Tusik 🍉 (@onlytusik) header
Tusik 🍉 (@onlytusik) profile picture

Digitally Unfinished. Contributed in haveaniesday as 3d Artist

Joined March 2021
Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)Photo by Tusik 🍉 (@onlytusik)
Latest personal messing around arts i did
2
3
1
16
6,993
Generational Talent
32
Torrent Film Week Torrent Film Festival Torent World Cinema
2
50
Tusik 🍉 retweeted
humiliation ritual wallah
Hey can i join your already established friend group
26
4,343
82
53,055
536,595
...Demonstrasilah yg serius. Datang aksi sblm jam 7 pagi. Demo itu sakral kek kerja/sekolah. Kerja/sekolah itu kan pagi, pasti bangunnya pagi²/subuh. Demo = kerja bagi kemanusiaan. Maka perlakukan aksi massa dgn serius+hormat dgn cara bangun sepagi mungkin. Karna demo mulai siang apalagi sore yah siapapun bisa, apa susahnya? 1. Gak ada pengorbanan kenyamanan, karna bangun siang yah siapapun bisa 2. Gak kena sengat panas matahari sejak pagi-tengah hari, yah ibarat shopping ke mall gak kena sinar matahari 3. Hadir cuma 1-2 jam aja kena matahari (sore) sebentar lalu pulang saat gelap, ya itu = mental nonton konser. Nonton konser kebanyakan dilakukan saat matahari dah jinak. Sebenarnya lebih baik lagi kalo datang ke tikum aksi maksimal (paling telat) jam 6 pagi. Alias lebih dulu tiba sebelum para buruh masuk ke kantor. Itu bakal bikin semua gak nyaman yg mau kerja, bikin gak nyaman aparat yg harus persiapkan diri sejak pagi² buta. Pada akhirnya bikin gak nyaman rezim karna sejak pagi udah dikomplain oleh para kapitalis/oligarki. Lalu pulang tepat jam 6 sore, saat bubaran orang² pulang kerja. Agar gak kasih peluang bagi para penunggang gelap bikin chaos saat hari gelap. Jadinya full durasi 12 jam dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore sesuai koridor "aturan" rezim. Tertib pulak. Langsung pulang serentak ketika jam 6 sore. Biarkan para penunggang yg mau bikin rusuh pas hari gelap, itu bukan lagi urusan kita. Urusan kita adalah mengulangi aksi damai-tertib-disiplin tsb berhari² beruntun, minimal 5 hari kerja. Makin bagus jika datang ke tikum sebelum jam 6 pagi. Haqqul yakin kalo pola ini diterapkan, hari ke-3 massa yg datang turun ke jalan² ibukota dari berbagai daerah bakal semakin banyak. Hari ke-4 dan ke-5 bakal makin membludak. Karena memang sudah pernah ada contoh kasus pola seperti itu diterapkan. Pada akhirnya volume massa deras gak akan tertahankan. Bahkan ketika Komdigi coba blokir jaringan di lokasi aksi, peserta aksi sudah lebih pintar bagaimana mengabarkan pada "dunia luar". YTTA. Hari ke-4, ekonomi Jabodetabek sudah mengalami kelumpuhan. Anak² SMP-SMA pulang sekolah akan ikut tumpah ke jalan, ikut "pesta rakyat". Hari ke-5 alias Jumat, gelar sholat Jumat berjamaah di jalanan. Ekonomi jabodetabek (artinya 2/3 ekonomi Indonesia) praktis sudah lumpuh pada saat itu. Gak cuma itu, rakyat kini menjadi tahu-ngerti-paham-sadar bagaimana mengorganisir massa skala massif dengan damai-tertib meski dalam keadaan sosiologis terfragmentasi (tata kelola ego sektoral yg sehat). Pesannya jelas kepada rezim: "Kami bisa mengulangi aksi ini berapa kalipun karena kami kini sudah paham caranya. Kalian jangan macam² dengan people power" Di titik itu rezim sudah pasti takut melihat bagaimana rakyat bersatu dan terorganisiri di depan mata mereka. Karena kini rakyat sadar bahwa semua persatuan itu dimulai sejak massa aksi memperlakukan aksi massa dgn serius+hormat dgn cara bangun sepagi mungkin... (``,)
BREAKING‼️ BEM UI kembali merilis video anonim: Perjuangan Belum Usai
41
200
29
670
62,567
Gapernah suka ngotak2in selera orang, tapi konten yg gw buat kyk gitu selalu works, kyk nya emg pada demen banget dimasukin ke kotak dah
1
60
Tusik 🍉 retweeted
i made a wikipedia varsity jacket
12
62
13
1,270
44,093
...Ironis. Pake hashtag #IndonesiaSadar tp gak pernah sadar² bahwa mulai aksi jelang sore itu = lucu²an gak serius. Padahal sejak 98 cuma ada 5 aksi massa skala nasional yg tuntutannya dipenuhi. 5-5nya mulai aksi sejak awal pagi² dan bersifat marathon. 1. 2006, aksi tolak revisi UU 13/2003 2. 2009-2011, aksi wujudkan BPJS 3. 2012, aksi mogok nasional 4. 2013, aksi tolak kenaikan BBM 5. 2016, aksi 212 Ada 2 lagi aksi lokal yg skala masaanya kaliber aksi nasional karna yg turun ratusan ribu orang: 1. Aksi tutup tol Cikampek 2012 2. Aksi Pati 2025 Jadi praktis cuma ada 7 contoh aksi massa berhasil sejak 1998 yg skala massanya minimal 100rb orang. Dan 7-7nya mulai aksi yah sejak pagi awal bahkan persiapannya sejak subuh bahkan sebagian aksi tsb persiapannya sejak malam sebelumnya sudah di lokasi tikum. Memang seniat dan seserius itu. Contoh² aksi tolak RUU KUHP-RUU KPK-Omnibus Law bagaimana? Ya besar tapi tuntutan gak berhasil diwujudkan. Karena semuanya mulai demo di atas jam 8 pagi saat para pekerja dah pada masuk kantor. Bagaimana demo Peringatan Darurat yg tuntutan berhasil diwujudkan padahal yg turun demo cuma 1000an orang aja di depan gedung DPR dan mulainya di atas jam 8 pagi? Yah itulah anomali. Bahkan sejak di medsos aja anomali. Di tengah gegar gempuran algoritma IG-Tiktok pada saat itu eh tiba² malah algoritma X yg jadi lokomotif penggeraknya. Tapi itu faktor luck aja karna demonya 2 bulan sebelum rezim Prabowo resmi berkuasa. Jadi tuntutan itu bukan karna aksi massa sebenarnya tapi karena kemurahan hati rezim Prabowo yg gak mau ada gaduh² bising jelang pelantikan resminya. Buktinya? Sejak Prabowo resmi berkuasa, mau ada aksi segaduh bising apapun, gak ada yg tuntutan dari massa yg dikabulkan. So, anggap aja gw kasih bantuan gratis berupa referensi 7 contoh aksi massa tsb (minimal 100rb peserta aksi). Kenapa 7 tsb berhasil, silahkan pelajari dan belajar ke mereka. Kalo alergi dengan gerakan buruh dan 212, masih ada contoh 2013 (lintas elemen) dan aksi massa Pati. Silahkan kalian belajar dari 7 contoh tsb wabil khusus kenapa ke-7nya memulai aksi sejak pagi² buta... (``,)
Rekan-rekan yang ingin berpartisipasi dalam pendanaan, dapat menyalurkan dukungannya melalui rekening berikut: Nama Rek: Badan Eksekutif Mahasiswa UI (Bank Mandiri) No. Rek: 1660009752510 Setiap dukungan berarti bagi keberlangsungan aksi ini.
64
187
103
1,471
180,947
Saking pusing nya liat tl sosmed manapun, gw doom scrolling pinterest. Fuck u prabowo
1
82
Tusik 🍉 retweeted
37
183
25
959
21,006
Tusik 🍉 retweeted
Replying to @yzyupdates
Bro This shit was a vibe The crowd was very loud It’s called rock and roll
1,022
9,673
1,022
107,184
3,005,168
Mau riding the wave, cuman ga into sama kulturnya yaaa begini jadinya adik2
This quoted post is unavailable.
54
Tusik 🍉 retweeted
open book club syaratnya pernah mules di Gramedia
207
2,516
600
10,759
294,899
Tusik 🍉 retweeted
Free to download, print, and share for solidarity actions, protests, and environmental fundraising. All net profits must be donated. No private profit BURN THE FASCISTS, NOT THE FORESTS! <Download–Print–Copy–and–Paste> Link in bio
172
4
459
9,938
Replying to @magerhidupp
Kanye West pernah lewat Pondokgede
13
136
58
1,296
119,486
Eh, Lil Uzi dong ke JKT @RAWvision_id
100
Masih unreal bgt semalem nonton kanye
2
116