
Full-time academic librarian, part-time lecturer. Library Director @UM_Pontianak. Juventus and Italian football enthusiast.
West Borneo, Indonesia
Joined September 2009
- Tweets186K
- Following999
- Followers2.8K
- Likes10.2K
Pinned Tweet
List #AnotasiKu yang sudah ditulis di Medium. Kali aja suatu saat diperlukan.
A Thread (biar kayak orang-orang)
DC Prasetyo retweeted
sangat jarang saya setuju dengan @pangeransiahaan.
tapi, kali ini saya sepakat, bahwa karena Hanif Thamrin, dunia komentator, atau apapun itu, di Indonesia, bakal berubah karena ini.
levelnya udah nggak nonton bareng atau reaksi, tapi menyajikan sesuatu secara proper.
dan, saya yakin, proses negosiasi untuk ini nggak mudah. dan Hanif berhasil "tembus" untuk Copa del Rey. sebuah prestasi yang nggak mungkin dan nggak bisa dicari cacatnya.
nanti pasti akan ada yang bilang: "Halah, cuma Copa del Rey. Bukan La Liga." lalu disusul ketawa yang mencoba ngehina merendahkan tapi malah terdengar sangat kasihan.
apapun itu, selamat khususnya untuk Hanif Thamrin dan seluruh timnya yang pasti pusing dengan kerja keras untuk mencapai deal bersejarah ini.
tinggal entar cara mengemasnya aja nih yang pasti akan sangat ditunggu.
well done, Hanif
SATU KATA: GOKIL!
Gila emang, hak siar Copa del Rey 2026/27 resmi diamankan oleh YouTube Hanif Thamrin!
- 15 Pertandingan Live
- Babak 32 Besar sampai Final
- GRATIS!
Konten kreator yang begini yang harus didukung. Udah konten-konten youtubenya ngasih ilmu, sekarang bahkan ngasih akses gratis nonton pertandingan sepak bola Eropa.
Konten kreator bola yang suka ngegosip mulu, makin jauh ketinggalan lu…
Damn.
🚨NEW: Mahasiswa PALSU yg melakukan demo tandingan bersama Willie Salim & Raffi Ahmad sudah diamankan pihak kampus UNDIRA dan melakukan klarifikasi.
Si bro mengaku kalau namanya bukan DINO melainkan BAYU, BAYU mengaku kalau dia dibayar 50K untuk melakukan AKSI tersebut.
Menurut pengakuan warga IG, Bayu memang bukan seorang mahasiswa, melainkan penjual kopi keliling di wilayah terminal kalideres.
——————
Kasian lu Yu, udh dapetnya cuma 50K abis dipake cat rambut, ketangkep pula.😭
SEMESTA TIDAK BERSAMAMU YU
DC Prasetyo retweeted
🇮🇩 Thousands of Indonesians have taken to the streets to protest against President Prabowo Subianto’s government, as the country faces devastating forest fires, growing allegations of corruption and economic hardship.
With nearly 2 million hectares reportedly destroyed, the fires have devastated forests, threatened wildlife and sent toxic haze across Southeast Asia. Some fires have been deliberately started to clear land for agriculture and plantations, including palm oil production.
Protesters have also drawn inspiration from The Hunger Games, raising the film’s iconic three-finger salute and displaying signs calling for resistance and accountability.
Among their messages is a stark warning: “If we burn, you burn with us.”
As communities struggle to breathe and forests continue to disappear, demonstrators are demanding answers and urgent government action.
DC Prasetyo retweeted
Dulu ada capres yang menawarkan daycare gratis bagi anak yang diringgal ayah-ibunya bekerja.
Tapi kalian malah milih capres yang ra tau ngerumat anak e.
Yakinlah gendut kui ra tau nyawiki anak e.
Ra tau ng Alfa tuku pempers.
DC Prasetyo retweeted
بونوتشي يقدم مستوى كارثي والجماهير تريد بيعه
بارزالي يفكر بالاعتزال
كييليني وماركيزيو كانو يقدمون مستوى جيد فقط
لكنهما لم يصبحو قادة ولاعبين بمستوى عالمي
بيبي وجياكيريني كانو لاعبين عاديين
نفس الشيء بالنسبة لماتري وكوالياريلا
ثم جاء كونتي وصنع تاريخ…
DC Prasetyo retweeted
🇮🇩 Hundreds of Indonesians gathered in central Jakarta to protest against economic hardship, graft and the government's handling of devastating wildfires causing toxic haze that has sickened thousands.
➡️ u.afp.com/SypV
Malah fokusnya ke sini. Sementara kami pagi-pagi masih berasap.
Rencana awal Singapura dan Malaysia untuk menuntut Indonesia terkait krisis karhutla mendadak layu di tengah jalan.
Begitu Prabowo membongkar daftar perusahaan yang menjadi dalang di balik kebakaran tersebut, kedua negara tetangga itu seketika bungkam seribu bahasa.
Perubahan sikap yang sangat drastis ini tentu memancing tanda tanya besar: sebenarnya ada rahasia apa di balik diamnya mereka?






































