Pinned Tweet
JP Morgan releases the newest monthly global investment strategy mereka di Bulan Maret.
Topik pertama yg mreka bahas tentu aja US IRAN War, dan surprisingly topik kedua spesifik yg dibahas adalah INDONESIA.
Saya kok melihat ada harapan besar yah, semua mata seperti tertuju & wait and see menunggu perubahan segera di Indonesia.
Kita berharap pemerintah semoga bs cepat membereskan masalah-masalah yg ada. Tetap optimis 🙏
Praroro ke MSCI : Shut Up B**** ! , Kita Bangsa Besar.
Alhasil IHSG naik hijau pekat
Kasi lagi lah MIC nya nanti sore lah kalo gitu 🤧🤣
Wok-wok-wok-wok-wok
Kasi paham LilBah AISHHHHHHH 🤧 cnbcindonesia.com/news/20261…
JeriChow Yun Fat retweeted
Apakah secara historis reversal dari bottom harus didukung foreign net inflow?
IHSG naik 7,6% Selasa dan 2,7% Rabu.
Asing? Masih net sell Rp 2,45 T dan Rp 3,13 T.
Banyak yang menyimpulkan Asing masih buang barang atau ini rally ini palsu.
Sounds logical.
Tapi premisnya layak diuji dengan data.
Apakah flow Asing/Domestik ini relevan dalam menentukan ini reversal atau bukan?
Saya backtest 4 crash terbesar IHSG: GFC 2008, Taper Tantrum 2013, koreksi 2015, dan COVID 2020.
Tiga dari empat reversal dimulai saat asing masih net sell.
Di 2013 dan 2015, kumulatif flow bahkan masih negatif di bulan keenam, padahal index sudah naik 15–16%.
Inflow besar baru datang di bulan ke-5 sampai ke-12, setelah recovery terbentuk.
COVID paling ekstrem: IHSG naik 56% dalam 12 bulan, dan sepanjang itu asing tetap kumulatif net sell sekitar Rp 27 T.
Asing baru berbalik net buy bulanan pertama kali November 2020, saat index sudah jauh di atas bottom.
Apakah ini berarti 8 Juni sudah pasti THE bottom?
Tidak ada yang bisa menjamin itu, termasuk saya.
Yang bisa dikatakan dengan jujur: rebound dua hari ini terjadi di atas turnover yang naik (Rp 21,7 T → 28,0 T → 31,7 T), breadth-nya lebar, dan absennya foreign inflow bukan alasan valid untuk mendiskreditkan rally, karena secara historis memang tidak pernah jadi prasyarat.
Satu catatan lagi yang jarang dibahas. Label "asing" di data bursa itu flag pada order broker, bukan beneficial ownership.
Dengan makin umumnya struktur nominee dan jasa "masking" kepemilikan.
Garis pemisah antara "real" foreign vs domestic makin kabur.
Watch the tape, not the nationality flag on it.
What if Indonesia's IHSG gets reclassified as a "Stand Alone Market"?
Potential outflows:
• MSCI: ~USD 5.6B (~IDR 101T)
• FTSE: ~USD 2.7B (~IDR 49T)
• Active funds following: ~USD 8B (~IDR 144T)
• Worst case: up to ~IDR 294T
Wallawe, we are finished 💩
JeriChow Yun Fat retweeted
Udah irit-irit, ga minum alkohol, ga ngobat, ga makan fancy, ga clubbing, ga beli barang branded, ga jajan aneh-aneh, ga liburan mewah, ga gonta-ganti mobil, ga nongkrong mahal, ga nyari masalah, ga selingkuh, ga judi, ga hedon, ga nikmatin hidup
TAPI TETEP KENA DI… 😭😭😭😭😭
Ternyata baru bener bener kepake hari ini MEME nya
@handierawan
Ijin berkata kasar : ANJINGGGGGGG MERAH SEMUA
OJK macam bakar lahan sendiri kalo emang benar kenain denda.
Bikin makin koreksi & sepi transaksi IHSG.
Cem org mulia aja macam ta pernah gorang goreng emiten 😁
Ini nama nya FINANSHIELLLL ENJINERINKKK
Aneh banget ya, Bank Mandiri kasih kredit Haji Isam beli Bayan, tapi mereka sendiri nerbitin utang $750 juta dg bunga 7+.
Ini dia beli perusahaan pake duit negara gitu? Bukan cuma pake duit bank, tapi pake duit utang bank?
Sakit jiwa banget negara ini. Ga tanggung sekalian langsung Bank Mandiri yg pertama digangbang. Biar kabeh ambruk sekalian.
Minggu depan, Bu MS tampak lebih cantik dan awet muda pakai outfit INDIHE 🫰🫡
Kuch Kuch HoTAHE
🤖 Made with AI
Dari Juni, GOTO itu udah jadi sisa-sisa masalah yang di komplenin sama MSCI & FTSE, dan baru kelar belakangan ini problem nya
Andai counter measure nya bisa lebih cepet. Wkwkwkwk
Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kalo di Indo 🤣🤭
Semoga bulan ini baik adanya























