Henry Surendra, PhD, FRSPH retweeted
The development of Indonesia's new capital city is one of the largest infrastructure projects in SE Asia. @henryonce and colleagues look at the infectious disease risks associated with the project in @NatureComms nature.com/articles/s41467-0…
Thank you very much @rochmyaningsih for sharing my story to the world!
Not all Indonesian science is bad.
I wrote a profile of Henry Surendra, a prolific young epidemiologist currently on the look out for pandemic bugs!
I visited him at work and we talked much about health inequity in 🇮🇩 and how local science could help!
gavi.org/vaccineswork/meet-i…
Henry Surendra, PhD, FRSPH retweeted
Not all Indonesian science is bad.
I wrote a profile of Henry Surendra, a prolific young epidemiologist currently on the look out for pandemic bugs!
I visited him at work and we talked much about health inequity in 🇮🇩 and how local science could help!
gavi.org/vaccineswork/meet-i…
Pertanyaan metodologis pagi ini:
Bagaimana cara melakukan sampling sebanyak hanya 1.200 responden utk menghasilkan perkiraan yg merepresentasikan elektabilitas sebenarnya dari 3 pasang capres-cawapres yg akan dipilih oleh 204.807.222 pemilih yang tersebar di 823.220 TPS?#survey
Henry Surendra, PhD, FRSPH retweeted
📢 Our large-scale study on the impact of #COVID on #TB in Indonesia in @LancetGH. 🇮🇩 has high burdens of both #TB and #COVID and experienced devastating consequences on TB control during the pandemic. @henryonce @OUCRUID @TropMedOxford @Medicine_UI thelancet.com/journals/langl… 1/4
Henry Surendra, PhD, FRSPH retweeted
“33 recognised megacities comprise approximately 7% of the global population, yet account for 20% COVID-19 deaths”
📣 New study of COVID-19 deaths in Jakarta, Indonesia, including an analysis of community-level & healthcare-related risk factors ➡️ gh.bmj.com/content/7/6/e0083…
Henry Surendra, PhD, FRSPH retweeted
Congrats @henryonce 😊😊
“33 recognised megacities comprise approximately 7% of the global population, yet account for 20% COVID-19 deaths”
📣 New study of COVID-19 deaths in Jakarta, Indonesia, including an analysis of community-level & healthcare-related risk factors ➡️ gh.bmj.com/content/7/6/e0083…
The latest paper on Malaria Epidemiology from my group. Very proud of how productive the team during the COVID-19 pandemic.
Please download here:
thelancet.com/journals/lanse…
A preprint of work from my collaboration with Komite Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, UNDP Indonesia, and USAID Indonesia.
Heterogeneity and district-level factors associated with COVID-19 mortality during three epidemic waves in Indonesia: a nationwide ecological study medrxiv.org/cgi/content/shor… #medRxiv
A collaborative work between Oxford University Clinical Research Unit Indonesia, Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, US CDC Indonesia, Health Offices in 5 provinces in Indonesia, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Lambung Mangkurat.
Clinical characteristics and factors associated with COVID-19-related mortality and hospital admission in 5 rural provinces in Indonesia: a retrospective cohort study medrxiv.org/cgi/content/shor… #medRxiv
This study affirmed that in addition to well-known individual risk factors, community-level poverty and density, and lower COVID-19 vaccine coverage further increase the vulnerability of communities to die from COVID-19 in urban low-resource settings.
gh.bmj.com/content/7/6/e0083…
Our new paper led by @henryonce @dinkesJKT shows that the poorest communities in #megacity #Jakarta #Indonesia were most vulnerable of dying from #COVID19 during 2020-2021 gh.bmj.com/content/7/6/e0083…
@EOCRU_Official @TropMedOxford @NDMOxford @OUCRU_Programme @GlobalHealthBMJ
Penelitian ini menguak realita bagaimana pandemi lebih memberikan dampak buruk pada komunitas padat penduduk, dengan tingkat kemiskinan lebih tinggi, dan faktor pelayanan kesehatan yang lebih rendah di kota besar Jakarta. #healthequity #pandemic
preprint: we found that the urban poor in #Jakarta are extra vulnerable to dying of #COVID #Pandemic #inequity #megacity @EOCRU_Official @dinkesJKT @Medicine_UI medrxiv.org/content/10.1101/…
bmcpublichealth.biomedcentra… Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia bukan hanya COVID-19. Jangan lupakan, masih banyak orang terinfeksi malaria yang tidak mendapatkan pengobatan di Indonesia Timur sana. Cek paper kami ini untuk melihat cerita lengkapnya.
AddThis | Home authors.elsevier.com/a/1dlRa… A book chapter "Epidemiology of the zoonotic malaria P. knowlesi in changing landscapes" that I co-authored. There's a 50 days' free access to this article. Please feel free to read or download. #malaria #knowlesi #epidemiology #zoonotic
Pagi ini saya menyiapkan materi untuk diskusi dengan pakar dari Satgas nasional, Kemenkes, dan dari beberapa univ. Ketemu grafik ini, sepertinya masih relevan untuk mengingatkan bahwa populasi muda yang terkena COVID-19 (<50 tahun) juga berisiko meninggal. thelancet.com/journals/lanwp…
Kembali ke sini, salah satu penelitian kami yang sudah mendapatkan persetujuan etik baru saja dimulai. Tujuannya mengukur dampak pandemi terhadap program pengendalian TB, HIV, dan Vaksinasi anak di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk penguatan sistem kesehatan ke depannya.
Maka penelitian kami selanjutnya sedang mengkaji karakteristik klinis dan faktor risiko kematian pada anak-anak yang menderita COVID-19. Work in progress. Penelitian butuh proses panjag, apalagi birokrasi untuk memperoleh data cukup menguras tenaga. Datanya "sensitif dan langka".
Dari kajian awal, kami temukan bahwa berbeda dengan di negara maju, kematian terkait COVID-19 cukup tinggi terjadi pada anak di Indonesia. Kemudian penelitian lain juga menemukan hal serupa. Tidak hanya itu, kematian pada pasien tanpa komorbid juga cukup tinggi (38% dari total).
Sejak awal pandemi kami konsisten meneliti dampak langsung COVID-19 berupa kesakitan dan kematian terkait dengan infeksinya (thelancet.com/journals/lanwp…) dan dampak tidak langsung terhadap peningkatan kematian semua penyebab (medrxiv.org/content/10.1101/…). Penelitian lanjut masih berjalan
Sejak awal pandemi kami konsisten meneliti dampak langsung COVID-19 berupa kesakitan dan kematian terkait dengan infeksinya (thelancet.com/journals/lanwp…) dan dampak tidak langsung terhadap peningkatan kematian semua penyebab (medrxiv.org/content/10.1101/…). Penelitian lanjut masih berjalan
Jadi dampak pandemi COVID-19 tidak hanya berupa dampak langsung melalui sakit akibat si virus. Namun, ada juga dampak tidak langsung akibat kewalahannya nakes, faskes, pembiayaan, dst. sehingga program pengendalian penyakit lainnya jadi terganggu. Dampaknya kematian meningkat.
Sebelum COVID-19 melanda, Indonesia sudah memiliki segudang masalah penyakit tropis menular. Indonesia ranking 2 dunia untuk jumlah kasus penyakit TB (who.int/news-room/fact-sheet…), ranking 2 di Asia Tenggara untuk jumlah kasus malaria (who.int/publications/i/item/…).
















