EDD (@eddesign_) header
EDD (@eddesign_) profile picture

political|economic issues • 🌳landscape • 🦸life reflection • ☢️movie analogy || ☕ just for fun, but seriously!

Jakarta Capital Region, Indone
Joined June 2011
Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)Photo by EDD (@eddesign_)
KICK-START 🌴🔅⛵ NEW YEAR ―2025 When nature meets luxury . .  Puluhan yacht dgn pemandangan laut yg tenang, Keindahan horison yg anggun, Sedikit keriuhan tak mengganggu, Bertukar kenangan dgn masa lalu sebagai latar belakang. Nongsa Point Marina tak terlupakan! Lebih tiga puluh tahun berlalu, Jejak kaki terakhir di bangku sekolah, Langkah kaki pertama memasuki dunia kerja: Keppel land, Ecoplan, Putera Kundur Prakarsa. Nagoya-Nongsa-Muka Kuning-Batam Centre-Sekupang. Batam, naga kecil yg baru menggeliat. Teringat petuah guru Rabindra, "Lebih baik diremehkan di tempat² terbaik daripada pujian dari tempat yg buruk." 📸
123
352
5
793
63,459
Good morning everyone Mosquito is crazy 🤣🤣🤣🤣🤣
165
923
76
3,137
455,563
Kopi hangat tanpa gula Tetap semangat walau tua Sabtu indah guys Dikirim pagi pagi Rebus rebusan Ini diaaaa 🔥🔥🔥😋😋😋 Xie xie cecee💝💝💝 Sukses semua⚘️⚘️🎶🎶✨️✨️🎃🎃🎃
8
17
59
582
KAKI TERINDAH Backswing dan follow through seperti penari, gerakan² kaki yg kuat dan indah, pengaturan timing yg presisi, dan intensitas khasnya, bikin RYBAKINA—Juara US Open yg baru dinobatkan ini—selalu dinantikan! RYBAKINA mungkin pemilik kaki terindah di dunia saat ini!😍 📽️China Open 2026, 30|9 - 11|10|2026 di National Tennis Center, Beijing
Replying to @eddesign_
BEAUTY is beautiful legs. Ada ungkapan orang² dewasa tentang kaki indah laksana PEMUKUL BEDUK. Itu berarti kaki yg panjang, ramping & secara geometris proporsional. Kaki yg indah adalah impresi pertama saya tentang kecantikan. Lucunya, saat remaja —justru di komunitas urban—
7
155
EDD retweeted
SEMPURNA ITU NYATA Keindahan yg mutlak: sinergi antara postur kuda yg atletis, gagah, dan berbulu indah dgn penunggangnya yg memesona!😍 Sungguh beruntung bisa menikmati kombinasi yg luar biasa memukau. 🐴KUDA dgn figur seindah ini hanya tampak selaras ketika bersanding dgn aura cantik, elegan, anggun, dan atletis seorang 💃NABILA. Ini bukan sekadar video biasa, melainkan sebuah karya seni visual yg menampilkan keanggunan tingkat tinggi.®
8
16
51
2,908
PERFECT MOM Kombinasi kemeja kasual lengan panjang warna biru muda dgn walk shorts biru dongker yg berhenti di tengah paha membuat kaki terlihat indah dan jenjang. Dgn rambut lurus yg panjang tergerai dan pilihan gendongan bayi jenis hipseat carrier warna coklat tua yg senada, menambahkan keanggunan pada kecantikan seorang ibu. lovely|nabila
6
30
80
3,010
EDD retweeted
SETELAH 16 "Apa yg membuat kamu pada saat lagi enggak enak-enaknya (sama aku) terus tetap 'gue terusin aja deh sama dia'?" tanya Nia Ramadhani dlm tayangan #TransTV "Janji," kata Ardi Bakrie. "Terpaksa?" "Begitu pas ijab kabul emang enggak janji? janji sama almarhum papa kamu." "Tapi berarti terpaksa enggak?" "Enggak (terpaksa), tapi janji, komit." Wow.. sweet gentleman, Ardi🙂‍↔️🤛
4
15
51
21,275
Be[you]tiful mommy nemani bocil beli basreng! Jaket suede dari fleece cotton, kemungkinan Tommy Hilfiger, dipadu booty shorts putih dan slop slip-on yg jg putih. Casual dan sexy abis.😍
3
26
81
2,957
EDD retweeted
Roro Jonggrang goes to China.🐉⛩️
40
254
14
2,170
130,725
RORO JONGGRANG 💃 BERKAIN! Banyak yg beranggapan menggunakan KAIN terasa “kuno”. Hmm .. lihat Roro Jonggrang memadukan fashion berkain dgn outfit yg sedang hype!
167
488
70
5,069
648,692
Keren veda paratama
Spectacular pace by Alvaro Carpe who ends #Moto3 FP2 on top ahead of Perrone and Esteban 🔥 #USGP 🇺🇸
1
1
82
EDD retweeted
LOLITA (Adrian Lyne, 1997) dgn piawai menangkap atmosfer perjalanan yg muram dan rasa bersalah yg menghantui Humbert (Jeremy Irons). Lolita (Dominique Swain) berhasil membawakan kontradiksi antara kepolosan anak² vs kedewasaan yg prematur. Kekuatan LOLITA (Nabokov, 1955) terletak pada kekuatan narasi dan keindahan bahasa sastra yg berhasil menantang moralitas pembaca dgn menunjukkan bagaimana manipulasi psikologis bekerja tanpa harus menampilkan eksploitasi fisik secara vulgar. Kekuatan novelnya sekaligus mjd "kelemahan" filmnya: karena disajikan secara visual, gambar/figure sering kali terjebak dlm estetika romantis dan erotismenya. Penonton jd bersimpati pada Humbert, padahal dlm bukunya, Nabokov dgn tegas mengutuk tindakan Humbert sbg seorang predator anak.®
L O L I T A - Vladimir Nobokov Lolita adalah novel indah yg abadi, bahkan dianggap sebagai salah satu novel terbaik sepanjang masa. Berkisah tentang pengakuan seorang profesor setengah baya, Humbert Humbert, yg terobsesi seorang gadis remaja, Dolorez Haze -sang Lolita.
1
5
14
756
What is the biggest harvest today?🍁
2
5
24
370
Mas wapres koq cuma datangi sekolah SD SMP SMA.....selfi² pula. Sekali kali datang ke kampus dong.....berdialog gitu. Ini mah pekerjaan yg mudah tanpa hrs pakai pikiran yg cerdas.
1,562
2,125
633
17,888
1,383,949
Kayak gini gaya2an nyuruh orang lain belajar AI, coding, dll. 🤣🤣💦💦
Nilai O-level (Kelas 10) Gibran: English Language - E Combined Humanities - B Mathematics - C Science (Phy/Chem) - B Ard & Design - B Malay - B
10
8
23
771
99,5876% telp dr nomor tdk dikenal dipastikan scam atau spam ... Abaikan.
Hampir Kehilangan Jutaan Rupiah, Ketelitian Penjaga Konter Berhasil Membongkar Modus Penipuan! Terkadang, satu tindakan sederhana bisa menyelamatkan seseorang dari kerugian besar. Seorang pria mendatangi konter HP untuk mengisi saldo DANA sebesar Rp300 ribu. Tak lama kemudian, ia kembali meminta pengiriman saldo tambahan sebesar Rp1 juta. Belakangan diketahui, pria tersebut mengaku melakukan transfer karena mendapat telepon dari seseorang yang mengabarkan bahwa adiknya terkena razia dan membutuhkan uang untuk biaya tilang serta penebusan sepeda motor. Namun, penjaga konter tidak langsung memproses transaksi berikutnya. Ia meminta pria tersebut menghubungi adiknya secara langsung. Hasilnya, terungkap bahwa sang adik ternyata dalam keadaan aman di kos. Beruntung, ketelitian dan kepedulian penjaga konter berhasil menggagalkan dugaan penipuan yang berpotensi menimbulkan kerugian jutaan rupiah. Ada pelajaran penting dari kejadian ini: jangan mudah percaya pada telepon yang meminta uang dengan alasan darurat, sekalipun mengatasnamakan keluarga sendiri. Selalu lakukan verifikasi melalui nomor pribadi yang sudah dikenal. Jangan terburu-buru mentransfer uang hanya karena panik atau takut. Salut untuk penjaga konter yang tidak sekadar menjalankan transaksi, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan orang lain. Kepekaan dan kepedulian terkadang lebih berharga daripada sekadar keuntungan.
1
1
59
banyak orang-orang yg meremehkan tindakan kriminal underinvoicing dan transfer pricing. malah ada beberapa yang menuduh itu adalah buzzwords nya para pendukung rezim. padahal bu susi sudah sering mengingatkan terkait hal ini. bahkan beliau sudah mengcompile semua aduannya ke pemerintah. dan Alhamdulillah presidennya dengerin
1
15
47
858
LOLITA (Adrian Lyne, 1997) dgn piawai menangkap atmosfer perjalanan yg muram dan rasa bersalah yg menghantui Humbert (Jeremy Irons). Lolita (Dominique Swain) berhasil membawakan kontradiksi antara kepolosan anak² vs kedewasaan yg prematur. Kekuatan LOLITA (Nabokov, 1955) terletak pada kekuatan narasi dan keindahan bahasa sastra yg berhasil menantang moralitas pembaca dgn menunjukkan bagaimana manipulasi psikologis bekerja tanpa harus menampilkan eksploitasi fisik secara vulgar. Kekuatan novelnya sekaligus mjd "kelemahan" filmnya: karena disajikan secara visual, gambar/figure sering kali terjebak dlm estetika romantis dan erotismenya. Penonton jd bersimpati pada Humbert, padahal dlm bukunya, Nabokov dgn tegas mengutuk tindakan Humbert sbg seorang predator anak.®
L O L I T A - Vladimir Nobokov Lolita adalah novel indah yg abadi, bahkan dianggap sebagai salah satu novel terbaik sepanjang masa. Berkisah tentang pengakuan seorang profesor setengah baya, Humbert Humbert, yg terobsesi seorang gadis remaja, Dolorez Haze -sang Lolita.
1
5
14
756
EDD retweeted
IBU, BAGAIMANA AKU TANPAMU? 🎬Herwin Novianto 📝Alim Sudio 🎵Andhika Triyadi 📽️Edi Michael Santoso 🎞️Falcon Pictures 🗓️September 2026 ⏰111 menit Sbg penikmat bioskop hampir tiap pekan, kami sepakat, ini film terbaik yg kami tonton sepanjang 2026, setidaknya hingga September. 🤱 Film ini menyajikan perjuangan fisikal, emosional, dan kasih sayang tanpa batas seorang ibu. Juga arti sebuah perpisahan, serta bagaimana seorang anak harus belajar menghadapi kenyataan pahit kehilangan orang paling berharga dlm hidupnya. Inti film ini bukan pada pengorbanan ibu, melainkan kesedihan anak yg belum punya bahasa yg cukup u/ duka itu. Yg membedakan 'IBU, BAGAIMANA AKU TANPAMU?' dari film² sejenis, ia tidak menjadikan kesedihan Rere (Fara Shakila) sbg tontonan childish. Rere dibiarkan cerdas, tertutup, dan terlambat siap. Anak kecil spt Rere memang sering terlihat merekam orang tua dgn ketelitian yg mengejutkan. Itu bukan keajaiban semata, tapi hasil dari cara otak dan sistem ikatan emosional anak bekerja. Ibu adalah "pangkalan aman" (secure base), apalagi ibu Rere, ibu tunggal! Setiap ekspresi wajah, nada suara, kebiasaan, dan perubahan kecil pada ibu mjd data penting: Apakah aku aman? Apakah ibu masih ada untukku? Rere tidak menangis di setiap babak. Ia jg tak selalu bisa menjelaskan dgn kata², tapi tubuh dan ingatannya "tahu". Itu sebabnya Rere bisa meledak pada momen yg tepat: perasaannya sudah menumpuk lama, lalu keluar ketika kapasitasnya u/ menahan sudah habis. Itu pola duka anak: diam dulu, meledak belakangan, dan menyimpan detail yg orang dewasa sudah lupa. Film ini berhasil karena tidak memaksa Rere jd anak yg banyak bicara. Ia dibiarkan mjd pengarsip sunyi, lalu meledak ketika waktunya tiba. Itu justru terasa jujur secara psikologis. 🧑‍🍼 Gaya Herwin Novianto di film ini selaras dgn akting Stella (Marsha Timothy) yg restrained. Pencahayaan cenderung bersih, tidak terlalu noir. Stella sering tetap terlihat ibu yg baik² saja di bawah cahaya yg cukup, sementara retakannya ada di mikroekspresi. Rere (Fara Shakila) sebaliknya, sering dibiarkan dlm diam yg dingin dan terisolasi—duduk di ambang pintu atau jendela, blocking tubuh yg sering membelakangi atau menarik diri di ruang² domestik—memperlihatkan dinding pembatas yg ia bangun sendiri agar terlihat tangguh di depan sang ibu. Adegan ketika Rere membolos dari kelas balet yg penuh tekanan sosial, lalu dgn panik berlari mencari tempat latihan wushu milik gurunya (diperankan dgn sangat pas oleh Praz Teguh). Di sini, penonton diperlihatkan bahwa ruang aman Rere justru ada di dunia kecilnya sendiri yg jauh dari ekspetasi sosial. Saat kondisi ibunya memburuk, blocking Rere yg kecil berada di lorong rumah sakit atau memohon di hadapan dokter menunjukkan betapa ia merasa sendirian dan tak berdaya menghadapi ruang publik yg intimidatif. Jarak emosional ini bahkan diakomodasi lewat detail kostum desainer Ivan Gunawan (berperan sbg pemilik butik tempat ibu Rere bekerja) yg memberikan penanda kuning mencolok pada baju baletnya: Rere yg selalu "tenggelam" di keramaian dan sulit dijangkau visualnya bisa tetap ditemukan oleh mata ibunya yg mulai melemah. Skor Andhika Triyadi memiliki timing yg sangat presisi dan dewasa. Ia tahu kapan harus membiarkan film mjd hening agar visualnya bekerja. Musiknya hemat, terukur, dan bekerja spt motif dlm naskah: muncul ketika plot butuh ditegaskan, bukan ketika penonton butuh dipaksa menangis. Musik mencegah film terasa "bising" atau terlalu mendramatisir keadaan. Tidak ada gambar yg sia². Sinematografi Edi Michael Santoso bekerja dgn logika yg sama spt musiknya: hemat, rapi, dan tunduk pada emosi tokoh, bukan pada spektakel. Secara total, film ini tidak mengejar keindahan sbg hiasan. Ia memakai gambar yg rapi dan detail u/ membuat duka Rere terasa "terlihat"—kamera merekam spt Rere merekam: diam, tepat, dan tak membuang satu kebiasaan pun yg nanti akan pecah artinya.®
7
12
25
3,332
EDD retweeted
GENERASI SANDWICH🥪 DI BABY UDON Film BABY UDON (🎬Fajar Bustomi) bertutur tentang kelas menengah Indonesia yg terhimpit beban finansial ganda: Mereka menanggung biaya hidup orang tua di generasi atas, sekaligus membiayai adik²nya di generasi bawah, di tengah pertumbuhan pendapatan yg tak sebanding dgn kenaikan biaya hidup. Menikahi pria kaya sering kali dipandang sbg solusi instan u/ mencapai stabilitas finansial dan jaminan masa depan bagi sebagian perempuan. Namun, spt ungkapan hati yg dinarasikan Fanny (Caitlin Halderman) di prolog film: 👣Manusia bisa berencana, tapi nasib punya caranya sendiri u/ mengejutkan kita. Kadang, di saat kita merasa sudah berada di jalan yg paling tepat, takdir memutar balikkan segalanya dlm sekejap. Memaksa kita menghadapi kenyataan bahwa masa depan tidak pernah benar² bisa kita tebak👣 👶🍜 Fenomena generasi sandwich dlm 🎞️BABY UDON sangat relevan dgn kondisi Indonesia saat ini, dan sudah lama dibahas dlm literatur ekonomi pembangunan, di mana investasi padat modal & ketergantungan sumber daya alam (SDA) yg menggerus industri padat karya—merupakan kombinasi Dutch disease dan Deindustrialisasi dini. Deindustrialisasi dini artinya pangsa manufaktur dlm PDB & lapangan kerja mulai turun pada tingkat pendapatan per kapita yg masih rendah, jauh sebelum negara itu "kaya" spt Jepang atau Korsel dulu. Dani Rodrik dan banyak peneliti lain menunjukkan pola ini sangat kuat di negara² kaya sumber daya di Amerika Latin dan Afrika, bukan di Asia Timur. Indonesia sendiri sudah menunjukkan gejala deindustrialisasi dini. Kontribusi manufaktur terhadap PDB pernah tinggi (29–30% di awal 2000-an) lalu turun ke kisaran 18–19%, pada tingkat pendapatan yg masih jauh di bawah saat Jepang atau Korsel mulai deindustrialisasi. Kebijakan HILIRISASI NIKEL adalah contoh konkret investasi padat modal. Smelter membutuhkan miliaran dolar, teknologi otomatis, dan tenaga kerja terampil yg relatif sedikit (sering kali termasuk tenaga asing). Sementara itu, industri padat karya tradisional di Jawa—tekstil, garmen, sepatu, elektronik—tertekan dan mengalami PHK. Satu smelter modern menciptakan jauh lebih sedikit lapangan kerja per dolar investasi dibanding pabrik tekstil atau assembling. Akibatnya, lapangan kerja formal berkualitas yg biasanya mjd tangga naik kelas menengah mjd lebih langka. Generasi sandwich atau Gen Z yg harus menanggung orang tua dan adik²nya, ditambah anak (jika sudah punya anak) merasakan tekanan itu lebih dulu: pekerjaan menguras energi tapi upah tak cukup u/ menanggung beban keluarga yg semakin berat. 👶🍜 Prolog di film itu justru inti masalahnya: menikah dgn orang yg lebih mapan bisa jd strategi individu yg rasional, tapi itu bukan SISTEM! Ketika Kondoh San (Denny Sumargo) yg menopang kehidupan Fanny tiba² tak berdaya karena kanker (bahkan sampai meninggal dunia) rumah tangga yg tampak "sudah di jalur tepat" bisa jatuh dlm sekejap. NEGARA ada justru u/ menanggung risiko yg tidak boleh ditanggung satu keluarga sendirian. Supaya generasi sandwich bisa naik kelas, peran NEGARA bukan menggantikan keluarga, melainkan memotong beban ganda & melindunginya dari guncangan. Intinya, Fanny (Caitlin Halderman) di 🎞️BABY UDON merencanakan stabilitas lewat pernikahan karena negara belum cukup mjd asuransi kolektif. Peran NEGARA adalah memastikan satu kematian, satu diagnosis, atau satu PHK tidak menggagalkan satu generasi. Naik kelas akan tjd kalau risiko ditanggung bersama, perawatan tak hanya dibebankan ke anak, dan pekerjaan formal masih menghasilkan sisa u/ masa depan—bukan habis u/ menopang dua generasi lain.®
1
9
1
17
1,213