ASTRAEUS. (@moslogic) header
ASTRAEUS. (@moslogic) profile picture

Astraeus Serenade. SL1MS4027

Joined July 2025
Photo by ASTRAEUS. (@moslogic)
End of plot.
117
Kata itu menggema, disusul riuh tepuk tangan dari salah satu sisi meja panjang. Ketika topi diangkat dari kepala, Astraeus membuka mata, mematung kaku sepersekian detik, sebelum akhirnya melangkah menuju arah yang kini seolah telah ditentukan baginya.
1
141
ASTRAEUS. retweeted
Pada penghujung waktu, sajian yang disuguhkan kini telah habis. “Murid baru diperkenankan menuju ke asrama masing-masing. Para pengurus asrama @arcuscopus, @bandenwagon, @galliox, dan @withlove_airi, mohon bantuannya, ya. Selamat beristirahat, semuanya!” 【 End 】
1
19
1,176
Astraeus menahan napas, membiarkan bisikan itu menelusuri pikirannya tanpa mampu menghindar. Tanpa peringatan, suara itu lalu meninggi—cukup untuk didengar seluruh aula. "Slytherin."
1
20
Dengan gerakan pelan, ia duduk, lalu topi itu diturunkan menutupi kepalanya—gelap seketika, sunyi, seolah dunia di sekitarnya ditarik menjauh. Dalam keheningan itu, sesuatu berbisik. Suaranya tidak berasal dari luar, melainkan bergema di dalam benaknya sendiri.
1
19
Nama-nama terus bergulir, mendekat tanpa terasa. Hingga akhirnya, suara itu menyebut satu nama yang membuat waktu seakan tersendat. Degup di dadanya menguat. Ia menarik napas singkat lalu melangkah maju, meninggalkan barisan dengan perasaan yang tak sepenuhnya bisa ia kendalikan.
1
16
ASTRAEUS. retweeted
“Kepada para murid baru yang sudah selesai makan, dipersilakan untuk kembali maju!” serunya, kemudian membagikan perkamen kebutuhan. 【 Newizzy Parchment – March 2026 】 · HQ: s.id/AH-NWP-0326 · Perkamen akan di-mention ke kalian setelah acara ini selesai.
1
15
8
1,469
ASTRAEUS. retweeted
“Terima kasih, Tuan Topi! Murid-murid baru dipersilakan bergabung di meja asrama masing-masing,” ucapnya dengan penuh kesantunan. Dengan jentikan jari, sejumlah hidangan bermunculan di setiap meja panjang. “Selamat menikmati hidangan, para siswa!”
1
19
12
1,275
ASTRAEUS. retweeted
⠀ Instrumen musik kerap beresonansi dengan nyanyian yang disuarakan oleh Tuan Topi. Benda magis tersebut mengutarakan tiap sifat yang mewakili tiap asrama. Di sisi lain, pewara memberi sinyal khusus kepada pihak sekolah.  (@Asrama_Hogwarts) ⠀
1
17
824
Tatkala nyanyiannya usai, seseorang yang lain melangkah maju, membawa gulungan nama di tangannya. Satu per satu, nama murid dipanggil. Mereka maju bergantian, langkahnya beragam—ada yang mantap, ada pula yang ragu.
1
17
Lipatan pada topi membuka seperti mulut, dan sebuah suara menyapa—serak, agak sumbang, namun cukup lantang untuk memenuhi ruangan. Topi itu lalu bernyanyi. Bukan nyanyian yang indah, tetapi cukup untuk membuat semua orang terdiam dan mendengarkan. teapaw.org/i/status/2038243076549…
Replying to @SAS_The01
⠀ Gemerlap bintang menghiasi langit-langit aula seluruh penjuru ruangan. Suasana kini berubah menjadi syahdu. Musik mulai mengalun, jemala seluruh penyihir tampak mulai bergerak mengikuti melodi.  ⠀
1
20
Sebuah kursi kemudian didorong ke hadapan para murid baru. Di atasnya diletakkan sebuah topi usang dan kusut, namun entah mengapa justru menarik seluruh perhatian. Aula yang semula dipenuhi bisik perlahan kembali diam, seolah menunggu sesuatu yang akan segera terjadi.
1
19
ASTRAEUS. retweeted
⠀ Gemerlap bintang menghiasi langit-langit aula seluruh penjuru ruangan. Suasana kini berubah menjadi syahdu. Musik mulai mengalun, jemala seluruh penyihir tampak mulai bergerak mengikuti melodi.  ⠀
1
17
15
1,268
ASTRAEUS. retweeted
⠀ “Salam, kawula muda! Semoga perjalanan kalian memberi kesan luar biasa.  Apakah sudah siap mendapatkan asrama?” Gurat topi bergerak hingga kalimat tanya meluncur dari sana. “Mari dengarkan syairku terlebih dahulu!” serunya. 
⠀
1
17
3
553
Astraeus menerimanya, menatap sekilas isi di dalamnya, seolah sadar bahwa apa yang ia pegang bukan sekadar aturan, melainkan awal dari perjalanan yang baru saja dimulai.
1
26
Ketika sambutan itu usai, jeda singkat menyelimuti ruangan sebelum pemandu kembali bergerak. Lembaran-lembaran perkamen dibagikan satu per satu—panduan dan peraturan yang kini berada dalam genggaman mereka. teapaw.org/i/status/2038235988603…
Replying to @SAS_The01
⠀ “Terakhir, peraturan yang berlaku di kastel Hogwarts.” Perkamen beterbangan hingga mendarat di hadapan murid baru. “Mohon dibaca dan dipahami secara saksama, ya. Mari kita implementasikan agar tercipta suasana kondusif.”   · Rules: bit ly/AH-101Rules. ⠀
1
27
Dari satu sisi aula, seseorang yang disebut kepala sekolah maju. Suaranya menggema mengisi seluruh ruangan. Astraeus mendengarkan sambutannya dalam diam, membiarkan setiap kalimat jatuh dan menetap dalam rungu meski tak sepenuhnya ia pahami. teapaw.org/i/status/2038226044600…
Replying to @SAS_The01
“Good evening, everyone. To those of you stepping through these doors for the first time, a heartfelt welcome. The Great Hall is waiting to become your home.” Netranya menatap para siswa baru, seolah meyakinkan mereka bahwa ketegangan adalah hal yang lumrah.
1
23
Astraeus berjalan tanpa banyak bicara, membiarkan dirinya larut dalam arus yang perlahan membawa mereka ke tengah aula. Langkah-langkah pun disusun, suara hentak kaki perlahan mereda tatkala suara seorang pemuda muncul untuk memecah ketegangan. teapaw.org/i/status/2038224729681…
Replying to @SAS_The01
⠀ Sang pengarah berbalik badan guna memberikan instruksi kepada murid baru. Pandangan beralih menatap seluruh penjuru dengan penuh hormat. Lelaki itu bersuara, “Selamat malam. Pada kesempatan kali ini, kita bertemu kembali di acara Upacara Seleksi Hogwarts.” ⠀
1
44
Astraeus melangkah masuk bersama yang lain. Tatapan para warga Hogwarts yang telah lebih dulu hadir terasa mengikuti setiap langkahnya. Suasana di dalam terasa hidup. Bisik-bisik halus mengalun di antara denting peralatan makan dan sorot mata penuh rasa ingin tahu.
1
27