"Mau tau gak teman terbaik itu siapa? Teman terbaik adalah cermin"
Loh kok bisa?
"Iya bisa dong, karna dia gak pernah ketawa disaat aku menangis"
Hanya ingin memastikan bahwa penantianku kelak ngak sia-sia, Yang dikorbankan bukan cuma prasaan, tapi juga waktu yang ngak bisa dikembalikan..
Aku gatau sebenernya aku nunggu apa, menunggu kamu kembali atau menunggu perasaanku ke kamu habis di makan waktu?
Dan aku ngak tau aku sedang apa disini, diam dan tdk merasakan apa-apa di antara riuhnya manusia :)


