Aya retweeted
BCA please tetep swasta gw nangis darah si kalo jd BUMN…. SIMPEN PAKE APALAGI GWAHHHH?!! kendi aladdin???? 😂😂😂
Aya retweeted
maaf ya kalo demo ngeganggu aktivitas kerja kalian, tapi fyi demo ini salah satunya buat memperjuangkan nasib orang2 kyk bapak ini dan jutaan lainnya, 2 taun negara udah seampas ini buat jamin hak hidup dasar gagal total.
Aya retweeted
Replying to @txtruangpodcast
Jangan ya guys, mereka juga makhluk hidup. Ini namanya animal abuse yaaa. Cukup lemparin pake tai anabul atau hewan ternak saja yaaa…
Aya retweeted
“makanya kerja keras”
meanwhile bapak nya jualan bakpao sambil gendong anak
ayo daerah Surabaya gubeng kertajaya tolong di bantu larisin dagangan bapak nya
Aya retweeted
mohon atensinya, massa aksi hari ini dari sisi selatan bundaran hi mendapatkan ratusan teh botol kotak namun cairannya berisi sabun (dugaan untuk meracun massa aksi) @KontraS @BudiBukanIntel @YLBHI @SalingJagaWarga @barengwarga
Aya retweeted
someone who kidnapped activists becomes president and now they’re kidnapping civilians in broad daylight. they truly have nothing to fear and nothing to be ashamed of.
NYANGKA GAK LO ANGKOT INI BISA NEMBUS APARAT YANG JAGA 🫵🏻🫵🏻🔥🔥
Kalian tahu triknya mahasiswa bisa tembus bundaran HI?
Pake T19 coy wkwkwk🤣
Ada yang mengalihkan perhatian (rombongan Fathimah & Bapis) pake bus kopaja dihadang, tapi T19 lancar jaya tembus ke Bundaran HI.
Panik ga tuh aparatnya tiba2 belasan angkot merah nurunin mahasiswa pose 3jari🤘
🗣: lapor ndan, mahasiswa udah di Bundaran HI
Pasukan digeser, barikade jebol, Fathimah dkk akhirnya bisa berkumpul dengan rekan2 di Bundaran HI. Anak-anak ITB menyusul jalan kaki. Keren kan?
#IndonesiaSadar
Aya retweeted
Using real bullet to people who didn't even bring weapons and just asking for their rights is so vile
This quoted post is unavailable.
Aya retweeted
Pengadilan memvonis wartawan yang memberitakan dugaan kasus Prostitusi Ju Haknyeon bersalah dan divonis denda 200 juta Won.
Pengadilan memutuskan bahwa berita tersebut tidak benar dan berisi informasi yang salah.
Berdasarkan bukti transkrip agensi dan kesaksian para saksi, tidak ada tindakan pelanggaran hukum termasuk prostitusi yang terjadi. Pengadilan memutuskan bahwa pertemuan tersebut berdasarkan afeksi keduanya, bukan atas dasar transaksional finansial.
Tidak juga ditemukan bukti transaksi menggunakan Yen saat Ju Haknyeon berada di Jepang.
Pengadilan juga memutuskan bahwa kesaksian wartawan bahwa berita ini sudah diverifikasi oleh CEO Agensi (Cha Gawon) tidak cukup kuat dijadikan sebagai alat bukti.
m.entertain.naver.com/now/ar…
































