tersangka akan terucap darinya. "๐๐๐ข๐๐๐."
tubuhnya tak sanggup lagi bergerak, tak sanggup lagi menarik napas. dirinya yang berdiri tadi perlahan bertemu dengan tanah. tak terasa kekasaran itu, hanya dingin, dingin, dan dingin. benak yang tidak bisa berhenti itu ...
mendiam; langit dan bumi kini menyatu dalam benaknya. dua sosok berdiri di depannya, dan hatinya pergi.
mari. rune.
semoga takdir membawa kita kembali bersama.
@sotomibaso @yuoremine
๐ญ๐ช๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข.
tongkatnya terangkat, rasa amarah yang selama ini terpendam meninggikan dirinya. ia bisa. verso bisa. satu matanya yang tidak terbuka, satu matanya yang begitu jelas melihat sosok ๐ฉ๐ช๐ฏ๐ข yang menggunakan tangan marimar untuk membunuhโโ
tangannya mengarah kepada tiang yang satu langkah lagi jatuh, kemudian, dengan segala tenaga yang ada, "๐ฃ๐ฐ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ณ๐ฅ๐ข."
( @sotomibaso, @yuoremine. )
apa kemarin spell yang dirinya temukan untuk sectumsempra? apa ituโ
tidak, hentikan dulu sumber dari segalanya. sumbernya, sumbernya. mari? tapi, kenapa mari? konklusi yang bisa dirinya capai cuma satu. tidak mungkin mari lakukan ini dengan keinginannya. tapiโpada ..
intinyaโ
tongkatnya diangkat. solusi yang paling masuk akal sebelum ia berpikir alasan dan akibat. satu kata, satu kata terucap dengan nada mencekam ke arah @sotomibaso, "๐๐ฅ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐ ."
Black, Verso A. retweeted
Me, alongside Karen, Jiro, Elok, Ely, Uriel, Ian, and Aiden, bid you all goodbye. May our paths cross again, and may we meet as better versions of ourselves.
With a grain of salt,
Garem.
* otsukare.
Replying to @gareminHE
However, as the old adage goes, all good things must eventually find their end. With this season, I am finally closing the book on my chapter here. Yes, this is my final season, both as a panitia and as a participant.



