fran retweeted
saya setuju dengan beberapa poin yang dijelaskan kucing ini, kenapa prabowo harus lengser sebelum tahun ini berakhir.
fran retweeted
Heran ini yang awalnya Malaysia dan Singapura bersuara soal karhutla, kenapa pihak kita balikinnya malah pake isu nasionalisme.
Narasinya malah jadi common enemy 'us against them' sampe mengimbau jemaah umrah buat ngga transit di Malaysia & Singapura.
Padahal simpel, tinggal benahi penanganannya dan tindak tegas pelanggar. Malah jadi kemana-mana.
fran retweeted
🇮🇩 Hundreds of Indonesians gathered in central Jakarta to protest against economic hardship, graft and the government's handling of devastating wildfires causing toxic haze that has sickened thousands.
➡️ u.afp.com/SypV
fran retweeted
so nature ends up solving the problem humans created
pokoknya jangan sampe gw denger narasi ini hasil kerja pemerintah yak puki ^__^
congrats to all 02 voters, you really chose this kind of leadership for our country. the list below is REAL, and y’all still voted for someone with a record like this. DUMB DUMB AS FUCK. now the whole country has to live with the consequences. WE ARE SO FUCKED.
fran retweeted
Aristotle says that arguing with random people is a waste of time because the average person doesn't know how to argue and therefore will not help you become better at it (let alone help you clarify a point). A nice thought to post on the "argue with random people" app.
fran retweeted
Buat yang ga ngikutin situasi politik di Serbia dan apa dampaknya bagi dunia international:
> Vučić udah berkuasa selama 14 tahun bahkan udah jadi penguasa seluruh media utama di Serbia. Dampaknya? Tidak ada satupun media yang berani kritik beliau. Mirip di suatu negara mana yah wk?
> Kualitas hidup turun drastis. Serbia masuk ke peringkat 8 dari 10 negara termiskin di Eropa.
> Semua berawal dari kejadian stasiun Novi Sad. Tahun 2024 bangunannya di renovasi dengan biaya jutaan Euro (membengkak 5x lipat) tapi 4 bulan kemudian atapnya ambruk, menelan 17 korban jiwa.
> Si Vučić bukannya tanggung jawab malah bilang "Yaudah kita renovasi lagi aja, kecuali bagian atap ini"
> Mulailah student protest terhadap korupsi ini. Tau apa yang dilakukan Vučić?
> Ketika demonstrasi, Vučić nurunin polisi buat mukulin mereka. Lalu Vučić bikin demonstrasi tandingan yang isinya orang-orang dibayar €50 perhari + makan siang untuk menyuarakan dukungan terhadap pemerintahan Vučić. Kalau ajak orang lain, dapet tambahan duit lagi.
> Vučić juga nurunin ormas yang menyusup dan pura-pura jadi mahasiswa demonstran. Kerjaannya pokoknya ngerusuh biar demonya keliatan gak damai dan gak jelas. Selama 2 tahun demo, narasi ini yang dibangun.
> Setelah ini, Vučić nurunin mahasiswa bayaran untuk mendemonstrasi gerakan demonstrasi mahasiswa yang asli. Disebutnya "student's 2.0".
> Tapi demonstrasi mahasiswa ini gerakannya solid. Gak ada tokoh yang tiba-tiba muncul membajak dan gak ada influencer yang cari muka. Fokus sama tuntutan anti korupsi.
> Belum cukup dengan semua itu, mahasiswa yang ikut demonstrasi didoxxing oleh pemerintah Serbia. Profil Facebook, alamat lengkap, no HP, dan data-data pribadi sengaja dibocorin. Tujuannya untuk mempermalukan mereka sekaligus menakuti mereka.
> Semua hal yang dilakukan pemerintahan Vučić itu gagal karena demonstrasi mahasiswanya tetep fokus sama tuntutan dan gak ribut konflik horizontal holier than thou. Semua orang yang anti Vučić dirangkul
> Puncaknya kemarin mahasiswa ini berhasil nuntut Vučić untuk bikin "Snap Election". Di sistem parlementer, pemilu ini ditujukan sebagai bentuk mosi tidak percaya.
> Parlemen Serbia butuh 250 kursi. Sebagai bentuk tekanan, demonstrasi mahasiswa ini ngajuin nama-nama 250 kandidat mereka sebagai tandingan 250 kandidat orang-orang Vučić.
> Mahasiswa ini pinter karena gak ngajuin nama mereka sendiri, tapi atas nama gerakan mereka ajuin nama-nama professor mereka yang jejaknya bersih dan professional. Sementara kandidat orang-orang Vučić ini questionable. Bahkan ada yang dipertanyakan keaslian ijazahnya. Mirip siapa yah?
> Kemarin student list berhasil menjadi majority di parlemen dan mengalahkan kandidat orang-orang Vučić.
> Apa dampaknya bagi dunia internasional? Pemerintah Serbia yang kemarin tuh zionis. Ini kasih pressure ke Israel. Mereka sudah kalah di Brazil dan sekarang kalah lagi di Serbia wkwk. teapaw.org/abierkhatib/status/211…
Vučić adalah seorang autokrat dan diktator yang bersembunyi di balik sistem demokrasi. Digulingkan dengan cara demokratis.
Familiar sama Vučić? WKWK
fran retweeted
The photographer didn’t use any filters on these photos.
The sky actually appeared yellowish due to the forest fires which has last for 4 months. Meanwhile, Indonesian government do nothing about it. It’s truly tragic and sickening.
fran retweeted
Spanduk kritik Prabowo-Gibran terpasang di Tugu Adipura, Simpang Lima Sintang.
🎥: Menit Terkini – at West Borneo, Indonesia
fran retweeted
Pertama kali dalam sejarah sejak ada survei elektabilitas. Menjelaskan juga pergantian kapolri dan kapolda massal, bakom, pengangkatan wantimpres.
Gerindra sadar. Mereka punya survei internal.
Rezim panic mode.
Elektabilitas Prabowo Setelah Dua Tahun Presiden I Survei SMRC Oktober 2026 : dedi mulyadi 35.5%, anies baswedan 10.3%, prabowo 9.8%%, gibran 8.4%. …. youtu.be/8cvw5vvoZ88?si=8b22… via @YouTube
Prabodo
🚨 Indonesia’s stock market crashes over -11% recording its biggest crash since 1998.
MSCI is considering downgrading Indonesia from an "emerging" market to a "standalone" market.
A standalone downgrade could force global funds to sell Indonesian stocks, triggering billions of dollars in outflows.
The move comes amid concerns over market transparency concentrated ownership and trading integrity.
The announcement triggered a massive sell-off and forced a temporary trading halt.
The Indonesian rupiah falls to 18,070 per dollar, nearing its record low of 18,190.
fran retweeted
>15 years of anti worker laws being signed to "attract investors"
>ended up making the average indonesian too poor to buy anything
> destroyed the circular economy and deindustrialized too early
> investors left cause nobody is buying shit
this country is fucked.
fran retweeted
Cuma orang Katolik yang bisa mengetik dengan santai, "Yesus juga gak makan pecel lele," seperti halnya cuma sekolah Katolik yang tidak berusaha mengkonversi siswa penyembah berhalanya (saya).
Reminder that her dad is the sole reason scientific publication is nearly impossible today.
He made science publication profit oriented with the whole Scopus bullshit that makes life hell for most academician (especially in NKRI).
May they burn eternally in their afterlives.



















































