Kadang aku ngerasa makin dewasa, makin sadar kalau nggak semua hal perlu kita tanggapi. Ada orang yang salah paham sama kita, ada yang punya opini berbeda, dan ada juga yang menilai kita tanpa benar-benar tahu cerita lengkapnya. Dulu mungkin rasanya pengen menjelaskan semuanya, just to make sure people understand us.
Tapi lama-lama aku mikir, kenapa kita harus selalu sibuk membuktikan sesuatu ke orang lain? Padahal, nggak semua orang punya perspektif yang sama, dan nggak semua orang juga mau memahami kita. Sometimes, explaining yourself over and over again is just exhausting.
Bukan berarti kita nggak boleh menerima kritik atau mengakui kesalahan, ya. Kalau memang kita salah, of course we need to take accountability. Tapi kalau kita cuma berbeda pendapat atau nggak sesuai sama ekspektasi orang lain, mungkin nggak semuanya harus dibawa ke hati.
Menurutku, there鈥檚 a certain kind of peace yang muncul ketika kita mulai memilih mana yang layak mendapatkan energi kita dan mana yang nggak. Kita tetap bisa jadi orang yang baik tanpa harus selalu menjelaskan diri sendiri. Karena at the end of the day, kita nggak bisa mengontrol cara orang melihat kita, tapi kita bisa memilih bagaimana kita meresponsnya.
























