for the forests that were burned 😢

Joined May 2013
#4Humanity retweeted
abc news, media australia mewawancarai salah satu kepala sekolah di palangka raya, nathaniel. nathaniel menjelaskan udah empat bulan karhutla berlangsung, dan dua bulan terakhir sangat berat, karena yang mereka lihat hanya langit warna kuning/abu-abu. dia juga mengatakan bahwa warga saat ini hanya bisa survive demi kehidupan sehari-hari. banyak warga yang berasal dari ekonomi rendah, jadi gak punya protection untuk melewati kebakaran. nathaniel merekomendasikan kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua bisa dievakuasi, atau pemerintah membuatkan safe house. kejadian karhutla ini sangat panjang, dan merupakan pengalaman yang mahal (udah banyak korban). dia berharap pemerintah bisa belajar & gak mengulangi kesalahan seperti ini lagi. mana ini pejabat pemerintah? pernah gak kalian bertanya atau mendengarkan apa yang mereka alami? hidup udah diselimuti asap, tapi masih harus trs survive karena pemerintah gak becus.
46
8,044
61
16,551
142,385
#4Humanity retweeted
Merinding sekaligus miris. Video paduan suara SMAK St. Aloysius Palangka Raya nyanyikan "Ibu Pertiwi" di tengah kabut asap pekat ini menyuarakan kepedihan yang nyata. Udara bersih itu hak dasar, bukan kemewahan
hewanpun kesusahan punya rumah dan hidup bahagia disini 😭 PLIS SIAPA YG NARO BAWANG DISINI😭😭😭
19
2,910
28
5,829
39,865
#4Humanity retweeted
Sebuah unggahan di media sosial memperlihatkan kondisi lahan di Kalimantan setelah kebakaran, dengan sejumlah bagian area tampak terbagi dalam petak-petak. Rekaman tersebut menampilkan penampakan lahan pascakebakaran yang terlihat terkotak-kotak. Untuk pengalaman membaca berita yang lebih nyaman lagi, instal aplikasi BeritaSatu/Investor Daily di iOS dan App Store. #BeritaSatu #Karhutla #2TahunPrabowoGibran #PrabowoGibran #PrabowoGibran2Tahun
17
279
7
545
25,753
Investors have been fleeing Indonesia. In dollar terms its stocks have lost half their value in 2026, rendering it the world’s worst-performing market economist.com/business/2026/…
45
243
31
585
53,973
CLASS ACTION terhadap KARHUTLA! IT'S TIME! Kapolri menyebut ada 98 (sembilan puluh delapan) PERUSAHAAN diduga terlibat Karhutla, Pemerintah #Singapura menyebut ada 7 (tujuh) PERUSAHAAN terlibat KARHUTLA. Hidup di Kalimantan saat ini seperti di dalam RUMAH ASAP dan BAU BUSUK ASAP. Menteri Kesehatan Budi Sadikin menyebut Kasus ISPA diderita 333.470 ORANG (tiga ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus tujuh puluh) termasuk 75.172 BALITA (tujuh puluh lima ribu seratus tujuh puluh dua) dengan usia 0-5 TAHUN! SUDAH SAATNYA MELAKUKAN CLASS ACTION cc: @walhinasional @greenpeaceid @bdm2502 @Rosi_KompasTV @Rosianna766Hi ------ ADA APA DENGAN INDONESIA? Sedih banget melihat kondisi ini, seakan API, ASAP dan KARHUTLA tak ada akhirnya :) Saya berdarah Kalimantan, lahir dan besar di Kalimantan Selatan, keluarga saya sebagian besar masih tinggal di Kalimantan. Mereka sudah menderita ber-bulan2 karena ASAP dan KARHUTLA. Walau sekarang melihat semua dari jauh tetap ingin sekali mengatakan, BANTULAH kalimantan, sumatera, juga papua, sudah berapa bulan? Yang memiliki kekuasaan besar tentu memiliki tanggung jawab besar ~ #BungFADJROEL #SaveKalimantan #SaveSumatera #SavePapua CC: @prabowo #rajaantoni @tedsky89 @Dudung_DAR @rockygerung @gibran_tweet @KsultananBanjar @banjarmasinpost @detikcom @DianaRosianti #pemko_banjarmasin @pemprov_kalsel @Kemlu_RI @titokarnavian_ @jumhurhidayat @humas_setdabjm #setdaprovkalsel #ClassActionKARHUTLA
1
2
1
4
1,713
#4Humanity retweeted
JAMBI TEMAN TEMAN ‼️ UPDATE KARHUTLA! Kebakaran/Pembakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di Desa Sungai Landai, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Lokasi ini berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, jalur penghubung Jambi–Palembang, sekitar KM 33–36. Jangan biarkan karhutla terus mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat. Semoga api segera terkendali.
5
321
4
450
4,236
NYESEK MELIHAT TAYANGAN INI SEAKAN IKUT MERASAKAN SESAK DAN PENAT SERTA LELAHNYA MEREKA. Petugas yang diwawancara Zaskia bilang mereka sudah 3 bulan tanpa istirahat memadamkan karhutla. Sekali jalan mereka harus bentang 9 rol selang, belum lagi nanti gulung lagi setelah selesai. Dia sampai bilang dengan emosi: "Di sisi lain kami memadamkan luar biasa capeknya, lelahnya tiga bulan tanpa istirahat, tapi di sisi lain ada juga oknum yang seperti itu." Zaskia sendiri sampai nangis di balik maskernya, dan di video ditambahkan teks "Bisa kok pak" dan "Paham banget lelahnya pak".
10
350
4
549
4,774
Indonesia had the world’s highest wildfire carbon emissions from October 1 to 16, 2026, ahead of Brazil and Australia, according to the Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS). Full list here:
3
272
10
437
6,253
Indonesia’s broken labour market has become worse on Prabowo Subianto’s watch, with falling middle-class real wages, a huge black market and high levels of graduate unemployment economist.com/leaders/2026/1…
31
898
35
1,792
76,819
#4Humanity retweeted
UP TERUS DITUTUP KOMDIGI TETEP UP TERUS, MATI SATU TUMBUH SERIBU ‼️
70
36,996
71
69,372
467,682
#4Humanity retweeted
Dalam tiga bulan terakhir, sebanyak 10 petugas dan relawan gugur saat berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru hingga sejumlah wilayah di Kalimantan. Terima kasih atas pengabdian dan perjuangan yang tak ternilai. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan 🥀 < #Karhutla #KebakaranHutan #infografik
19
1,448
46
1,848
29,285
CLASS ACTION terhadap KARHUTLA! IT'S TIME! Kapolri menyebut ada 98 (sembilan puluh delapan) PERUSAHAAN diduga terlibat Karhutla, Pemerintah #Singapura menyebut ada 7 (tujuh) PERUSAHAAN terlibat KARHUTLA. Hidup di Kalimantan saat ini seperti di dalam ASAP dan BAU BUSUK ASAP. Menteri Kesehatan Budi Sadikin menyebut Kasus ISPA diderita 333.470 ORANG (tiga ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus tujuh puluh) termasuk 75.172 BALITA (tujuh puluh lima ribu seratus tujuh puluh dua) dengan usia 0-5 TAHUN! SUDAH SAATNYA MELAKUKAN CLASS ACTION cc: @walhinasional @greenpeaceid @bdm2502 @Rosi_KompasTV @Rosianna766Hi ------ ADA APA DENGAN INDONESIA? Sedih banget melihat kondisi ini, seakan API, ASAP dan KARHUTLA tak ada akhirnya :) Saya berdarah Kalimantan, lahir dan besar di Kalimantan Selatan, keluarga saya sebagian besar masih tinggal di Kalimantan. Mereka sudah menderita ber-bulan2 karena ASAP dan KARHUTLA. Walau sekarang melihat semua dari jauh tetap ingin sekali mengatakan, BANTULAH Kalimantan, Sumatera, juga Papua, sudah berapa bulan? Yang memiliki kekuasaan besar tentu memiliki tanggung jawab besar ~ #BungFADJROEL #SaveKalimantan #SaveSumatera #SavePapua CC: @prabowo #rajaantoni @tedsky89 @Dudung_DAR @rockygerungmenulis @gibran_tweet @KsultananBanjar @banjarmasinpost @detikcom @DianaRosianti #pemko_banjarmasin @pemprov_kalsel @Kemlu_RI @titokarnavian_ @jumhurhidayat @humas_setdabjm #setdaprovkalsel
3
9
958
... Di Kalimantan Selatan, bahkan setelah api permukaan dipadamkan, lapisan gambut bawah tanah masih terus mengeluarkan asap dan dapat menyala kembali kapan saja. Yang lebih mengkhawatirkan, Taman Nasional Tanjung Puting yang memiliki nilai global juga telah dikepung api dan asap, yang secara langsung mengancam keamanan habitat orangutan di kawasan konservasi tersebut. Jika api terus merambat ke zona inti konservasi, Indonesia akan menghadapi kerugian keanekaragaman hayati yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat internasional. 3.*Tekanan Ganda Diplomasi dan Citra* Sebagai duta besar yang bertugas di luar negeri, pernyataan Fadjroel sendiri merupakan sinyal diplomatik. Ia aktif mendorong kerja sama ekonomi (target perdagangan 2 miliar dolar AS) dan pertukaran pendidikan di Kazakhstan, tetapi bencana lingkungan yang terus berlangsung di dalam negeri jelas akan melemahkan kredibilitas moral Indonesia di meja perundingan internasional. Ketika perwakilan Indonesia berbicara tentang "jembatan emas" dan ekonomi hijau di luar negeri, sementara dari dalam negeri muncul citra langit Kalimantan yang menguning, kontras ini akan sangat mengurangi daya tawar Indonesia dalam isu iklim. Fadjroel mengekspresikan solidaritas melalui "pita hitam", yang sebenarnya juga merupakan isyarat kepada mitra internasional tentang urgensi tata kelola domestik. 4.*Kelelahan Sosial dan Pemborosan Ekonomi* Kabut asap yang berkepanjangan tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga menggerus vitalitas ekonomi daerah bencana. Di Kalimantan Tengah, seorang pedagang mengungkapkan pendapatan hariannya anjlok dari 400.000 rupiah menjadi 50.000 rupiah karena orang-orang takut keluar rumah. Jika kebakaran berlanjut hingga awal 2027, produktivitas pertanian di daerah bencana akan terus menurun, rantai pasok komoditas kunci seperti minyak sawit mungkin terganggu, yang pada gilirannya akan mendorong inflasi regional. Sementara itu, operasi pemadaman yang berkelanjutan (seperti 176 kali water bombing dalam sehari di Kalimantan Selatan) menguras banyak sumber daya fiskal dan tenaga manusia. Jika tidak segera diatasi, anggaran darurat pemerintah daerah akan menghadapi kebangkrutan. Seruan Dubes Fadjroel Rachman pada hakikatnya adalah pengingat bagi Jakarta: kebakaran bukan lagi sekadar "masalah musiman tahunan", melainkan krisis kronis yang sedang merobek tubuh bangsa. Dengan "darah Kalimantan" sebagai bukti, ia menuntut lembaga-lembaga berkuasa untuk menunaikan tanggung jawabnya. Bagi Indonesia, beberapa bulan ke depan akan menjadi jendela kritis. Jika api di lahan gambut tidak dapat dikendalikan dan tatanan kehidupan normal di daerah bencana tidak dapat dipulihkan sebelum puncak musim kemarau berikutnya, maka bencana yang "tidak terlihat ujungnya" ini tidak hanya akan membakar hutan, tetapi juga akan membakar kepercayaan publik terhadap kapasitas tata kelola. Sebagaimana disampaikan Sang Dubes, mereka yang memegang kekuasaan saat ini harus menunjukkan tanggung jawab yang setara dengannya.
1
1
136
*Ketika Langit Kalimantan "TERBAKAR": Dubes FADJROEL Peringatkan Bencana Kesehatan hingga Krisis Kepercayaan Publik* PEDOMAN.id — Ketika langit Pulau Kalimantan diselimuti asap kuning kecokelatan, seorang diplomat Indonesia yang berada ribuan kilometer jauhnya di padang rumput Asia Tengah angkat bicara. Duta Besar RI untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan, DR. M. Fadjroel Rachman, menyuarakan keprihatinan mendalam melalui media sosial. Bukan sekadar sebagai diplomat, ia berbicara sebagai "anak Kalimantan" yang menyaksikan tanah kelahirannya terbakar, dan mendesak pihak-pihak yang berkuasa untuk segera mengambil tindakan nyata. *Pandangan dari Astana ke Kalimantan Selatan* Pernyataan Dubes Fadjroel bergema luas karena tidak dapat dilepaskan dari latar personalnya. Ia secara tegas menyebut: "Saya berdarah Kalimantan, lahir dan besar di Kalimantan Selatan." Meski saat ini bertugas di luar negeri, ia menegaskan bahwa dirinya terus memantau situasi kampung halaman. Jarak tidak mengurangi kepeduliannya, justru memperdalam rasa ketidakberdayaan dan urgensi. Dalam unggahan Instagram pada 23 Oktober 2026, ia mengungkapkan detail yang lebih personal: sebagian besar keluarganya masih tinggal di Kalimantan. Ia menulis: "Mereka (keluarga) sudah menderita akibat asap dan kebakaran hutan selama berbulan-bulan." Bersamaan dengan tulisan tersebut, ia mengunggah video yang memperlihatkan Kalimantan ditelan asap tebal, serta gambar dengan "pita hitam sebagai tanda solidaritas kami." Narasi yang mempertemukan bencana lingkungan makro dengan penderitaan keluarga mikro ini membuat seruannya melampaui retorika diplomatik biasa dan menyentuh hati publik. *"Ada Apa dengan Indonesia" dan Tanggung Jawab Kekuasaan* Dalam penyampaiannya, Fadjroel menggunakan bahasa yang sangat lugas dan bernada mempertanyakan. Melalui platform X (dahulu Twitter), ia menulis: "Ada apa dengan Indonesia? Sedih banget melihat kondisi ini, seolah kebakaran dan karhutla tidak ada habisnya." Ia secara khusus menyebut tiga wilayah terdampak: Kalimantan, Sumatra, dan Papua, dan mempertanyakan "sudah berapa bulan?". Kemudian, ia mengajukan logika inti argumentasinya — kesetaraan antara kekuasaan dan tanggung jawab: "Pihak yang memiliki kekuasaan besar pasti memikul tanggung jawab yang besar." Meski tidak menyebut nama institusi atau individu tertentu, pernyataan ini jelas menekan pemerintah pusat di Jakarta dan otoritas daerah agar tidak mengabaikan bencana yang berkepanjangan. *Apa yang Akan Dihadapi Indonesia Jika Krisis Berlanjut?* Berdasarkan data riil semester kedua 2026 dan peringatan Fadjroel, jika tren kebakaran saat ini tidak dibalik secara fundamental, Indonesia akan menghadapi tantangan serius dalam berbagai dimensi. 1.*Kesehatan Publik dan Bencana Antargenerasi* Hasil pencarian menunjukkan bahwa kebakaran ini bukan fenomena musiman sesaat. Hingga pertengahan Oktober 2026, data dari Provinsi Kalimantan Tengah saja menunjukkan lebih dari 22.000 hektare lahan terbakar dalam beberapa bulan, dengan ribuan titik panas terdeteksi. Asap menyebabkan langit menguning dan visibilitas sangat rendah. Warga setempat (seperti pengemudi ojek online dan pedagang kaki lima) terpaksa bekerja di udara berbahaya demi bertahan hidup, dan umumnya mengalami batuk, sakit mata, serta radang tenggorokan. Jika kabut asap berlanjut hingga akhir tahun, angka penyakit pernapasan akan melonjak, dan kesehatan anak-anak serta lansia akan mengalami kerusakan yang tidak dapat dipulihkan. "Keluarga yang menderita berbulan-bulan" yang disebut Fadjroel adalah cerminan realitas mikro ini. 2.*Titik Kritis Keruntuhan Ekosistem* Kebakaran lahan gambut adalah kesulitan utama krisis ini. Berbeda dengan kebakaran hutan biasa, api gambut menjalar di bawah tanah dan sangat sulit dipadamkan sepenuhnya. Di Kalimantan Selatan, bahkan setelah api permukaan dipadamkan, lapisan gambut bawah tanah masih mengeluarkan asap dan dapat menyala kembali kapan saja. Yang lebih mengkhawatirkan, Taman Nasional...
1
1
2
1,041
#4Humanity retweeted
Jangan lupakan jasa DAMKAR naikkan gaji Damkar mereka juga manusia biasa yg punya batas daya tahan tubuh, lindungi mereka ya Allah
hewanpun kesusahan punya rumah dan hidup bahagia disini 😭 PLIS SIAPA YG NARO BAWANG DISINI😭😭😭
33
4,472
40
8,316
48,460
#4Humanity retweeted
🚨 WARGA PANIK MINTA TOLONG!! API SUDAH MENGANCAM PERMUKIMAN PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH! Petugas pemadam sudah kewalahan. WATER BOMBING DIBUTUHKAN SEGERA! Jangan tunggu sampai api melahap rumah dan mengancam nyawa warga. 😭 video mommy_dena
Heh jangan ketawa!! Gubernur Kalimantan Tengah sedang bicara.
64
3,421
51
4,823
52,256
The sad part is, he himself remains unshaken by the turbulence; while #Indonesian people are the ones left reeling from disasters and a relentless series of hardships, all due to his incompetence.
1
37
Prabowo Subianto is right to aspire to better growth for his country. Unfortunately for Indonesia, the main obstacle to fulfilling that potential is the president himself economist.com/leaders/2026/1…
506
20,117
2,278
32,779
1,325,551
Honestly, he has no desire to see things, with his own eyes or his heart. He merely 'listens' to reports, without ever truly going down to witness the actual conditions of the people. It’s pathetic. #Indonesia #ForestFire #MBG
Prabowo Subianto is right to aspire to better growth for his country. Unfortunately for Indonesia, the main obstacle to fulfilling that potential is the president himself economist.com/leaders/2026/1…
31