Meski kalah, permainan Ubaidilah sangat memukau. Kurang beruntung saja. Bravo Ubed! Masa depan masih panjang dan yakin cerah🔥👍🇮🇩
Padahal apa itu nasionalis(me) justru yang perlu disepakati definisinya apa, agar tidak menjadi litmus tes atau shibboleth untuk melabeli yang tak setuju atau yang mengkritik secara rasional sebagai musuh, antek asing, atau pengkhianat
Saat Presiden @Prabowo konsisten dengan sikap nasionalismenya, maka rakyat terbagi 4 (empat) golongan :
1) nasionalisme tulen - mendukung.
2) londo ireng - menolak dan menakut-nakuti.
3) oportunis - mencari celah dapat keuntungan
4) masa bodoh.
Remuuuuuk.....
Kalian sebenarnya siapa ?
Saat Low Tuck Kwong (WNI pemilik Bayan) HIBAHKAN (gratis) 22 % saham (nilainya lbh Rp 100 trilyun) ke anaknya (WNA) kalian diam.
Saat Haji Isam (WNI) BELI saham Bayan saham milik Low Tuck Kong (tidak gratis) - kalian ribut.
Padahal hibah ke anaknya tersebut selain gratis juga terjadi perpindahan kepemilikan dari milik WNI ke WNA (pindah ke Asing).
Sementara pembelian Haji Isam selain tidak gratis, juga tetap menjadi milik WNI.
Dari lapak buku bekas, saya menemukan buku penting: The Managerial Revolution karya James Burnham (1941), edisi Pelican lawas berbanderol 5 shilling.
Burnham, mantan Trotskyis yang kemudian berbalik ke kanan, mengajukan ramalan berani: kapitalisme memang akan surut, tapi penggantinya bukan sosialisme. Yang naik adalah kelas baru, yaitu manajer, teknokrat, dan administrator, yang menguasai alat produksi bukan lewat kepemilikan, melainkan lewat kendali.
Ia melihat pola itu di tiga tempat yang tampak berseberangan: Uni Soviet, Jerman Nazi, dan Amerika era New Deal. Ideologinya berbeda, tapi kuasa bergeser ke tangan yang sama: mereka yang mengelola.
Tentu tak semua ramalannya tepat, dan Orwell mengkritiknya dengan keras. Namun Orwell juga terpengaruh: dunia tiga negara-super dalam 1984 berutang pada Burnham.
85 tahun kemudian, pertanyaannya masih menggantung: ketika negara dan korporasi makin dijalankan para pengelola, kepada siapa kendali itu bertanggung jawab?
Di era kontemporer, karya yang terinspirasi metode Burnham dan saya pernah baca adalah Capitalism without Capital karya Jonathan Haskel. Jika Burnham mengidentifikasi absennya kapitalis, Haskel membaca gejala absennya kapital.
Mengenal "Trilema Kebijakan Moneter" (Impossible Trinity).
Dalam ekonomi makro, sebuah negara tidak bisa memiliki ketiganya, melainkan hanya boleh memilih 2 dari 3 kebijakan ini sekaligus:
1. Stabilitas Nilai Tukar (Kurs tetap/stabil)
2. Arus Modal Bebas (Modal asing bebas keluar-masuk)
3. Independensi Otoritas Moneter (Bebas atur suku bunga domestik)
Kombinasi yang sering diambil:
Opsi A: Kurs Stabil + Modal Bebas (Korbankan independensi suku bunga. Contoh: Zona Euro)
Opsi B: Modal Bebas + Independensi Moneter (Kurs dibiarkan mengambang. Contoh: AS, Inggris)
Opsi C: Kurs Stabil + Independensi Moneter (Modal asing dikontrol ketat. Contoh: Tiongkok)
Negara seperti Indonesia biasanya menggunakan bauran kebijakan (policy mix) untuk menyeimbangkan ketiganya agar ekonomi tetap stabil.
Pernyataan Menkeu Suahasil dalam wawancara dg Bloomberg dilatarbelakangi hal di atas. Mana yang mau dipilih? Semua ada alasan, pertimbangan, dan konsekuensinya.
Untuk Indonesia, kebijakan bauran yang dipilih Bank Indonesia terbukti menjadi pilihan kebijakan yang resilien dan paling masuk akal. Standpoint Menkeu untuk menyerahkan penjelasan kepada BI menjadi hal penting demi menjaga independensi otoritas moneter. Ini menjadi isu kredibilitas yang menjadi faktor kunci bagi trust.
#Ekonomi #Moneter #ImpossibleTrinity #BelajarEkonomi
Saya akan mulai secara rutin berbagi buku. Semoga ini menjadi komitmen untuk mendukung literasi, meski saya tahu ini cuma langkah sangat kecil. Yang berminat silakan reply dg komentar terkait tantangan literasi. Dua buku untuk dua yg beruntung. Semoga Anda!
Salah satu kunci pemerintahan yang baik adalah transparansi dan akuntabilitas. Pagi ini, Pak Gubernur Pramono Anung akan kembali melaporkan kinerja APBD ke warga. Sila simak pukul 10.30 WIB.
youtube.com/live/lqvdDDkvKdE…
Pramono Apresiasi Aksi Greenpeace, Minta Demonstrasi Tertib jakarta.bisnis.com/read/2026… . '
Tertawa getir, sedih, gemes, marah, dan ujungnya tetap merasa perlu merawat harapan. Semalam kami nonton film Bapak Paling Jujur besutan Mas @fajarnugros. Ini cermin dan cambuk agar kita bangun dari kenaifan.
Film ini wajib ditonton, agar kita bisa menertawakan diri sendiri, tentang realitas dan pilihan2 yg berdampak pada masa depan. Pada akhirnya kejujuranlah yang didambakan, dan harus dimenangkan bersama!
Congrats @Benidictivity @AndovidaLopez @solehsolihun 👍🔥
Kemarin sore, diri ini bergetar. Saya larut dalam haru mendengarkan Pak Gubernur Pramono Anung menghaturkan terima kasih secara khusus kepada para pembayar pajak. Pak Pram melaporkan kinerja Pemprov DKI sebagai pertanggungjawaban atas uang pajak rakyat. Diksi 'melaporkan' sengaja beliau pilih sebagai kesadaran penuh pentingnya membangun transparansi dan komitmen untuk saling percaya. Bahwa uang pajak itu tak muspro.
Jakarta Contributors Awards adalah cara Pak Pram dan jajaran Pemprov DKI menghargai jerih payah dan dukungan warganya. Modal sosial yang tak boleh disia-siakan. Sesederhana itu.
Warga Jakarta, izinkan kami terus bekerja melayani. Kerja masih panjang, ini belum apa2. Semoga dengan tangan dingin, cara teknokratik, dan niat tulus Pak Pram - didukung jajaran Balai Kota, Jakarta semakin tertata, aman, nyaman, dan humanis. Jakarta untuk semua.
Terima kasih warga Jakarta yang telah taat membayar pajak dan turut membangun Jakarta. Anda semua panutan @DKIJakarta 🙏🏻🔥🇮🇩
Hal ini perlu diluruskan.
Satpol PP bersama Camat Kebayoran Baru, dibantu jajaran Polsek dan Koramil melakukan penertiban parkir liar dan pengusaha kecil mandiri (PKM) yang menggunakan trotoar. Penertiban dilakukan sesuai SOP. Petugas Dishub melakukan OPC yang berdampak pada pekerja proyek konstruksi.
Setelah itu terjadi penyerangan ke petugas dan teriakan maling motor. Anggota Satpol PP mengalami luka akibat lemparan. Karena kurang kondusif, tim gabungan memutuskan mundur.
Pihak kontraktor telah meminta maaf atas kejadian ini. Korban saat ini sdg menjalani perawatan. Penertiban sendiri dilakukan sesuai SOP tanpa kekerasan. Informasi pedagang nasi yg dikesankan terdampak saat melayani pembeli tidak sesuai fakta di lapangan.
Mari jaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik. Silakan berdagang tetapi mengindahkan hak warga lain. Silakan parkir di tempat yg telah ditentukan. Terima kasih telah bersama menjaga Jakarta. @KotaJaksel @satpolppjakarta @dishubjakarta
PEKERJA PROYEK KESAL, PENERTIBAN PENJUAL NASI OLEH SATPOL PP DKI JAKARTA JADI SOROTAN
Sejumlah pekerja proyek terlihat kesal saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta hendak melakukan penertiban terhadap seorang penjual nasi yang tengah melayani pembeli.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya di dekat Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI).
Berdasarkan informasi yang beredar, para pekerja proyek yang sedang menikmati waktu makan merasa keberatan ketika petugas datang untuk menertibkan pedagang tersebut. Situasi ini pun menjadi perhatian karena penjual nasi sedang melayani para pekerja yang tengah makan.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan penertiban tersebut maupun keterangan resmi dari pihak Satpol PP DKI Jakarta terkait kejadian itu.
Peristiwa ini menjadi sorotan mengenai penertiban pedagang di ruang publik serta pentingnya komunikasi antara petugas dan masyarakat agar proses penertiban dapat berjalan dengan tertib.
Nunggu anggota Wantimpres bilang:"Ijazah itu tanda Anda pernah sekolah, bukan tanda Anda bisa berpikir."
Tempo minggu ini menulis laporan khusus tentang Subandrio, orang dekat Bung Karno yang menghabiskan 30 tahun di penjara era Orde Baru. Saya beruntung mengoleksi beberapa buku beliau, yg mencerminkan betapa luasnya wawasan, minat, dan pengalaman Pak Ban. Yang paling lawas The Principle of Political Economy and Taxation karya David Ricardo, cetakan tahun 1933.
Satu buku penting lainnya adalah Two Memoirs karya John Maynard Keynes tahun 1949, yang mengisahkan persahabatan dg Bloomsbury circle.




























