
Ex HI Unpad, Sarjana Matematika, pernah bercita-cita jadi diplomat yg jago hacking, co-founded @saklik, #marimembuat
Joined November 2008
- Tweets31.5K
- Following823
- Followers1.6K
- Likes2.4K
Mandor AI retweeted
Ben Affleck says the day will come when someone can order up an episode of Succession with a plot they have in mind.
He says that could create an extra revenue stream to replace lost DVD revenue.
Affleck says AI isn’t going to end the film and TV business, but certain parts of the industry will be dramatically affected:
“I wouldn’t like to be in the visual effects business. They’re in trouble because what costs a lot of money is now gonna cost a lot less….And maybe it shouldn’t take a thousand people to render something.”
But he says the cost savings will mean more television programming, not less:
“You might be able to get two seasons of House of the Dragon in a year instead of one.”
Mandor AI retweeted
I can't believe The LEGO Group would license their product to Israel, this has irreparably damaged my opinion of their brand and me and my children will never purchase another LEGO product @LEGO_Group
Mandor AI retweeted
𝗜𝘀𝘂 𝗥𝗼𝗵𝗶𝗻𝗴𝘆𝗮 | 𝗝𝗮𝗻𝗷𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘁𝗲𝗿𝘁𝘂𝗻𝗮𝗶 𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝘄𝗮 𝗽𝗮𝗱𝗮𝗵 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗠𝗮𝗹𝗮𝘆𝘀𝗶𝗮
Jumlah pelarian Rohingya:
Malaysia 200,000
Indonesia 2600
Thailand 500
India 20,000
Angka ini menggambarkan satu persoalan besar, mengapa beban kemanusiaan dan pengurusan pelarian begitu berat sebelah kepada Malaysia?
Dulu masalah diwariskan
Kini masalah perlu diselesaikan oleh Kerajaan Madani
Kaya Ben Affelack ngerti matrik dan bisa ngitung eigen vector dan eigen value
Ben Affleck reveals he writes Python, understands convolutional neural networks, worked extensively with GPUs, and used his celebrity status to get private looks at Google and OpenAI’s video models
“I’ve always been kind of into computers since I was young. Then, when film started to move from analog film to digital, I became more interested in that aspect of it. The visual-effects workflow for many years has included machine learning, so I can write pretty shitty Python scripts and stuff like that.
“With convolutional neural networks, which were the precursors to what the transformer can do, which is much more computation simultaneously, you would do things like look at what’s called a tensor. That’s the numerical translation of a visual image in numbers, like the batch number, the frame number and the red, green and blue values of each pixel in each frame. It’s just that simple. That numeric is called a tensor.
“You’d use a convolutional neural network to identify patterns that reveal what’s called edge detection or feature extraction, which is identifying patterns well enough to know, this is where the window ledge is, so we can more easily take the green-screen image out and replace it with something.
“That was familiar to me early on because, prior to Artists Equity, I had a small visual-effects company. I’ve worked with GPUs a lot too. The visual-effects guys said, ‘Hey, you should see. There are a couple: Google and this other company, OpenAI, are doing really interesting stuff with transformers in video.’
“I’ve learned that I can actually just call up and go, ‘Hey, it’s Ben Affleck. Can I come see what you’re doing?’ Sometimes people say yes, to my astonishment.”
Mandor AI retweeted
Hadir bersama Azizah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kak Hasmah, sosok ibu yang kelembutan dan kasihnya akan sentiasa kami kenang, selain juga sebagai seorang sahabat dan rakan karib di tahun-tahun lampau.
Tentunya sukar untuk kami berdua menghadam hakikat ini bahawa beliau kini telah pergi, lebih-lebih lagi apabila setiap babak indah yang dikongsi bersama kembali terpancar di depan mata hati yang terdalam.
Justeru, negara akan terus mengenang jasa dan curah bakti Kak Hasmah. Dalam ingatan ramai, beliau adalah seorang ibu yang menyantuni sesiapa sahaja dengan penuh kasih, malah berupaya membuatkan setiap mereka berasa dekat dan dihargai.
Saya dan Azizah mendoakan agar Tun Dr Mahathir Mohamad terus kuat dengan ujian-Nya, terus dikurniakan kesihatan dan sentiasa dipayungi kasih sayang keluarga.
Semoga Allah SWT mengampuni Almarhumah, menerima segala amal bakti dan menempatkannya dalam kalangan hamba-Nya yang beriman dan beramal soleh.
Terima kasih juga Kak Hasmah atas setiap budimu kepada kami, dan pastinya doa serta ingatan kami mengiringi pemergianmu.
Al-Fatihah.
Aneh aja kalau emang rudin(penjelasan resmi) kenapa mereka dicopot??
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencopot Wisnu Hani Putranto dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong. Pencopotan ini buntut temuan Ombudsman RI terkait hunian mewah bak apartemen di lapas tersebut.
Selain Wisnu, ada 4 anak buahnya yang juga dicopot. Mereka adalah Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kepala Urusan Umum di Lapas Cibinong.
"Iya, dicopot dan diperiksa," kata Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan, saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9).
Rudi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri awal mula keberadaan hunian mewah tersebut. Menurutnya, ini penting dilakukan guna memperbaiki tata kelola yang ada.
Di sisi lain, Rudi mengatakan, untuk mendalami temuan ini pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap para warga binaan dan para pegawai di Lapas Cibinong.
📸: Dok. Instagram @/lapas2acibinong .
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R129 | E037 | E158 | E169
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Sumber: detikFinance - Berita Ekonomi Bisnis, dan Investasi Hari Ini
share.google/jjPLfh5Rg6e1ZkM…
Satgas the bottlenecking ini salah satu kinerja Purbaya yg topcer menurut saya
Mandor AI retweeted
Adidas’a sembol görseller üzerinden derli toplu bir tepki oluşmalı. Enerji verimli kullanılmalı. Konuyu bilmeyenlere boykotun gerekçesi anlatılmalı. #BoycottAdidas
Kalau mas pram maju presiden gw bakal dukung dan pilih sbg satu almater, tapi kita lihat2 dulu dalam bbrp tahun kedepan
Mandor AI retweeted
Stunned by a post: a 21-year-old American college student made $43,000 in a month with an AI virtual girlfriend.
He set up an OnlyFans account called Maya. This Maya is 22 years old, tagged as a UCF psychology dropout, with 1,247 paid subscribers, and the highest-spending fan shelled out $1,847. But the most crucial part? The girl in those photos doesn't even exist.
No real person on camera, no real person typing. All the messages are written by AI, the photos are AI-generated, and the voice is AI-synthesized. The entire Maya boils down to just four documents on his MacBook.
Back in the day, building an AI virtual influencer took anywhere from six months to a year and a half. Now, he's got it running in just 4 weeks. Looking ahead, it might take only a weekend to whip one up.
These four files break down like this:
· persona.md, spelling out Maya's character, backstory, and likes;
· voice.md, locking in her speaking tone and voice style;
· flux.md, standardizing her appearance and photo style to ensure all images look like the same person;
· brain.md, logging what each subscriber has chatted about and their preferences.
Before the AI replies to any fan, it reads through all four files, so the persona never breaks, and it never forgets what the fan has said.
Truth be told, the tech stack is so ridiculously simple it's almost absurd. That famous virtual influencer Aitana López from before? Her team took 18 months to pull her together. Now, a Maya-style setup is done and dusted in 4 weeks.
This isn't sci-fi—it's something anyone with a computer can replicate step by step. And it's not just OnlyFans; slap this workflow onto Instagram, TikTok, or Twitch, and it'll run just as smoothly.
AI has basically driven the cost of creating a virtual person down to zero. At this point, the only real barrier left is whether you've got the taste to decide what this virtual person should even look like.
Readers added context they thought people might want to know
This post copies its main text nearly verbatim from x.com/aievolutio5851… The $43k AI OnlyFans Maya story is unverified and conflicts with OnlyFans' ID verification rules for creators.
ibtimes.co.uk/ai-generated-p…
Dia ngomong begini, di lokasi yang tiba2 direnovasi padahal gak urgent dengan budget tidak sedikit sekaligus merusak tata kota. Udah tau rakyatnya blm beres, malah bikin sesuatu yang gak penting. Jadi safe to say, he is not walk the talk.
Ini gila. Pidato diawali dengan permintaan maaf kepada rakyat.
Kemudian membuat gebrakan baru di mana tenda VVIP ada di rakyat, bukan pejabat. Lalu mengapresiasi para pelajar yang berprestasi, setelah itu kinerja para buruh kasar. Kemudian dilanjutkan dengan pengakuan bahwa negara merdeka hanya berdasarkan de jure, sedangkan secara de facto, rakyat kita masih belum sepenuhnya merdeka.
Bukannya membahas pencapaian, beliau malah memilih membahas masalah yang belum terselesaikan oleh jajaran kepemerintahannya. Bahkan mengakui bahwa masih ada kejahatan kolonialisme dan imperialisme di tanah air kita. Bukan berasal dari bangsa asing, melainkan dari bangsa sendiri. Feodalisme juga disinggung bahwa pejabat masih suka dihormati, disanjung-sanjung, dikawal, dan dimuliakan.
Siapa beliau ini?
Tidak, pertanyaan saya bukan tentang KDM.
Tapi siapa pemimpin negarawan ini?
Terakhir, pidato yang membakar semangat yang saya dengar adalah pidato Bung Tomo.
Menjadi pejabat yang dicintai oleh rakyatnya di negeri ini sebenarnya cukup sederhana. PEKA terhadap keadaan. Anehnya, formula sederhana ini masih belum juga bisa dipraktikkan oleh mayoritas pejabat di negara ini.
Kita tahu bahwa Indonesia masih jauh dari negara maju.
Kita tahu bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan.
Kita tahu bahwa Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka.
Kita tahu bahwa membangun negeri ini tidak cukup hanya 1 atau 2 periode.
Masyarakat cuma ingin dimengerti. Sesimpel itu kok.
Percayalah, jika semua pejabat di negeri ini punya kepekaan yang tajam seperti KDM. Nggak perlu pencitraan sana-sini, masyarakat juga akan otomatis berbaris di belakangnya. Biaya kampanye jadi semakin murah.
Source fb : Cakra Adi Negara
Mandor AI retweeted
Peter Carey, yang menyampaikan materi “State Corruption and Its Containment: What Can Present-Day Indonesia Learn from 18th Century England.” Dalam pemaparannya, ia menelusuri praktik korupsi masa Gubernur Jenderal Daendels dengan membandingkannya dengan Inggris abad ke-18.
Carey menjelaskan bahwa Daendels memang dikenal sebagai figur revolusioner yang memperkenalkan sistem administrasi baru, seperti pemberian seragam bagi aparat lokal dan pengaturan status sosial.
Namun, kebijakan tersebut justru membuka ruang korupsi di level birokrasi, memperkaya elite kolonial dan memiskinkan rakyat. Ia menyoroti proyek pembangunan Jalan Raya Pos yang monumental tetapi penuh penderitaan. Rakyat dipaksa bekerja tanpa imbalan, meninggalkan lahan pertanian, dan banyak yang menderita sakit hingga meninggal.
Daendels juga memanfaatkan posisinya untuk memperkaya keluarga melalui perusahaan pribadi yang dikenal sebagai Daendels Company. Dari pengalaman itu, Carey menekankan bahwa reformasi antikorupsi hanya berhasil jika ada political will yang kuat, karena moralitas semata tidak cukup untuk membendung praktik penyalahgunaan kekuasaan
sumber: anri.go.id/publikasi/berita/…




































