Muthia Zahra Feriani retweeted
Sebagai manusia yang besar dengan menonton film, ga expect sama jawaban Koo Kyohwan soal kenapa kita butuh film di hidup kita?
Bahasanya ga ndakik2 tapi sangat related 😭
"Jujur, aku ga merasa film itu hal yang mutlak harus ada di hidup kita.
Menurutku, sejak lahir, kita sendiri itu sudah jadi sebuah film. Kita ini bioskopnya, kita aktornya, sutradaranya, bahkan penulis skenarionya.
Makanya, sekarang ini aku cuma pengen bisa merangkai dan menjalani 'film' kehidupanku ini dengan lebih baik lagi.
Sebelum nonton film, aku pengen lebih fokus melihat hidupku sendiri dulu.
Tapi, kalau ditanya kenapa kita sampai mau repot-repot meluangkan waktu buat nonton film.. kayaknya kita mencari semacam petunjuk, sikap, dan inspirasi tentang kehidupan dari film yang kita tonton.
Contohnya, waktu aku nonton film-filmnya sutradara Stephen Chow, aku jadi bikin janji sama diri sendiri, 'Gimana pun beratnya situasi yang bakal datang di hidupku, jangan sampai aku kehilangan selera humor.'
Dalam artian itu, film itu ibarat 'asisten penulis' buat kehidupanku.. buat film tentang hidupku. Ya, begitulah.
Intinya, kehidupan nyata itu jauh lebih penting daripada film."
Muthia Zahra Feriani retweeted
wkwkwk.. ini orang2 lagi antre, trus yg punya kafe datang mau buka pintu. eeehh, sama orang paling depan ditegur disuruh antre sampe beberapa kali~! padahal itu sajangnim alias bos kafenya. HAHAHHA
Muthia Zahra Feriani retweeted
Lewat di tl langsung bikin diem bentar. Merinding beneran denger doanya
“Jika bapak mengkhianati rakyat, maka saya orang pertama yang bersaksi di hadapan Allah SWT dan meminta melipat gandakan siksaan Bapak di Neraka”
UAH Kepada Prabowo.
Ngeri bgt, urusan amanah rakyat emang taruhannya langsung akhirat. Jangankan jd pemimpin, jd rakyat yg denger kalimat ini aja langsung deg-degan bgt 😭
Muthia Zahra Feriani retweeted
•kdm• rekomendasikan film atau drama Kyo Hwan dong, sender habis nonton we are all trying here sama colony ter Kyo Hwan Kyo Hwan
Muthia Zahra Feriani retweeted
Koo Kyo Hwan is cool. His response about people's reaction with the cardigan hug in #WeAreAllTryingHere:
"The feelings and emotions regarding it belong to the audience. My interpretation is not important regarding the cardigan scene or any of Hwang Dong-man's scenes. I am presenting that scene to the audience, and since I have given the impressions to the audience, I believe each person's own impression is valid."
Muthia Zahra Feriani retweeted
“It feels like everything you say is what I would say, and you always seem to understand exactly what I mean. Were we meant to be one person, but got split into two and came into the world?” —#WeAreAllTryingHere
Muthia Zahra Feriani retweeted
Finding each other in our hardest times feels like the best kind of therapy. We all need someone who truly cares, understands us deeply and accepts us just the way we are
#GoYounJung #KooKyoHwan #WeAreAllTryingHere #WeAreAllTryingHereEp11
“are you worshipping me?”
“you’re an ideal sent by the gods, so of course, you deserve worship”
DONGMAN IS SO FUCKING REAL BRUHFKSHSJS THIS IS HOW I ACT WHENEVER I SEE YOUNJUNG 😭
#wearealltryinghere #wearealltryinghereep11
Muthia Zahra Feriani retweeted
تغريدة رائعة و منصفة لدراما We Are All Trying Here
حقيقة أكثر شي حبيته بالدراما انها تعمقت بمشاعر الانسان و صراعاته الداخلية و ما أظهرت الابطال على انهم ملائكة بالعكس شخصيات واقعية و فيها عيوب لكن تتعاطف معها و تتفهمها بنفس الوقت
Muthia Zahra Feriani retweeted
مسلسل يفضح مشاعر الإنسان الداخلية (حسد غيرة كره مقارنة أنفسهم بغيرهم) بس بدون ما يظهر الشخصية بمظهر الشرير ، الإنسان داخله هش ومع ضغوط المجتمع ونجاح من حوله قبله ممكن يحس بمشاعر سيئة
وحتى الشخصيات المستفزة بالدراما ممكن تتفهمها
الكوريين ينجحون في تصوير الجوانب النفسية بأعمالهم
Muthia Zahra Feriani retweeted
“we blame ourselves too easily”
#Wearealltryinghere • 10








































