keli retweeted
Tiga hal paling tidak berguna di dunia:
1 - Menangisi karir pejabat
2 - Mengasihi nasib selebritis
3 - Merespons ucapan buzzer
keli retweeted
Prabowo disadap, nangis.
Jokowi ngerapihin Ijazah, nangis.
Nangisin ekonomi keluarga lu noh, sayur yesterday masih diangetin
keli retweeted
ALERT ALERT ALERT ⚠️ ⚠️
Terjadi penembakan di pidie Aceh satu warga dikabarkan meninggal.
keli retweeted
VIDEO DI-TAKEDOWN, RAKYAT MAKIN MELAWAN!
UP UP UP! 🔥
Rakyat makin geram, pejabat kerjanya lamban. Hidup rakyat dipersulit, pejabat dikejar sampai cepirit!
Pucuk Polri terseret isu penyadapan, Presiden kehilangan kepercayaan. Samarinda membara, gelombang protes makin menggema.
SUARA RAKYAT BUKAN UNTUK DIBUNGKAM! ✊
PANJANG UMUR PERJUANGAN
#INDONESIASADAR LSP Makar?
humas polri jokowi termul listyo sigit
keli retweeted
JUST INFO
Sampai saat ini, Taman Nasional Wansur, Merauke, Papua Selatan, masih terbakar. Hanguskan 8.708 hektar. 🥀
keli retweeted
KALIAN UDAH DONG BERANTEM SESAMANYA. KAMI YANG DI ACEH INI UDAH MAU TENGGELAM LAGI, KAWAN-KAWAN DI KALIMANTAN DAN PAPUA JUGA UDAH SESAK NAPASNYA. BISA GAK SAMA-SAMA TOLONG KAMI JUGA BUAT TERUS BERSUARA???
🚨🚨
Demo di Aceh sepi pemberitaan ya, lebih rame berita sadap menyadap, yaiyalah ngapain ga penting kan suara pejabat lebih penting daripada suara rakyat mah 🙂↔️🙂↔️🙂↔️
AYO UP LAGI BERITA KARHUTLA, BENCANA ALAM DAN DEMO. INDONESIA BUKAN MILIK PENGUASA. INDONESIA ADALAH MILIK RAKYAT!
Bangkit dengan kesadaran. Bersatu dalam solidaritas. Bersuaralah dengan keberanian.
#INDONESIASADAR
keli retweeted
“JANGAN SAMPE ANAK KITA CUMA LIHAT CENDRAWASIH DARI FOTO” 😭😭
YA ALLAH SEDIH BANGET DENGERIN INI SAMPE HABIS😭
JANGAN SKIP.
BANTU UP‼️‼️
keli retweeted
guys kita semua punya kesibukan but pliss, ayo bantu suarakan hal ini EFEK KARHUTLA PAPUA juga mengancam mereka satwa di lindungi dan habitat nya 😣 mereka juga mahluk hidup sama seperti kita 🥺
keli retweeted
info aje bagi yg blm tau, BAGI YG BELOM TAU YE, pelakunya skrg jadi presiden btw.
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.












































