Dhia Ramadhani retweeted
udah 9 pahlawan yang gugur 🥀
kita doakan yang terbaik untuk para pahlawan ini 🥺🤲
Dhia Ramadhani retweeted
Ketika faskes menyerahkan berkas klaim dan diterima oleh verifikator BPJS Kes, seharusnya tanggung jawab sudah berpindah dari faskes ke verifikator.
Anehnya, ketika terjadi kesalahan verifikasi dan klaim sudah terbayar, yang harus mengembalikan adalah faskes.
Dhia Ramadhani retweeted
Setelah Childfree, Mamah Dedeh dapet pertanyaan soal apakah setiap orang HARUS MENIKAH?
Ternyata menurut Mamah Dedeh, nggak harus. Soalnya jelas Rasul bilang kalau nikah itu sunnah.
Hukum Sunnah dalam Islam adalah: Jika dikerjakan dapet pahala, nggak dikerjakan ya nggak dosa.
"Kebutuhan (orang) kan beda-beda."
Mamah Dedeh nyontohin, ada orang yang harus gantiin peran ayahnya yang meninggal buat bertanggung jawab ke adik-adiknya yang masih kecil. Dia enggak mau nikah dan nggak papa banget.
Mamah Dedeh juga paham alasan orang yang nggak mau nikah karena lihat ayahnya KDRT ibunya.
"Jadi banyak faktor yang menyebabkan kenapa orang tidak mau menikah."
Kalau ada tetangga atau saudara yang 'maksa' nyuruh nikah mulu, tunjukin video Mamah Dedeh ini nih~ biar kicep! 😶🙏
Mamah Dedeh nggak setuju sama CHILDFREE?!
Pembahasan ini bisa kalian tonton di podcast "Spill ke Mamah", program baru di YT Close the Door milik Deddy Corbuzier.
Menurut Mamah Dedeh, manusia normal pasti suka dengan anak. Sama halnya cowok suka cewek, dan cewek suka cowok.
Terkait ketakutan tidak bisa membiayai anak, menurut Mamah Dedeh, yang penting usaha dulu. Selama manusia berusaha, pasti Tuhan akan kasih rezeki buat dia dan juga anaknya.
Pendapat Mamah Dedeh ini berdasarkan ayat-ayat di Al-Qur'an ya guys. Boleh setuju, boleh tidak~ nggak perlu dibikin ribut yaah 😉✌️
Dhia Ramadhani retweeted
Leo/Daniel persembahkan medali emas untuk Indonesia 😭🔥❤️🔥
LUAR BIASAAA!!! MENYALAAA!!! 👊🏻🏸🇮🇩
#BadmintonIndonesia #AsianGames2026
Dhia Ramadhani retweeted
PNPK dikeluarkan oleh Kemenkes bersama Kolegium dokter spesialis.
Di lapangan, dokter spesialis anggota kolegium bekerja tidak berdasarkan PNPK dan tidak dijelaskan di resume medis.
Ujung ujungnya bikin repot Casemix dan RS saat menjawab audit BPJS Kes.
Dhia Ramadhani retweeted
'Salju abadi' di Papua diprediksi akan lenyap tahun depan karena kenaikan suhu ekstrem di wilayah Pasifik.
"Hampir tidak ada es yang tersisa. Salju abadi akan segera lenyap," kata Klaus Thymann, penjelajah yang merekam lapisan gletser terakhir di Carstensz pada 2025.
Dhia Ramadhani retweeted
Di situasi IGD yang ramai dan keterbatasan kamar, harus berubah jadi mode survival disaster dulu. Pasien dengan survival rate lebih tinggi dengan terpaksa dirawat jalankan. Pasien yang betul betul urgent membutuhkan perawatan di prioritaskan.
Mohon saling mengerti ya izin 🙏🙏
Dhia Ramadhani retweeted
DPJPnya:
gibran bawa dokter pribadinya ke rs efarina etaham berastagi:
- dan minta dokternya tinggal dulu di sana buat rawat anak-anak korban keracunan mbg
- dokternya ditugasin ngoordinir kalau ada anak yang butuh penanganan lebih intens di jakarta
- gibran kasih opsi rujukan
- boleh ke medan boleh ke jakarta
Dhia Ramadhani retweeted
Bersikap tegas di IGD mungkin bisa membuat satu pasien dapet pelayanan sedikit lebih baik. Tapi kalo impact nya pengin mencakup masyarakat luas, yang diperbaiki itu sistem dan kebijakan. Gak cuma pasien yg perlu diselamatkan, faskes juga harus "diselamatkan". Gitu pak "pahlawan".
Jadi inget 2014, Gunung Kelud erupsi. Was in college, in Solo. Nite before slept denger suara bom meletus, pintu jendela kanopi kosan geter. Paginya keluar kosan jalanan udah ketutup debu.
Omong2 Krakatau, jadi inget tsunami Tanjung Lesung beberapa tahun lalu. Ga ada peringatan, bisa gelar konser di pantai dan boom the tsunami just happened.
Dhia Ramadhani retweeted
Tumor jaringan lunak, ukuran kurang dari 4 cm, terkesan jinak dan tidak menginfiltrasi organ vital. Fix selesai faskes 1 atau kalo di RS klaim rajal 400 RB an 🤭🤭
This Post is from a suspended account. Learn more
Dhia Ramadhani retweeted
Saya apresiasi Bapak mau berbuat sebaik ini.
Tapi Pak, Jabar masih butuh Bapak
Bapak punya banyak bawahan yg bisa diberi tugas untuk membantu NTT.
ALIAS
NGAPAIN SIH PAK, KE NTT LANGSUNG. MAU PENCITRAAN GAK GINI JUGA KALI, 2029 MASIH 3 TAHUN LAGI. URUSIN AJA JABAR DULU!
Sekarang film2 jadi cepet tayang di OTT. More reason not to go to theatre. Sabar aja dulu nunggu masuk OTT.























