๐จSuporter bola se Jogja Raya bersatu mencari para preman peliharaan yg merusuh saat demo mahasiswa di Jogja kemarin.
Preman preman bangsat yg tertangkap kamera melempar batu sampai membawa pedang rumahnya didatangi temen temen BCS, Brajamusti dan Paser Bumi ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Kabarnya sudah ada 1 tertangkap sedangkan preman yg lain nggak berani pulang ke rumah ๐คญ
Suporter bola se Jogja bersatu aja bisa memberantas premanisme, bayangin kalo suporter se Indonesia bersatu ๐๐ป
๐จ UPDATE โผ๏ธ beberapa preman peliharaan yg dicari suporter se Jogja Raya sudah ada beberapa yg tertangkap dan minta maaf.
Bahkan ada sudah dikasih sarung tinju dan diajak sparing ๐
Sedangkan preman2 bangsat lain yg belum tertangkap masih tidak berani pulang kerumah ๐คญ
Emangnya udah nggak ada perlindungan dari silop lagi ya? Sekarang pada jadi cacing mengkerut ๐คญ
Suporter bola kalo udah bersatu nggak ada selesai itu premanisme ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
๐จSuporter bola se Jogja Raya bersatu mencari para preman peliharaan yg merusuh saat demo mahasiswa di Jogja kemarin.
Preman preman bangsat yg tertangkap kamera melempar batu sampai membawa pedang rumahnya didatangi temen temen BCS, Brajamusti dan Paser Bumi ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Kabarnya sudah ada 1 tertangkap sedangkan preman yg lain nggak berani pulang ke rumah ๐คญ
Suporter bola se Jogja bersatu aja bisa memberantas premanisme, bayangin kalo suporter se Indonesia bersatu ๐๐ป
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
SUDAH BETUL KENDARAAN RODA 2 DILARANG MASUK TOL.
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
MANIAC FINAL MOMENT
Gagahnya seorang tentara ternyata harus dibuktikan dengan menyeret perempuan kecil. What a pathetic display of power.
Gadis semungil ituh ๐ค๐ญ
๐ Indramayu, Jawa Barat
pagiii para creators janlup sarapan and besok Senin
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Nama: Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan.
T. Tgl lahir: Medan Sumut 16 Pebruari 1970.
Pangkat: Inspektur Jenderal (bintang dua)
Agama: Kristen Katolik.
Memimpin langsung operasi tanpa rasa kemanusiaan.
Mendobrak pesantren, menginterogasi wanita dan bocah dibawah umur pada waktu tengah malam dengan bersenjata laras panjang.
Untuk mencari dalang pembakaran warung mie BABI.
Lebih berharga BABI ketimbang manusia.
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Di warung kopi Terminal Kedamin, Putussibau Selatan
Kapolres :
"Disapa kok nggak nyaut. Kurang ajar!โ โKamu preman? Kalo ditanya dijawab yang sopan!โ
Warga :
โBukan Pakโฆ saya warga sini. Lagi nonton aja, pakai earphone, jadi nggak denger.โ
Bayangin punya kapolres yg emosian kayak gini. Dikit2 pukul orang ๐คฏ
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Ini maksudnya bapak LORENG IJO apa
Mau nyulik gadis sekecil itu atau gimana
Main tarik saja kau ya, nyali ciut dikerubutin laki-laki
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
๐จ PENANGKAPAN MASSA AKSI
jumat 30 oktober, sebanyak 9 mahasiswa UNPAR serta 1 mahasiswa telkom bandung memenuhi panggilan pemeriksaan sbg saksi di polda jawa barat. 1 kawan kita, M C S-hukum UNPAR ditetapkan sbg tersangka. tolong bantu kawal sampai semua kawan aksi dibebaskan!

ALT Jumat, 30 Oktober 2026, sebanyak 9 mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) serta 1 mahasiswa Telkom Bandung memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi di Polda Jawa Barat. โDalam proses tersebut, 5 mahasiswa unpar didampingi oleh LBH Ilumni UNPAR dan 4 mahasiswa unpar serta 1 mahasiswa Telkom didampingi oleh LBH Bandung. โsatu kawan kita, M C S-Hukum UNPAR 2022 ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menjalani proses penahanan. sc: komite mahasiswa parahyangan
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Peringatan darurat ๐จ๐จ๐จ๐จ
Gerakan #indonesiasadar
โ intel berotak kosong diduga lakukan kekerasan dan penculikan pd demonstran โ
Mestinya yg nge hoax ya, Raffi Ahmad x RANS WKWKWKW
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
๐จ PEMBUNGKAMAN
temen2, tolong bantu up kasus bang andi, seorang pedagang singkong dari pekalongan yg ditangkap ketika hendak mengikuti demonstrasi di jakarta, pada 28 oktober. utk skrg bang andi masih ditahan di mabes polri. masih dilakukan upaya pendampingan advokasi dari LBH
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra minta maaf terkait insiden pemukulan yang dilakukannya kepada seorang pemuda saat kegiatan kurve Jumat Bersih di Terminal Bus Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan.
Insiden pemukulan tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Kini, kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan dengan mengedepankan musyawarah dan mekanisme hukum adat Punan Uheng Kareho.
Kesepakatan damai tercapai dalam pertemuan yang berlangsung di Ruangan Kapolres Kapuas Hulu, Jumat (30/10/2026), sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam pertemuan itu, AKBP Wisnu Perdana Putra secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Iki Adi atas kekhilafan yang terjadi saat dirinya melaksanakan kegiatan kurve di Terminal Kedamin.
Sebagai bentuk kesungguhannya selesaikan persoalan itu, Wisnu pun bersedia mengikuti ketentuan hukum adat yang berlaku. "Kapolres juga mengakui kesalahannya, menyampaikan penyesalan, serta menyatakan kesediaannya untuk mengikuti ketentuan hukum adat yang berlaku," kata Polres Kapuas Hulu, sebagaimana dikutip, Sabtu (31/10/2026).
๐ธ: Dok. Istimewa.
โ
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.โ
๐: newsupdate | update | news | vidol | updateme | R169 | E059
#bicarafaktalewatberita #kumparan
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
๐จ PENANGKAPAN MASSA AKSI
YANG LIAT POST INI TOLONG BANTU UP GUYS
jumat 30 oktober, sebanyak 9 mahasiswa UNPAR serta 1 mahasiswa telkom bandung memenuhi panggilan pemeriksaan sbg saksi di polda jawa barat. 1 kawan kita, M C S-hukum UNPAR ditetapkan sbg tersangka. tolong bantu kawal sampai semua kawan aksi dibebaskan!
@DivHumas_Polri @humaspoldajbr
#INDONESIASADAR
Pengasuh Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah, menyayangkan penggeledahan yang dilakukan polisi pada Selasa (27/10). Sebanyak 12 santriwati dan 4 pengasuh sempat dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk diperiksa terkait kasus pembakaran dan perusakan Warung Mi dan Babi Tepi Sawah.
Sekretaris ponpes, Diyana Indah Sari, menilai penggeledahan tersebut tidak sesuai prosedur dan diduga disertai intimidasi. Ia menyebut polisi mendobrak asrama santriwati sekitar pukul 03.20 WIB. Seluruh orang yang diperiksa kemudian dipulangkan karena, menurut pihak ponpes, tidak ditemukan bukti keterlibatan mereka.
Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah dan putusan pengadilan sebagai bagian dari penyidikan kasus yang terjadi pada 12 September 2026.
Andika menjelaskan, polisi melibatkan tim taktis Brimob karena sebelumnya terjadi perlawanan saat penangkapan tersangka AS hingga seorang anggota Brimob terluka terkena anak panah. Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang, termasuk samurai, parang, drone, busur dan anak panah, serta kotak peluru kosong.
Polisi menyebut pemeriksaan terhadap 15 orang, terdiri dari 10 anak di bawah umur dan 5 orang dewasa, dilakukan dengan pendampingan UPTD PPA. Para santriwati yang masih di bawah umur kemudian dipulangkan menjelang magrib dengan pendampingan petugas dan orang tua atau wali.
๐ธ: Dok. Istimewa.
โ
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.โ
๐: newsupdate | update | news | svl | keepme | R120 | E059
#bicarafaktalewatberita #kumparan
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
SURAT TERBUKA UNTUK KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, JENDERAL POLISI SUYUDI ARIO SETO @SuyudiArioSeto
Tentang Penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Assalamuโalaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Bapak Kapolri yg saya hormati,
Saya menulis surat ini sebagai warga negara yg masih menaruh harapan besar pada institusi yg Bapak pimpin. Baru sebulan Bapak memegang amanah ini. Justru karena itu, saya berharap surat ini sampai kepada Bapak sebagai pengingat sejak awal: bahwa wibawa polisi tidak lahir dari laras senjata, melainkan dari rasa aman yg dirasakan rakyat paling lemah, termasuk anak-anak perempuan yg sedang tidur di asramanya.
Pada Selasa dini hari, 27 Oktober 2026, aparat gabungan Polda Jawa Tengah dan Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Desa Laban, Mojolaban. Menurut kronologi resmi yg disampaikan pengurus pondok melalui surat edaran tertanggal 29 Oktober 2026, inilah yg dialami para santriwati dan ustadzah:
1. Sekitar pukul 03.20 WIB, pintu pondok didobrak saat para santriwati masih tertidur. Mereka ditarik keluar dan ditodong laras panjang dalam keadaan belum mengenakan jilbab dan pakaian yg semestinya.
2. Seorang santriwati yg sendirian di ruang belakang disuruh tiarap, tubuhnya dibolak-balik, wajahnya dicengkeram, lalu dibentak berulang kali dengan pertanyaan apakah ia laki-laki atau perempuan, sambil diminta memperlihatkan rambutnya di bawah todongan senjata.
3. Para santriwati, termasuk anak di bawah umur, diinterogasi di Polsek Mojolaban lalu Polres Sukoharjo tanpa didampingi wali maupun kuasa hukum. Mereka sempat menahan lapar berjam-jam sebelum diberi makan.
4. Dua balita anak ustadzah ikut terdampak. Seorang anak usia 5 tahun sempat terpisah dan baru ditemukan serta diantar warga ke rumah kakeknya.
5. Menurut pengurus, uang, emas, sepeda motor, telepon genggam, komputer, serta perlengkapan panahan dan drone untuk ekstrakurikuler disita dengan nilai sekitar Rp50 juta, tanpa surat penyitaan yg diterima pemilik barang hingga surat edaran itu ditulis.
Saya juga telah membaca keterangan Kapolres Sukoharjo kepada media, bahwa penggeledahan ini bagian dari penyidikan kasus pembakaran sebuah warung, bahwa mereka yg diamankan berstatus saksi, dan bahwa semuanya telah dipulangkan. Keterangan itu justru menambah pertanyaan saya: jika mereka hanya saksi, mengapa anak-anak perempuan diperlakukan seperti tersangka teroris yg paling berbahaya?
Saya tidak berada di lokasi malam itu, dan saya tidak meminta Bapak menerima begitu saja satu versi cerita. Yg saya minta adalah agar setiap pengakuan di atas diperiksa secara jujur, terbuka, dan oleh pihak yg independen.
Bapak Kapolri,
Bayangkan mereka adalah putri Bapak sendiri. Terbangun oleh suara pintu didobrak, belum sempat menutup aurat, lalu melihat moncong senjata di depan wajahnya. Bagi seorang muslimah, auratnya adalah kehormatannya. Bagi seorang anak, malam itu bisa menjadi luka yg ia bawa seumur hidup. Trauma seperti ini tidak ikut pulang bersama surat pemulangan.
Saya tidak membela siapa pun yg bersalah. Jika ada pelaku pembakaran, silakan diusut tuntas dan dihukum seadil-adilnya. Penegakan hukum adalah tugas mulia. Namun hukum yg ditegakkan dengan melanggar hukum hanya akan melahirkan ketidakpercayaan baru. Undang-undang kita sendiri mewajibkan penggeledahan disertai surat perintah, penyitaan disertai berita acara, dan anak yg berhadapan dengan hukum didampingi orang tua atau pendamping. Perempuan semestinya diperiksa oleh polisi wanita, dengan menjaga martabatnya.
[BERSAMBUNG]
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
KASUS PENGGEREBEKAN PONPES PUTRI DI SUKOHARJO INI PARAH LOH. KOK BISA SANTRIWATI DIPERLAKUKAN KAYAK PENJAHAT...
Kalau menurut Surat Edaran Yayasan No 010/RTQ-HQ/SE/X/2026, puluhan polisi mendobrak pondok jam 03.20 pagi saat santriwati tidur belum pakai jilbab, ditodong laras panjang, disuruh tiarap. Bahkan ada balita 3 tahun ikut dibawa
Padahal status para santriwati itu cuma sebagai SAKSI kasus pembakaran warung
Nah kalau kita liat dari sisi hukum, ini yang jadi sorotan:
1. Anak saksi wajib didampingi.
Di UU Perlindungan Anak & UU SPPA Pasal 23 ayat 2 jelas: anak korban/anak saksi di setiap pemeriksaan wajib didampingi orang tua/wali dan dapat bantuan hukum. Gak boleh diperiksa sendirian.
2. Pemeriksaan anak harus nonformal.
Aturannya penyidik tidak pakai seragam, pakai bahasa yang mudah dipahami anak, suasana kekeluargaan. Bukan Brimob bersenjata lengkap dobrak pintu jam 3 pagi.
3. Korban/saksi perempuan wajib Polwan.
Penjelasan Pasal 37 KUHAP & Perkap No 6 Tahun 2019 Pasal 15 ayat 2: Penggeledahan badan wanita harus oleh Polwan. Pemeriksaan korban perempuan di bawah umur diutamakan Polwan. Termasuk di KUHAP baru Pasal 147, perempuan berhadapan dengan hukum berhak bebas dari intimidasi.
Jadi kalau seandainya klaim yayasan benar, kemungkinan ada dugaan pelanggaran SOP penggunaan kekuatan (harus proporsional), pelanggaran UU SPPA, dan pelanggaran aturan perlindungan perempuan...
Yang perlu kita ketahui, polisi memang wajib mengusut kasus pembakaran warung mie babi, tapi prosedur terhadap anak dan perempuan ada aturannya sendiri, ga boleh sembarangan kek gitu.
โ ๏ธTRAGEDI PENGGEREBEKAN PONPES HAMALATUL QURAN SUKOHARJO
Sebuah insiden traumatis menimpa para santriwati di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo pada Rabu (29/10/2026) dini hari.
๐ Kronologi Kejadian (Versi Ponpes):
Pukul 03.20 WIB: Belasan polisi & Brimob bersenjata lengkap mendobrak pintu asrama saat santriwati tertidur karena tidak sempat membukakan pintu.
Tanpa Hijab & Ditodong: Santriwati yang kaget dan belum sempat mengenakan hijab/cadar ditarik keluar, ditodong laras panjang, hingga mengalami intimidasi fisik & verbal (wajah dicengkram & dibentak). Bahkan, balita 3 tahun ikut terbawa dan mengalami trauma, serta anak 5 tahun sempat terpisah.
Pukul 03.51 - 17.00 WIB: Santriwati digiring ke Polsek Mojolaban lalu dipindah ke Polres Sukoharjo untuk diinterogasi tanpa didampingi wali/kuasa hukum dan tanpa surat panggilan. Mereka juga sempat kelaparan karena baru diberi makan sore hari.
Penyitaan Barang (~Rp50 Juta): Polisi menyita peralatan ekstrakurikuler (busur panah & drone), HP santri/ustadzah, uang tunai, emas, dirham, hingga 3 unit motor tanpa surat penyitaan. Aktivitas ponpes lumpuh akibat garis polisi.
๐ก๏ธKlarifikasi & Versi Pihak Kepolisian:
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut penyidikan kasus pembakaran warung di Grogol, Sukoharjo.
Polisi mengamankan dan memeriksa 27 orang saksi (termasuk anak di bawah umur) dari dua lokasi di Karanganyar & Sukoharjo dengan melibatkan pendampingan P2TP2A/UPTD PPA.
Setelah pemeriksaan, seluruh santri dan pihak ponpes yang diperiksa telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat, meskipun pihak ponpes menyayangkan prosedur penggerebekan yang dinilai tidak humanis dan mendesak pengembalian barang-barang yang disita.
(Sumber: Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin / Rilis Resmi Pesantren)
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Mon @SianiparRismon selamat ya!
Bukumu benar ๐๐ฅณ๐๐ซฐ
Suket terbit ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ฎ๐ป Gibran
& ๐ฑ๐ถ๐ฝ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ถ 2x pencalonan
Putusan MK sebut ijazah Gibran tak ditemukan
๐ธ๐ฒ๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ฝ๐ฟ๐ผ๐๐ฒ๐ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐ป
Kasasi Pak Subhan dikabulkan MA, ๐ฆ๐จ๐๐๐ง yg
dipakai buat pencalonan ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐น ๐ฑ๐ฒ๐บ๐ถ ๐ต๐๐ธ๐๐บ
_
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
BREAKING ๐จ๐จ
PEREMPUAN DINI HARI DI GREBEK LAKI-LAKI DEWASA!!
BANTU UP GUYS ๐
@DIVISIPROPAMPOLRI KENAPA YANG DI GREBEK PONDOK PUTERI YANG ISINYA PEREMPUAN SEMUA, ANGGOTANYA NGGAK PUNYA AKAL KAH PAK SAMPE SEGITUNYA?! AURAT MEREKA KEMANAยฒ, BELUM MENGENAKAN HIJAB DAN PAKAIAN YANG SEMESTINYA. LOGIKA AJA INI PEREMPUAN, SANTRI LAGI YANG NOTABENE KEGIATAN NYA DI DALEM PESANTREN DOANG. YA ALLAH ๐ LAKNATULLAH YA POLISI YG TUKANG MALING DAN INTIMIDASI ๐ก
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
TIADA HARI TANPA MEMBENCI APARAT.
ALL COPS ARE BASTARDSโผ๏ธ
๐๐๐ญ๐จ' ๐๐๐ง๐๐ฎ๐ญ๐จ retweeted
Replying to @jansen_jsp
Ah lama kali kau Lae @jansen_jsp. Action kau kami tunggu Lae. Jangan cuma Omon Omon. Jika perlu kau dorong juga @PDemokrat dan Bapak Presiden itu @SBYudhoyono dan Ketua Partai @AgusYudhoyono melakukan langkah serius untuk Negara ini. Jangan kau diam saja menunggu menang saja !!!












































