Pinned Tweet
🏳️🏳️🏳️
Tanda tangani petisi desakan Presiden @prabowo segera tetapkan Status Bencana Nasional
👉🏼 s.id/TetapkanBencanaNasional
Trend Asia retweeted
Siaran Pers
Api Karhutla Masih Membara, Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api
Jakarta, 22 Oktober 2026 – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Inisiatif Solidaritas Publik Anti-Asap Karhutla (ISPA) mendatangi Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta Selatan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Aksi damai ini dilakukan karena melihat lambatnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh pemerintah Indonesia. Padahal dampak dari kejadian karhutla terus meluas. Bahkan tak hanya mengakibatkan kerugian ekonomi bagi masyarakat, tapi juga telah memakan korban jiwa.
Masifnya gelombang protes dari beberapa negara tetangga tak cukup membuat pemerintah Indonesia segera memadamkan api. Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, beberapa waktu lalu telah menyampaikan bahwa Indonesia terbuka dengan bantuan luar negeri untuk mempercepat proses pemadaman.
Selain turut bertanggung jawab memadamkan api, Koalisi ISPA juga meminta Kedutaan Besar Tiongkok untuk meninjau kembali celah hukum perdagangan antar-negara untuk mencegah bencana yang sama terus berulang. Kami mendesak kepada Pemerintah Tiongkok untuk mengaudit dan menindak rantai pasok perdagangan dan pendanaan yang terhubung dengan perusahaan pemicu karhutla di Indonesia.
ylbhi.or.id/informasi/siaran…
Trend Asia retweeted
Semakin ditekan, semakin melawan! Semakin mereka tuli, semakin kita pekikan suara keras ke lubang telinga mereka. 🗣️👂
Hari ini Koalisi ISPA datengin Kedubes Tiongkok. Ekspor sawit, kayu, dan tambang Indonesia paling banyak ke sana, dan titik api paling banyak justru ada di konsesi tiga sektor itu.
Pemerintah kita lambat, nirempati, dan inkompeten. Tiap tahun napas rakyat jadi taruhan, sementara rantai pasok jalan terus.
Kami desak Tiongkok audit dan tindak rantai pasok perusahaan pembakar hutan. Bencana ini nggak boleh terus berulang. Berisik bareng-bareng, setiap hari! 🔥
Credit Foto: Rahmawati Indah/Trend Asia
Ini juga kuning-item, tapi kok nggak diturunin 🫵😌
#Greenpeace #Banner
Semakin ditekan, semakin melawan! Semakin mereka tuli, semakin kita pekikan suara keras ke lubang telinga mereka. 🗣️👂
Hari ini Koalisi ISPA datengin Kedubes Tiongkok. Ekspor sawit, kayu, dan tambang Indonesia paling banyak ke sana, dan titik api paling banyak justru ada di konsesi tiga sektor itu.
Pemerintah kita lambat, nirempati, dan inkompeten. Tiap tahun napas rakyat jadi taruhan, sementara rantai pasok jalan terus.
Kami desak Tiongkok audit dan tindak rantai pasok perusahaan pembakar hutan. Bencana ini nggak boleh terus berulang. Berisik bareng-bareng, setiap hari! 🔥
Credit Foto: Rahmawati Indah/Trend Asia
Aksi JOSJIS, melawan rezim NAJIS!
Padamkan karhutla segera, wok! 😷✊🏻
Trend Asia retweeted
🪓🪵 #DidYouKnow? Woody #biomass isn't actually carbon neutral.
Biomass power expansion is widely promoted as a quick, environmentally friendly pathway to decarbonizing electricity. The popular argument is that trees can be replanted and regrown, making biomass energy a renewable source of energy.
🌲 What’s often left out is what biomass expansion can mean for forests: clearing land for monoculture plantations and releasing stored carbon into the atmosphere.
🔥 Couple that with the emissions from burning wood in power plants, and biomass energy’s “renewable” reputation becomes much harder to justify.
Marking International Day of Action on Big Biomass, our latest Climate Made Simple episode exposes the true cost of this false solution, breaking down the consequences of biomass expansion for both people and the planet.
#BigBadBiomass #BiomassEnergy #ClimateMadeSimple #ForestsNotFuel #SFOC
Trend Asia retweeted
📞 Incoming call: SOLIDARITAS. Besok, 15:00 WIB.
Angkat dengan dateng ke Gedung ASEAN, Blok M. Bawa masker, kita kirim ke warga-warga Kalimantan, Sumatera dan Papua yang dikepung asap. Abis itu vinyl jamming bareng dan ngobrol santai soal situasi negara kita. Mari mengorganisir diri kawan-kawan~ 😷🎶
📞 Incoming call: SOLIDARITAS. Besok, 15:00 WIB.
Angkat dengan dateng ke Gedung ASEAN, Blok M. Bawa masker, kita kirim ke warga-warga Kalimantan, Sumatera dan Papua yang dikepung asap. Abis itu vinyl jamming bareng dan ngobrol santai soal situasi negara kita. Mari mengorganisir diri kawan-kawan~ 😷🎶
Trend Asia retweeted
Which side are you on...
Sefruit ketidaksengajaan yang amat metaforis 👌🔥
#GreenpeaceIndonesia
Which side are you on...
Sefruit ketidaksengajaan yang amat metaforis 👌🔥
#GreenpeaceIndonesia
Kali ini Prabowo benar.
Ada pihak asing yang cuma incar keuntungan tanpa peduli derita WNI. Menurut analisis laporan Toxic-20 dalam toxic20.org, polusi dari PLTU Suralaya diperkirakan berkaitan dengan 1.063 kematian orang dewasa setiap tahun akibat polusi udara.
Dampaknya juga menjalar sampai Jakarta dan sekitarnya.
Karena itu sejak 2023, warga Suralaya bersama koalisi masyarakat sipil mengadukan proyek ini ke Compliance Advisor Ombudsman (CAO), lembaga pengaduan terkait IFC, anak usaha Bank Dunia.
Masa Bank Dunia kebagian keuntungan pembiayaan, kita malah kebagian penyakitnya?
Jangan biarkan penderitaan kita ini terus berlangsung lama, mari kawal perkembangan aduan PLTU Jawa 9 & 10 ini bareng-bareng!
trendasia.org/cao-akan-mengi…
🌏 DEAR WORLD, WE NEED YOUR HELP!
Call on the Indonesian government to put out the fires immediately, protect affected communities, and hold the corporations responsible accountable.
__________
For four months, people across Indonesia have been breathing in toxic haze from forest and land fires. Now, in mid-October, the crisis is still far from over.
As of October 14, simulations by Indonesia’s Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) indicate that smoke could spread across 294 cities and regencies in 28 provinces. In some areas, air pollution levels have already reached hazardous levels.
The health toll is alarming. Indonesia’s Ministry of Health has recorded 283,270 cases of acute respiratory infections (ARI) across seven affected provinces, including 63,711 cases among children under five.
Fires are now burning across Indonesia. Yet instead of taking decisive, coordinated action, President Prabowo and government officials claim the crisis is under control and have rejected international assistance. – at Tanah Abang, Indonesia
Temen-temen, bantu kami dan SafeNet kumpulkan data takedown, yuk. Bantu share story "add yours" kami di IG, yaa.
Buat yang kontennya kena takedown, silakan kirim aduan konten di sini: s.id/TakedownKonten



























