インドネシアン古典落語きた
Alkisah Presiden Suharto bertemu dengan Perdana Menteri Lee Kwan Yew.
Soeharto bertanya kepada Lee Kuan Yew kenapa Singapore bisa jauh lebih maju dari Indonesia. Maka Lee Kuan Yew memanggil Goh Chok Tong yang saat itu menjadi wakilnya, lalu ia bertanya: “Mr Goh, siapa itu anaknya bapakmu, anaknya ibumu, tapi bukan saudaramu?”
Goh tersenyum, lalu menjawab: “Tentu saja saya sendiri.” Dan Lee menyimpulkan: “Kami bisa maju karena kami memilih orang-orang pintar jadi pengelola negara.”
Soeharto pun pulang. Tapi ia penasaran: apakah ia telah memilih orang pintar jadi pengelola negara. Maka ia memanggil menteri kesayangannya, Harmoko. “Pak Harmoko. Ada yang ingin saya sampaiken. Pak Harmoko coba menjawab, siapakah anak daripada bapakmu, anak daripada ibumu, tapi bukan saudara daripada kamu.”
Harmoko cepat menjawab, “Mohon petunjuk untuk tindak lanjutnya, Pak.” Soeharto agak kesal, tapi ia masih menyimpan harapan. “Coba Pak Harmoko mencari jawabannya ke menteri-menteri lain.”
Maka Harmoko undur diri.
Setelah tak memperoleh jawaban dari Soedharmono, Akbar Tanjung, dll; akhirnya Harmoko menemui Habibie. Habibie tertawa saja. “Pak Harmoko, jawabannya adalah saya sendiri!” Harmoko langsung cerah. Tak lama ia mohon menghadap Presiden Soeharto.
Soeharto menyambut dengan senyum permanennya. “Sudah ada jawaban, Pak Harmoko?” Harmoko tak sabar menjawab dengan ceria, “Sesudah saya gali informasi dari berbagai pihak, ternyata jawabannya adalah: Pak Habibie!”
Soeharto mengernyitkan kening. Tapi ia tak ingin mengecewakan bawahannya yang setia itu. “Bagus Pak Harmoko. Itu merupaken upaya yang baik. Jawabannya juga sebenarnya mendekati benar. Tapi sayang memang belum 100% benar.”
Harmoko agak kecewa. “Jadi jawabannya apa, Bapak Presiden yang Kami Banggakan?”
“Adapun jawabannya,” pungkas Soeharto, “Adalah Goh Chok Tong.”
「インドネシアの強みは若い世代にある」
これは半分同意。
うちの会社も若い世代のインドネシア人は真面目だしよく働く。
しかしコレは“若さ”に強みがあるのではなく、“腐敗に関与しない事”に強みがあるのではと感じてる。
歳を重ねたり権限が増すにつれて腐敗に関与する機会が発生し勤勉さを失う。
Replying to @TKTKfactory
インドネシアの強みは若い世代にある。課題はあっても、未来まで悲観するのは早すぎる。若者の可能性を侮らないでほしい。インドネシアはこれからですよ。 and it is not your business.
「🇯🇵で働くことになった」との事で退職を申し出てきた弊社社員、退職を申し出てきた翌日から出社せず、1ヶ月前申告という会社規則を無視。
🇯🇵行きを支援したLPKから「ご理解お願いします」とか手紙送られてきたんだけど、舐めてるだろ。
🇮🇩労働法にも書かれてる最低限の事すら守らせないのか?
原宿のOnでスニーカー買ってきたんだけど、ここの店員さんほぼ全員がバイリンガルで結構な割合でトリリンガルだった。
隣では韓国語やタイ語で応対してて、商品知識も深くて接客スキル高過ぎ。
ちなみにインドネシア(マレー)語話者はまだいないっぽい。
🇯🇵の電車内って背中に背負ってるリュックを体の前側に背負い直すのがマナーみたいになってるし
旅行なんかでも防犯の面で背中に背負わないようにする人多いのに
前側に持つことを前提としたリュックが全然浸透してないのってやっぱダサいからかな?











