persimpangan jalan.
Statusnya meluruh seiring dengan meleburnya jiwa-jiwa yang menolak diredam, dibungkam, dibeli! 🤐
Berapa kemarin? 400? 500? 600? 700? Perak? Fana.
Mereka yang memilih lapar daripada kenyang sesaat, panas dingin daripada nyaman di ruangan.
Malam ini, sekali lagi sejarah sedang mencatat dengan lantang,
tentang riuh yang damai dan tekad yang tak bisa ditumbang.
Bahwa di jantung kota yang bising ini, masih ada sebaris nama,
yang menjaga nurani tetap murni, tak terbeli oleh harta dunia.
28 October 2026
Anw,
Demo hari ini sudah dimasukkan ke Wikipedia lengkap dengan semua data fakta dan dokumentasinyaa! 🙌
id.wikipedia.org/wiki/Unjuk_…
#SAMPAIMENANG
#INDONESIASADAR
🚨 POSKO BERGERAK UNTUK KARHUTLA 🚨
Siang nanti di Bundaran HI akan diadakan perayaan Sumpah Pemuda untuk menyadarkan penguasa tentang keresahan masyarakat yang ngga puas cuman dari template add yours ataupun kayak aku yg cuman berisik di sosmed dan cuman bisa donasi.
Semoga demonstrasi nanti siang (14.00 - menang) bisa berjalan lancar, aman dan damai serta semua aspirasi dan desakan didengarkan pemerintah dan dilakukan 🙌
I try to updating as much as I can (stelah kontak beberapa temenku yg berencana juga ikutan aksi) 🤘
Kasih paham ke orang (yg katanya) pintar dan (katanya) mengutamakan kepentingan bersama itu definisi Sumpah Pemuda! 🫡
Stay safe kalo ada dari kalian yg nanti siang ikutan aksi yaa!
Bawa temen, hubungi dan selalu update ke orang terdekat, berserikat, hati-hati provokasi, dan utamakan keselamatan!
#berserikatbersama
#sampaimenang ✊️
Happy Life retweeted
INFO DARI NETIZEN DI BUNDARAN HI ADA SPANDUK DARI GREENPEACE
tulisannya:
“bencana makin parah”
“hidup makin susah”
“apa kerja pemerintah?”
Happy Life retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
Happy Life retweeted
GUYS PALANGKA RAYA HARI INI RABU 14 OKTOBER 2026.
JANGAN KEDISTRACT BERITA LAIN GUYS. UP TERUS KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN SUMATERA.
STAY SAFE EVERYONE 😭😭😭
#PALANGKARAYA
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORINDONESIA
Happy Life retweeted
...Ada fenomena aneh dari kubu Gibran.
Sejak putusan MK, gak ada 1 pun buzzeRp Gibran yg berani sentuh topik:
Suket "Grade 12" UTS Insearch
Padahal itu substansi utama ijazah Gibran.
100% buzzeRp Gibran geser topik ke MDIS.
Tapi fenomena tsb malah mengungkapkan 1 sisi kelam dunia pendidikan Singapore yg merupakan salah 1 yg terbaik di dunia.
MDIS yg jadi topik pembahasan panas saat ini ternyata ijazah dari sana gak diakui oleh pemerintah Singapore.
Gw aja baru tau yah sejak putusan MK akibat banyaknya netizen lulusan LN mengungkapkan itu.
Konsekuensi dari zaman informasi terbuka yah kita jadi banyak dapat info² dari berbagai sumber.
Yah singkatnya MDIS ini (istilah resmi adalah PEI) lebih ke "makelar" pendidikan aja. Dibiarkan pemerintah Singapore demi kepentingan narik devisa buat negara.
Pada praktiknya, sebagaimana paparan-temuan netizen² yakni bahwa lulusan SMP aja bisa studi di sana tanpa perlu ijazah SMA.
Yah abal-abal, kalo mau ambil simpelnya.
MDIS ibaratnya adalah jalan pintas bagi orang² yg gak lulus SMA reguler tapi pengen dapat ijazah S1. Dengan syarat yah harus punya uang banyak aja.
Dan keknya bukan cuma gw yg baru tahu fakta ini seandainya kasus ijazah Gibran gak pernah masuk MK.
Jadi sebenarnya para buzzer-pembela Gibran walaupun ngeskip substansi suket UTS Insearch dan geser ke MDIS juga gak nolong² banget.
Kenapa?
Karena sekarang makin banyak publik yg mengetahui bahwa MDIS itu pun problematik.
Justru topik MDIS ini bisa membuka babak baru investigasi:
Dokumen "setara SMA" apa kira² yg dipakai Gibran pada saat itu di MDIS agar bisa diterima oleh Bradford University (yg saat itu masih jadi afiliasi MDIS)?
Apakah karena praktik² "gelap" seperti itu makanya Bradford University saat ini gak lagi kerjasama dengan MDIS?
Pada akhirnya, metode Strawman Fallacy dari kubu Gibran yakni menggeser narasi topik dari Suket Grade 12 UTS Insearch ke topik ijazah MDIS tuh gak nolong² banget.
Kenapa narasi tsb masih laku?
Yah sekali lagi karna rata² IQ bangsa ini aja yg jeblok literasinya. Mereka memanfaatkan kelemahan fundamental bangsa ini soal literasi.
Mereka, kubu Gibran, paham bahwa cuma segelintir publik aja yg mudeng sama topik teknis-spesifik Suket Grade 12 UTS Insearch.
Mereka sadar publik lebih mudah memahami narasi retorika yg diucapkan Gibran:
"Kalo saya S1 ya kan gak mungkin gak lulus SMA"
Mayoritas rakyat yah bakal makan narasi simpel tsb walau kenyataannya itu adalah narasi sesat.
Sesat di mananya?
Yah hari² ini kan dah terungkap fakta bahwa lulusan SMP pun bisa kuliah di MDIS.
Awam rendah literasi pun bakal gak paham bahwa narasi (retorika) sesat yg diucapkan Gibran itu adalah hasil arahan konsultan PR mereka... (``,)
Happy Life retweeted
Cuman mau ngasih tau klau saat Tragedi Kanjuruhan, HANYA 2 DARI TOTAL 15 PINTU AKSES KELUAR YANG DIBUKA, SISANYA DIKUNCI DARI LUAR‼️‼️‼️
Kalian bayangin aja, dari dalem stadion ditembakin gas air mata, akhirnya pada masuk ke lorong menuju ointu keluar, eh malah ketutup. Akhirnya semua desak"an di lorong nunggu pintu dibuka, semua pada nahan kesakitan efek gas air mata, banyak yg kecepit.
Ya Allah aku gk bisa mbayangin gmn mereka semua di sana 😭😭😭😭
Happy Life retweeted
guys maaf banget karna selalu bawa bad news 😥🙏🏻, apinya udah dekettt bangett sama sekolahh, bantu doa biar cepet padamm dan turun hujann yaa🥹😥
#karhutla
#PrayForKalimantan
#alleyesonindonesia
Happy Life retweeted
Untuk warga X kami dari org Kalimantan minta tolong di up di setiap pemberitaan yg kami posting karna itulah yg terjadi sekarang ini.
KAMI CAPEKKKK kasian petugas pemadam sampai bbrp org yg meninggal 😭🏳️










































