Pinned Tweet
Pengen hopeless, tetapi selalu dikuatkan di gereja. Serusak²nya pemerintahan, sebrengsek²nya pejabat, kamu hrs tetap punya harapan & berdoa agar org² baik muncul di jajaran pengambil keputusan & kebijakan negara ini.
Mereka ada, tetapi blm tergerak untuk mengambil alih.
Berawal dari sekumpulan covergirl yg membuat album keroyokan, Dewi Sandra (yg ternyata bersuara merdu) dipercaya untuk menyanyikan sendiri satu lagu berirama R&B: "Biarkan"
Dia kemudian mencuat sendiri karena serius belajar vokal & koreografi, lalu merilis beberapa album solo.
Sejak kecil publik mengenalnya sebagai Agnes Monica, kini menjadi Agnez Mo.
Pekerja keras, ulet, punya ambisi besar bahwa hari ini hrs lebih baik dari kemarin. Di antara yg datang & yg pergi dia masih tegak berdiri, sudah teruji oleh waktu & siap berlari menembus batas mimpi.
Sebenar yg kita perlukan dari para pesohor ini bukan donasi, tetapi suaranya utk speak up. Sudah banyak yg berdonasi, tetapi tidak punya corong utk bersuara.
Bukankah pemerintah bezat juga ikut 'berdonasi' pakai uang 'panas'?
Isilah ruang yg belum/tak mampu diisi orang lain.
I bet the Final Destination watchers were still anxious until the fat lady sings
"Artis gitu kok ada yg ngefans ya?"
"Orang gak jelas kok followers-nya jutaan?"
"Kok mau orang² nonton konser artis problematik begitu?"
Gak melulu bahwa semua ada market-nya. Ibarat rokok & narkoba, mmg ada orang² yg secara sadar & sengaja masukin 'racun' ke dalam tubuhnya.
Sebenarnya mencaci-maki itu BUKAN tindakan yg terpuji, tapi kalau sebatas menyebutkan nama² hewani sih saya masih maklum & tolerir. Tapi kalau sudah menyebut alat reproduksi, levelnya beda ya....kayak jauh di dasar paling bawah.
Padahal marah² juga bisa elegan, gak harus kerasukan.
Penyanyi yg sensualitasnya natural, setelah bertemu komposer yg pas baru muncul warna suaranya yg khas, cocok membawakan lagu energik dan melankolis.
Atiek CB pernah tersandung kasus simbol terlarang gara² grafis album 'Magis'. Maklum, saat itu rezim Orde Baru masih berkuasa.
Saat tampil sendiri², mereka bertiga bahkan tidak melaju cukup jauh di kompetisi Asia Bagus seperti KD atau Denada.
Begitu mereka disatukan sebagai trio, kompetisi di Asia & Eropa pun sanggup di taklukkan AB Three yg personilnya Lusi (mezzo sopran), Nola (sopran) & Widi (alto).






