Kalo dari tahun lalu, keluarga di Belanda udah dikasih booklet yg isinya keperluan darurat yg perlu dibeli. Makanan kaleng, baterai, senter, kompor portable, dsb udah dicicil. Tinggal genset doang yg belum kebeli karena harganya lumayan.
Pemerintah Jepang & UK meminta warganya untuk siap darurat
🇬🇧 INGGRIS: 3 HARI
🇯🇵 JEPANG: 3 HARI
Dan mereka tidak sendirian:
🇧🇪 Belgia: 72 JAM
🇮🇪 Irlandia: "Bersiap Untuk Keadaan Darurat"
🇫🇷 Prancis: 72 JAM
🇩🇪 Jerman: 3 hingga 10 HARI
🇳🇱 Belanda: 72 JAM
🇵🇱 Polandia: 3 HARI
🇸🇪 Swedia: 1 MINGGU
🇳🇴 Norwegia: 1 MINGGU
🇫🇮 Finlandia: 72 JAM
🇩🇰 Denmark: 3 HARI
🇪🇪 Estonia: 1 MINGGU
🇱🇻 Latvia: 72 JAM
🇱🇹 Lithuania: 72 JAM
🇨🇭 Swiss: 1 MINGGU
🇹🇼 Taiwan: 7 HARI
🇪🇺 EU: 72 JAM
17 negara + Uni Eropa.
Apa yang akan terjadi ? Apakah mereka tahu sesuatu ?
Aduh, ini gue banget 2 tahun lalu. Karir stuck, gaji ga naik2, bonus ga dapet padahal nilai gue ga jelek. Kantor udah ga kondusif, mass layoff tiap bulan, volume kerjaan sangat tinggi, badan sakit berkali2 karena immune drop. Akhirnya resign dan kerja freelance setahun 😭
Gue masih ga terima kenapa mata minus ga bisa balik ke normal, karena logikanya minus ketemu plus jadi nol 😔
Mau cerita, bulan lalu gue diminta manajemen untuk cari lahan parkir tambahan karena parkir kantor udah penuh motor dan mobil (karyawan makin banyak), trus owner bilang ke gue, katanya bisa ga cari lahan parkir tambahan, misalnya di Indomaret deket kantor.
Tukang parkir Alfamidi dekat Stasiun Lenteng Agung, yang ke arah Depok, bikin emosi banget. Sumpah, kelakuan lo kayak anj*ng!
Kang parkir: “Bayar parkir, Bos!”
Gue: “Nggak belanja, Bang.”
Kang parkir malah sampai menghadang dan memegang lengan gue.
Gue: “Woy, gue nggak belanja!”
Pas motor gue mau masuk ke jalan raya, dia malah teriak, “Tabrak aja, tabrak!” Padahal jalanan lagi ramai mobil.
Gue langsung teriak balik, “Gue nggak belanja, anj*ng!”
Memang anj*ng tukang parkir. 😤
Biar jelas, gue memang nggak belanja dan nggak turun dari motor, ya, guys. Awalnya gue mau beli kopi, terus duduk di bangku Alfamidi. Tapi karena bangkunya penuh, gue akhirnya nggak jadi turun dari motor dan langsung berniat pergi.
Btw soal preman parkiran, kemarin ngehadang gue minta duit 100k, buat beli susu anak katanya? Anak siapa? "Ada itu anaknya si emak", gue tanya "Iya, emak siapa?" ga bisa jawab, malah sodorin hp ke gue untuk jaminan gadai. Trus gue tanya ini hape siapa?






















