Pinned Tweet
rangkuman kengacoan dr. Quasandy Salihin Sp.Ba-Cot (Konyol) yg 99.98% adalah sandy salihin kembaran mirna
@mynameisquas
1. sudah setahun lebih tidak bisa membuktikan titik waktu ada pakar hukum netflix yg berbicara seperti di pic ke-4
teapaw.org/LukeSusilo/status/1916…
Replying to @LukeSusilo
dan tentu saja, quas ada di video soal warna ini, tapi dengan entengnya saksi yg jelas2 di video bilang sudah tengah malam dia sekadar lewat bilang kuning2 dia abaikan, padahal saksi2 ini kaya koor, merata bilang kuning, gak ada bantahan, paling yg gak bilang kuning krn ga liat
karhutla itu penting untuk dibicarakan
tak kalah penting yaitu amplop yang diterima menteri kehutanan
dipikir2, sama gobloknya ya, gak lulus uts insearch minta disetarakan
dan dikasi amplop bukan kasi ke kpk malah balikin ke yg ngasih
tak ada korupsi tanpa -psi
teapaw.org/lockstock27/status/211…
ngelapor ke ibunya terus ibunya yg mau laporin gw, sungguh sangat jantan sekali si bramspam ini
kubu termul kasta bawah koar2 suket gibran batal itu ga ngefek afa afa, tapi yg di atas mana bisa fura fura
karena logikanya, kalau suket gibran ga penting, ngapain gibran sendiri menunjuk kuasa hukum lalu mendadak maju jadi intervensi sidang mercy yg udah melaju jauh?
Replying to @ardisatriawan
bukan kuda troya, tapi kuda jumawa
karena yakin menang, mereka ga anggap gugatan subhan /pun mercy
baru masuk jadi intervensi di ptun mercy oktober padahal didaftarkan dari 15 juli
ini hari bersejarah pak subhan tambahkan bukti, termul tutup mata
youtube.com/watch?v=o6VfgQhY…
colek @midhangste @blank0429 @ida_aslina @anakodok2009
fakta dokumen menunjukkan bahwa azwan itu berkali2 pahamnya gibran setara SMA di OPSS dan UTS Insearch
lalu operator "lompat kodok" kirim pion ke tim azwan untuk lompat dari UTS Insearch aussie ke MDIS Singapore
akademul alias akademisi termul macem yafet rissy dan petrus loyani yg beneran akademik meski bela gibran membabi buta nampak hening pada hari ini, setelah koar2 dengan pedenya di video yutub terakhir mereka....
sibuk ya bapak2?
buset, skandal fufufafa jilid 2, ada nutellabear
btw kalau teddy indra wijaya, dulu ajudan pribadi jokowi loh dari TNI, yg dari polri masi sampe skrg yaitu Syarif Fitriansyah
tapi apakah benar nutellabear = TIW? yo ndak tahu, kok tanya saya
"Permohonan peninjauan kembali atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dapat diajukan kecuali oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara."
waduh, ternyata tim termul kudet hukum? @blank0429 @ida_aslina @midhangste @anakodok2009
Replying to @ardisatriawan
ada putusan MK 24/2024 yg melarang badan/pejabat TUN mengajukan PK, yg kalah dalam kasus di MA tersebut dikdasmen yg merupakan badan/pejabat TUN,
emg tim hukum termul ngga ad yg tau soal putusan MK itu ?
sungguh indah, suket sehari terbit dibatalkan putusan sehari
eh tapi pak subhan daftar dah dari 22 september
bahkan kamis 2 mg lalu pak Subhan serahkan bukti tambahan ke MA
lagian nonton konpres tim hukum gibran bahwa setara SMA itu adv diploma MDIS cuma sejam, auto batal
Tanggal distribusi perkara kasasi & tanggal putusan sama-sama tercatat 30 Oktober 2026. Kok bisa secepat itu?
Untuk memastikan prosesnya berjalan normal & sesuai prosedur, MA wajib memberikan klarifikasi resmi mengenai:
1. Riwayat penetapan majelis hakim.
2. Tanggal distribusi perkara yg sebenarnya dan waktu pencatatannya.
3. Tanggal penetapan musyawarah majelis hakim.
4. Tanggal pembacaan & pemeriksaan berkas serta penyampaian pendapat masing-masing hakim.
5. Tanggal pelaksanaan musyawarah & pengucapan putusan.
Ada satu pertanyaan lagi yg tdk boleh diabaikan: Apakah keluarnya putusan ini hanya kebetulan bertepatan dgn rencana aksi demonstrasi besar-besaran mahasiswa, atau ada agenda lain di balik momentum tersebut?
nasional.kompas.com/read/202…
tuntutan subhan di PTUN: 1, 2, 3, 4 membebankan biaya perkara pada tergugat (dikdasmen)
trio orang goblok tapi bukan belajar malah berkoar: @lockstock27 @Pegulatmasa @KenSavitri35075 bahas gugatan 125T pada KPU dan GIbran si sidang PN Jakpus 2025
"jokowi dan gibran diserang orang2 besar dan jahat dan bagian dari oligarki dan korupsi"
kata termul
lalu gibran pun bertitah
"ijazahku dipermasalahkan, aku tunjuk patrialis akbar yang merupakan mantan napi korupsi sebagai pengacaraku"
termul pun fura fura tidak dengar afa afa
gw sebenernya ga suka untuk menjara2in orang apalagi di pihak oposisi dan 5 tahun 8 bulan dipimpin oleh si listyo
tapi melihat kelakuan termul yg hobi banget koar2 mau menjarain roy suryo, dokter tifa, denny indrayana, lama2 pantes jga mereka untuk dipenjarain
gw menunggu komen gerakan cinta prabowo, waktu abis putusan MK gw senyum2 nonton omongan bang iwan, ayo bang iwan, hari ini (wah udah ganti hari aja ya) komen lagi bang iwan, relawan prabowo sejati yg gak dapet jabatan komisaris kaya relawan dari peternakan itu
pantes aja kalau petinggi di peternakan mulyono makin stress
pembelaan terhadap putusan MA adalah gak ada sidangnya, gak undang pihak tergugat dan argumen2 goblok lainnya
jadi ingat tagline kak sil (Silvia Soembarto) pengacara kasus subang
"belajar dimana bro?"
dari waktu sidang di MK aja hakim2 konstitusi yg cuma 9 orang (lebih dikit daripada hakim agung di MA) bingung soal format suket setara SMA kok model ala gibran
ini bukan mau menyerang orang2 lain juga yg sah dapet, tapi secara fundamental format suket itu harus diperbaiki
lo percaya diurus sama wapres yg bahkan ga ngerti cara ngurus suketnya sendiri?
mending gw lanjut nonton avatar seven havens lagi, seru cuy meski keliatan ga serame korra
sorry not sorry gw lebih suka korra daripada aand
termul mau flying piktim merasa MK dan MA ikut operasi politik denny indrayana, roy suryo, dokter tifa dll?
simak 8 operasi lompat kodok yang justru dilakukan pihak gibran demi membela aspek perjalanan pendidikan gibran
kalo ditanya operatornya, yo ndak tahu, kok tanya saya?
GEGER TEMUAN BARU IJAZAH GIBRAN! 8 OPERASI LOMPAT KODOK! LOMPAT DARI SD KE S2?!
youtu.be/P-9ef4HjMZY?si=6t9_…
udah ah gw mau nonton avatar seven havens dulu,
lagian ini membuktikan juga, produk institusi bukan kebenaran mutlak, di atas semuanya adalah kebenaran substantif dan benarlah sudah yg disetarakan gibran bukan bukti kelulusan
bukan anak presiden jan mimpi bisa kek gibran



















